alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Medcom.id /
Parpol Pro SARA Dinilai Hancurkan Demokrasi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af4c2ca12e25780548b4576/parpol-pro-sara-dinilai-hancurkan-demokrasi

Parpol Pro SARA Dinilai Hancurkan Demokrasi

Parpol Pro SARA Dinilai Hancurkan Demokrasi

Jakarta: Partai politik (Parpol) maupun pihak yang menggunakan isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) dalam meraih kekuasaan dinilai dapat menghancurkan demokrasi. Praktik tersebut disinyalir bakal digunakan dalam Pemilu 2019.


'Pelakunya adalah mindset yang penting menang, enggak peduli demokrasi,' kata pengamat politik dari Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti dalam diskusi 20 tahun reformasi di Graha Pena 98, Jakarta Selatan, Kamis, 10 Mei 2018. 


Penggunaan isu SARA masih diminati lantaran cara instan untuk menjatuhkan lawan politik. Menurut Ray, prilaku itu tak lagi peduli dengan demokrasi. 


'Tidak ada lagi ide bagimana kelola bangsa, sehingga dipakailah atau dimunculkan isu SARA yang agama A pilih calon B, yang agama B pilih calon D,' ujarnya.


Tanggung jawab setelah memilih kepala daerah atau pemimpin hanya berdasarkan kesamaan agama juga menjadi abai. Kepedulian apakah pemimpin itu melakukan korupsi atau mau membangun daerahnya atau tidak dinilai minim karena tidak ada kontrak politik. 


'Dengan isu SARA itu dia tidak perlu lagi buat visi misi yang jelimet, kontrak politik ini itu, yang penting satu agama, satu keyakinan, nanti kalau saya melenceng dari ini, enggak ada kontrak politiknya,' kata dia.


Baca: Surya Paloh Nilai Politisasi Isu SARA Masih Digemari


Aktivis 98 Anton DH Nugrahanto menuturkan kelompok yang tak sejalan dengan Pancasila dan NKRI juga perlu diwaspadai. Seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).


'Partai itu harus dijunjung pada nilai-nilai utama. Kalau nilai-nilai utamanya nasionalis, komitmen pada UU 45, pasti dengan konsepsi HTI itu pasti nolak,' kata Anton.


Anton melanjutkan tiap partai politik mestinya ikut menolak karena HTI ingin menerapkan ideologi lain dan membentuk khilafah yang menghilangkan batas-batas negara. Dengan tidak ada lagi batas negara, tidak ada lagi nasionalisme. 


'Dasar berbangsa dan negara adalah nasionalisme dengan dasar Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika itu menolak HTI,' tandasnya. 



Sumber : http://news.metrotvnews.com/politik/...rkan-demokrasi

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Parpol Pro SARA Dinilai Hancurkan Demokrasi Partai Golkar Masih Bahas Pencopotan Mahyudin di MPR

- Parpol Pro SARA Dinilai Hancurkan Demokrasi Politisi Pindah ke NasDem karena Rasa Nyaman

- Parpol Pro SARA Dinilai Hancurkan Demokrasi Partai Oposisi Dinilai Kehilangan Fungsi

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di