alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Satu tewas dalam penangkapan terduga teroris di Bekasi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af62b4096bde6e4108b457c/satu-tewas-dalam-penangkapan-terduga-teroris-di-bekasi

Satu tewas dalam penangkapan terduga teroris di Bekasi

Satu tewas dalam penangkapan terduga teroris di Bekasi
Ilustrasi foto penjagaan polisi selepas penyergapan teroris.
Kesibukan polisi menangani dugaan terorisme dalam tiga hari terakhir belum usai. Bahkan pada Kamis (10/5/2018), Densus Antiteror Polri berhasil menangkap sekelompok orang terduga teroris dan satu orang di antaranya tewas ditembak.

Penangkapan empat orang tersebut terjadi di Desa Mekarsari, Tambun, Bekasi, Jawa Barat, pada pukul 01.35 WIB. Aksi ini dilakukan setelah polisi setelah mendapat informasi ada pergerakan terduga teroris menuju Mako Brimob di Depok, Jawa Barat.

Menurut saksi mata bernama Seno yang ditemui detikcom, empat terduga teroris disergap polisi di depan toko furnitur di Jalan Mekarsari, Tambun, Bekasi. Adapun polisi datang dengan lima mobil berpelat nomor D.

Saat tiba, kata Seno, polisi sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke atas. Kisah ini diamini saksi mata bernama Ade yang menyebut terduga teroris berjumlah lima orang.

"Ada 5 kali tembakan. Sempat ada perlawanan, ditembak kakinya 1 orang pas (teroris) digeledah masing-masing bawa golok celurit," ujar Ade seraya menjelaskan peristiwa ini terjadi selama kurang lebih 15 menit.

Di sisi lain, menurut Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Warsito, terduga teroris berjumlah empat orang. Mereka diduga ingin membantu para napi teroris yang sedang melawan petugas di Rutan Salemba cabang Mako Brimob, Depok, pada Rabu-Kamis.

Jadi, polisi berusaha memotong pergerakan mereka di Tambun dan menangkapnya untuk dibawa ke Jakarta. Pada titik inilah dua terduga teroris berinisial RA dan JG melakukan perlawanan pada pukul 05.30 WIB.

RA dan JG memberontak hingga borgol terlepas dan berusaha mencekik polisi serta merebut senjata api. Alhasil polisi terpaksa menembak RA dan JG sesuai prosedur.

Lantaran luka tembak; keduanya dibawa ke RS Polri Bhayangkara di Kramat Jati, Jakarta Timur. Dalam perjalanan, RA dinyatakan meninggal dunia. "JG masih dalam perawatan," ujar Setyo, Jumat (11/5).

Dari hasil pemeriksaan awal, empat terduga teroris disebut anggota jaringan Jemaah Ansharut Daulah Bandung, Jawa Barat. Setyo dalam CNNIndonesia.com menjelaskan bahwa empat orang itu berdomisili di Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar).

Masing-masing RA adalah kelahiran Ciamis, Jabar, 30 April 1977; JG lahir di Garut, Jabar, 7 Februari 1988; AM kelahiran Medan, Sumatera Utara, 8 Agustus 1979; dan HG yang asli kelahiran Tasikmalaya.

Dari penangkapan empat terduga teroris itu, polisi pun menyita sejumlah senjata tajam. Masing-masing sangkur, pisau belati, dua bilah golok, 25 butir peluru tajam kaliber 9 mm, 25 buah paku tembak, dua katapel, tiga buah busur besi, 63 butir peluru gotri, dan 48 butir peluru senapan angin (h/t Republika.co.id).

Namun menurut informasi saksi mata Ade dalam Kompas.com, para terduga teroris menggunakan mobil MPV Toyota Avanza. Mobil itu dicegat dari arah Jakarta menuju Cikarang. "Di sini jadi titik buat penangkapan," tutur Ade.

Lebih lanjut, Setyo menyatakan polisi terus memburu pelaku tindak pidana terorisme lainnya. Sedangkan peristiwa ini melengkapi rentetan aksi terduga teroris terhadap polisi pada pekan ini.

Pada Rabu (9/5), serangan terhadap polisi terjadi di Mako Brimob. 156 napi teroris yang berada di dalam tahanan Rutan Salemba cabang Mako Brimob berhasil membunuh lima petugas polisi dan menyandera seorang polisi serta melukai empat personil polisi lain. Sementara satu napi teroris asal Riau bernama Beny Syamsu alias Abu Ibrahim tewas.

Mereka menguasai tiga dari enam blok rutan yang ada di Mako Brimob. Masing-masing adalah Blok A, B, dan C. Aksi mereka kemudian disambut ultimatum pada Kamis siang; menyerah atau menerima serbuan.

145 orang napi teroris tanpa senjata menyerahkan diri. Sedangkan 10 napi teroris diserbu dengan granat asap.

Sementara pada Kamis tengah malam, di Mako Brimob pula, seorang personel polisi meregang nyawa dalam peristiwa susulan. Bripka Mahrum Prencje meninggal dunia akibat ditusuk pelaku tak dikenal saat tengah mengamankannya. Pelaku kemudian ditembak di bagian dada dan tewas pula.
Satu tewas dalam penangkapan terduga teroris di Bekasi


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...oris-di-bekasi

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Satu tewas dalam penangkapan terduga teroris di Bekasi Promosi wisata latah abdi negara daerah

- Satu tewas dalam penangkapan terduga teroris di Bekasi Fakta dan misteri kerusuhan di Mako Brimob

- Satu tewas dalam penangkapan terduga teroris di Bekasi Mako Brimob diserang lagi, 1 polisi gugur

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Kangen Pigai emoticon-Smilie kok ga belain aparat sama sekali si? emoticon-Smilie


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di