alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Kapolri Ungkap Detik-Detik Terjadinya Kerusuhan Napi Teroris
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af44b45de2cf2b1688b456d/kapolri-ungkap-detik-detik-terjadinya-kerusuhan-napi-teroris

Kapolri Ungkap Detik-Detik Terjadinya Kerusuhan Napi Teroris

Kapolri Ungkap Detik-Detik Terjadinya Kerusuhan Napi Teroris

JPP, DEPOK - Tiba di Indonesia usai melakukan lawatan ke Yordania, Kapolri Jenderal Tito Karnavian langsung menuju ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018) sore.

Pada kesempatan tersebut, kepada awak media, Kapolri mengungkapkan detik-detik saat terjadi kerusuhan dan penyanderaan anggota Polri oleh narapidana teroris (napiter) di rutan cabang Salemba di kompleks Mako Brimob sejak Selasa (8/5/2018) hingga berakhir pada Kamis (10/5/2018) pukul 07.15 WIB.

"Selasa (8/5/2018) malam saya dapat informasi tentang peristiwa di rutan, maka saya segera lakukan koordinasi dengan Ka Densus 88, Danko dan Wadanko Brimob, kemudian saya sampaikan juga ke pak Wakapolri untuk memimpin langsung dengan didampingi Kapolda Metro, Kabareskrim, Kabid, dan lain sebagainya," terangnya.

Kapolri pun menyesalkan terjadinya peristiwa yang mengakibatkan lima anggota Polri gugur dan satu anggota lainnya disandera hidup.

Menurutnya, dalam peristiwa tersebut sempat ada perlawanan dari petugas sehingga dilakukan penembakan, di mana dari napiter ada satu tertembak dan diketahui tewas, serta satu lagi tertembak di tangan.

"Saat itu mereka (napiter) merampas beberapa senjata, kemudian saya instruksikan untuk membentuk perimeter, artinya pengepungan dengan kekuatan yang cukup besar. Saya tanya di dalam kurang lebih ada 155 orang (napiter), dan kemudian ada satu bayi dan anggota yang disandera ada satu, dan jumlah anggota yang mengepung hampir 800-1000, saya rasa cukup itu," jelas Kapolri.

Lebih lanjut Ia menuturkan bahwa pada saat itu pihaknya memiliki dua opsi tindakan, yakni langsung masuk atau memberikan warning (peringatan) terlebih dahulu.

Pasalnya, kata Kapolri, pada saat kejadian ternyata terdapat pro-kontra di dalam kelompok napiter sendiri, yakni ada yang setuju melakukan kekerasan dan ada yang tidak.

Akhirnya, lanjutnya, opsi memberikan warning dipilih dengan pertimbangan adanya sandera, pro-kontra di dalam kelompok napiter, dan juga tentunya untuk meminimalisir korban jiwa.

"Itu yang jadi opsi kita agar jangan sampai ada korban banyak, padahal ada yang tidak ingin melakukan kekerasan. Sehingga kita berikan warning kepada mereka sampai dengan Kamis (10/5/2018) pagi, dan kemudian alhamdulilah satu sandera anggota Polri, Brigadir Iwan Sarjana jam 12 malam dilepas dan besok paginya mereka keluar menyerahkan diri," terang Kapolri.

Sementara terkait senjata yang dimiliki oleh napiter, Kapolri mengungkapkan bahwa seluruh senjata tersebut merupakan rampasan dari petugas dan juga barang bukti yang ada di rutan.

"Anggota kita yang gugur, yang lima ini sebetulnya bukan anggota tim penindak, pemukul, mereka tim pemberkasan. Tapi mereka juga punya senjata dan itu yang dirampas. Di samping itu, ada juga beberapa barang bukti senjata yang ditarok di situ untuk ditunjukan kepada tersangka (proses pemberkasan), itu juga yang dirampas," katanya.

Kapolri pun menegaskan bahwa seluruh operasi penanggulangan tersebut berdasarkan standar internasional dan HAM (Hak Asasi Manusia), yakni memberikan warning dalam kasus penyanderaan.

Sebelumnya, operasi penanggulangan kerusuhan napiter ini dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Syafruddin, dikarenakan Kapolri sedang lawatan ke Yordania untuk menghadiri undangan dari Raja Yordania yang melaksanakan konferensi dan eksebisi.

"Saya diminta jadi pembicara di sana dari Senin (7/5/2018), sehingga saya baru bisa kembali Rabu (9/5/2018) siang dan baru tiba tadi (Kamis) sore. (nba)


Sumber : https://jpp.go.id/polkam/hankam/3208...n-napi-teroris

---

Kumpulan Berita Terkait POLKAM :

- Kapolri Ungkap Detik-Detik Terjadinya Kerusuhan Napi Teroris Implementasi Program Santripreneur, Kemenperin Didik Santri Olah Limbah Plastik

- Kapolri Ungkap Detik-Detik Terjadinya Kerusuhan Napi Teroris Gernas Baku 2018 demi Tumbuhkan Minat Baca Anak

- Kapolri Ungkap Detik-Detik Terjadinya Kerusuhan Napi Teroris Kemendikbud Apresiasi Peluncuran Album Baru Dendang Kencana 

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di