alexa-tracking

Regulator dan Pelaku Usaha Harus Sinergi Jamin Obat dan Makanan Bermutu

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af4892fc0d770536d8b4569/regulator-dan-pelaku-usaha-harus-sinergi-jamin-obat-dan-makanan-bermutu
Regulator dan Pelaku Usaha Harus Sinergi Jamin Obat dan Makanan Bermutu
Regulator dan Pelaku Usaha Harus Sinergi Jamin Obat dan Makanan Bermutu

JPP, JAKARTA - Obat dan makanan menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan. Apalagi di era globalisasi di mana perubahan gaya hidup mendorong peningkatan jenis dan jumlah produk obat dan makanan. Kondisi seperti ini mendorong pengembangan produk obat dan makanan.

"Tapi di sisi lain ada kerentanan beredarnya produk obat dan makanan ilegal dan palsu," ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di acara Musyawarah Nasional Pengawasan Obat dan Makanan di Jakarta, Senin (7/5/2018).

Maka, menurut Mendagri, instansi regulator maupun pelaku usaha, mau tak mau harus bersinergi. Sinergi ini sangat penting dalam menjamin ketersediaan obat dan makanan yang aman, bermutu, dan terjangkau.

Kementerian Dalam Negeri sendiri, untuk mendukung itu telah mengeluarkan Permendagri Nomor 22/2018 tentang penyusunan RKPD Tahun 2019, dimana salah satu prioritas penyusunan RKPD tahun 2019 adalah mendorong percepatan peningkatan nilai tambah dan daya saing industri. "Ini prioritas nasional 3," jelas Tjahjo.

Tak hanya itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga, lanjut Mendagri, telah meluncurkan Making Indonesia 4.0 untuk merespon revolusi industri ke-4. Tjahjo juga tak lupa mengapresiasi BPOM yang telah menginisiasi program terpadu lintas kementerian dan lembaga. Terutama menyangkut pengembangan UMKM obat tradisional, kosmetik, dan pangan berdaya saing.

"Seperti diketahui Presiden juga telah memberi arahan untuk meningkatkan kemudahan berusaha saat pembukaan Musrenbangnas 2018 kemarin," ujar Tjahjo.

Maka, Mendagri menekankan, sangat penting peningkatan efektivitas pengawasan obat dan makanan sebagai kegiatan prioritas nasional pada rancangan RKP 2019 disinergikan. Kementerian yang dipimpinnya juga telah menyusun rancangan Permendagri tentang peningkatan koordinasi pembinaan dan pengawasan obat dan makanan di daerah. "Ini diharapkan lekas ditetapkan," ucapnya.

Terkait pelaksanaan Munas Pengawasan Obat dan Makanan yang mengambil tema, "Sinkronisasi Perencanaan antar Pemangku Kepentingan untuk Peningkatan Efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan," secara khusus Mendagri mengapresiasi BPOM.

Menurut Mendagri, Munas ini sangat penting, karena ini sejalan dengan UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah.

"Dan juga akan diperkuat dengan arahan Presiden. Program pembangunan juga harus fokus, terarah, dan tidak parsial. Saya harap melalui Munas ini, BPOM bersama Pemda menghasilkan penajaman kinerja yang menjadi panduan dalam bekerjasama," ujar Tjahjo. (dgr/nbh)


Sumber : https://jpp.go.id/24-nasional/320841...akanan-bermutu

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Regulator dan Pelaku Usaha Harus Sinergi Jamin Obat dan Makanan Bermutu Satu Dekade UU KIP, Dirjen IKP: Partisipasi Publik Harus Ditingkatkan

- Regulator dan Pelaku Usaha Harus Sinergi Jamin Obat dan Makanan Bermutu Menaker: May Day, Momentum Sinergi Pekerja, Pengusaha dan Pemerintah

- Regulator dan Pelaku Usaha Harus Sinergi Jamin Obat dan Makanan Bermutu Mendagri: Musrenbang Regional untuk Bangun Sinergi dan Konektivitas