alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jendral jendral untuk lawan prabowo
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af45941d9d770c57a8b4570/jendral-jendral-untuk-lawan-prabowo

Jendral jendral untuk lawan prabowo

Jenderal-jenderal di Lingkaran Jokowi untuk Lawan Prabowo? Ini Penjelasan Moeldoko


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jenderal-jenderal di Lingkaran Jokowi untuk Lawan Prabowo? Ini Penjelasan Moeldoko, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/04/12/jenderal-jenderal-di-lingkaran-jokowi-untuk-lawan-prabowo-ini-penjelasan-moeldoko.

Editor: Malvyandie Haryadi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko tidak setuju jika ada anggapan Presiden Joko Widodo sengaja menempatkan sosok jenderal di posisi strategis pemerintah demi melawan Prabowo Subianto.
"Sebenarnya tidak untuk melawan (Prabowo), semuanya warga negara Indonesia kok, jadi kenapa dilawan? Dalam politik itu yang ada hanya memperkuat, ya pasti ada," ujar Moeldoko di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Presiden, Rabu (11/4/2018).

"Sekali lagi ya, konteksnya bukan melawan, tapi memperkuat," lanjut dia.
Kata "melawan", menurut mantan Panglima TNI tersebut, tidak baik digunakan dalam dunia demokrasi.
"Pengertian itu menurut saya dalam sebuah demokrasi tidak bagus. Jadi jangan ada lawan, sparing partner lah, kira-kira begitu," lanjut dia.
Diketahui, Presiden Joko Widodo menunjuk sejumlah jenderal purnawirawan di struktur pemerintahannya.
Mereka yakni Luhut Panjaitan sebagai Menteri Koordinator Maritim, Sidarto Danusubroto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Gories Mere sebagai Staf Khusus Presiden, Ryamizard Ryacudu sebagai Menteri Pertahanan dan Wiranto sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan.
Belakangan, Jokowi kembali menunjuk purnawirawan jenderal berada di posisi strategis, antara lain Moeldoko sebagai Kepala Kantor Staf Presiden dan Agum Gumelar sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Banyak Jenderal di Belakang Jokowi, Moeldoko Sebut Bukan untuk Lawan Prabowo"
Penulis : Fabian Januarius Kuwado


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jenderal-jenderal di Lingkaran Jokowi untuk Lawan Prabowo? Ini Penjelasan Moeldoko, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/04/12/jenderal-jenderal-di-lingkaran-jokowi-untuk-lawan-prabowo-ini-penjelasan-moeldoko.

Editor: Malvyandie Haryadi

Urutan Terlama
2014 ada mantan jendral kalah kaok sama tukang mebel. emoticon-Selamat
Jendral jendral untuk lawan prabowo
ABR1 Hijau dan ABR1 merah putih, memiliki satu kesamaan yaitu Anti-Cina.

Diatas kertas menang banyak, secara ABR1 merah dah punah....
Diubah oleh LordFaries
#2019gantiagama
Jangan mau Seagama dengan teroris yang mengamuk diMako Brimob
Apalagi yang masih mendukung Ormas yang sudah Kalah Di PTUN
Partai yang menghambat RUU antiterorisme seperti gerandong, partai sapi dan partai anda ngibul
Jendral jendral untuk lawan prabowo
mirip munculin lulung, ratna terompet, ahmad dhani utk nastak masturbasi
pas hari H daftar, muncul paslon2 lain ngoahaha
wajib di inget

strategi jokower or nastaik alias sampah negara


waspada emoticon-Cool

Jendral jendral untuk lawan prabowo
Quote:


Hahahahha kalian memang benar2 tidak belajar dari puluhan kali kejadian sebelumnya.

Secara Pribadi berteman dengan orang China/Tionghoa biasa, Tp ketika menyentuh dengan keputusan politik berbeda jadinya, ini demi melindungi kepentingan bangsa, gini contohnya:

Seperti halnya Bung karno dekat dengan Tionghoa bahkan dokter pribadinya Tionghoa.

Namun keputusan politik yang ada:

Pemerintahan Presiden Soekarno pada era 1959-1960 adalah masa dimana etnis Tionghoa sungguh terdiskriminasi dalam wajah yang sangat rasialis. Pengejaran terhadap orang-orang Tionghoa ketika itu merupakan bagian dari pelaksanaan serta pengembangan politik anti Tionghoa pada 1956. Konsep pemikiran dari pemerintah mengenai nasionalisasi perusahaan telah sangat meminggirkan usaha milik orang-orang etnis Tionghoa.

Ok secuplik aja ya...

Bagaimana dengan Soeharto?

Eyang Harto dekat dengan Tionghoa, lim misalnya. Tapi kebijakan politik berbeda.

1. Mengeluarkan kebijakan penandaan khusus pada Kartu Tanda Penduduk

2. Tidak bolehnya warga etnis Tionghoa menjadi pegawai negeri serta tentara

3. Pelarangan warga etnis Tionghoa untuk memiliki tanah di pedesaan

Tolong di ingatlah pesan ini

Quote:


Diubah oleh LordFaries
Untuk melawan seorang jendral yg katanya pernah gagal ternyata butuh belasan orang jenderal jg, ternyata terbukti kalo jenderal yg katanya pernah gagal itu orang yg sangat lemah.
yg arogan tuh, babi geng kotak
yang jelas pasti kalah lawan jendral tien feng . dengan slogan yang mendunia " begitulah cinta dari dulu deritanya tiada akhir "


Jendral jendral untuk lawan prabowo


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di