alexa-tracking

Elektabilitas PDIP Tergerus Dugaan Puan dan Pramono di E-KTP

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af42f2ea2c06e29738b4570/elektabilitas-pdip-tergerus-dugaan-puan-dan-pramono-di-e-ktp
Elektabilitas PDIP Tergerus Dugaan Puan dan Pramono di E-KTP
VIVA – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, telah melakukan riset dan membuat empat kasta pemetaan partai politik yang akan bertarung dalam Pemilu 2019 mendatang. Dalam hasil riset tersebut, PDI Perjuangan menduduki posisi puncak dengan keterpilihan paling tinggi sebanyak 21,70 persen.

Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa memaparkan, berada di posisi puncak, bukan berarti PDIP nyaman tanpa gangguan. Ada beberapa permasalahan yang dapat mengganggu PDIP dan dapat mengancam posisinya. Salah satunya yaitu mengenai dugaan keterlibatan Puan Maharani dan Pramono Anung dalam kasus korupsi KTP elektronik.

"Isu Puan Maharani dan Pramono soal e-KTP menurunkan elektabilitas PDIP. Pada pemilih PDIP sebanyak 10,7 persen menyatakan tidak akan memilih PDIP karena kasus tersebut," kata Ardian di kantor LSI Denny JA, Selasa 8 Mei 2018.

Namun meski begitu, PDIP masih berpeluang mengambil hati rakyat karena PDIP memiliki sosok calon presiden yakni Joko Widodo yang merupakan capres yang suaranya tertinggi saat ini. Faktor Jokowi, masih dianggap mampu menutupi isu keterlibatan Puan dan Pramono dalam kasus e-KTP.

"Asosiasi kuat PDIP dengan Jokowi, ini yang membuat PDIP bertahan di puncak klasmen walau tergerus oleh isu Puan dan Pramono soal isu e-KTP, ada 65 persen pemilih yang menyatakan bawah PDIP akan mencalonkan Jokowi," ujar Ardian.

Sebagian besar pemilih, menurut Ardian, sangat melihat dari sosok capres yang diusung sebuah partai. Adanya sosok capres menguatkan pemilih untuk menjatuhkan partai politik mana yang akan dipilih.

"Terlihat 75,5 persen pemilih menyatakan yang bisa menaikan dan menurunkan dukungan terhadap partai adalah ada atau tidaknya capres kuat yang diusung partai," ujarnya.

Sebagai informasi, untuk survei ini, pengumpulan data dilakukan pada 28 April sampai 5 Mei 2018. Metode sampling yang digunakan adalah multistage random sampling dengan jumlah responden 1.200 responden dan margin of error +/- 2,9 persen. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan responden menggunakan kuesioner.

https://www.viva.co.id/berita/politik/1034375-elektabilitas-pdip-tergerus-dugaan-puan-dan-pramono-di-e-ktp

Ini gala gala plinces....😬
image-url-apps
Mampus! emoticon-fuck
image-url-apps
Gak ngaruh ke jokowi...jokowi tetap menang di 2019 nnti
KASKUS Ads
image-url-apps
Quote:


MENANG..IS emoticon-Leh Uga
#2019GP
image-url-apps
Dollar 14 ribu, harga kebutuhan pokok meroket,
Cukup sampai disini PDIPret berkuasa

emoticon-Traveller
image-url-apps
Golkar, pdip demokrat selalu 3 besar korupsi gak pernah anjlok tuh suaranya.

image-url-apps
Makanya jangan korupsi. emoticon-Bingung (S)
image-url-apps
aq heran pembelaj jokowi dan loyalisnya ini gak pernah lihat permasalahan real dilapangan apa buta hati sih
image-url-apps
partaik demit itil puan emoticon-Blue Guy Bata (L)
image-url-apps
Gak ngaruh kecuali Jokowi pindah ke partai lain
Quote:


hatinya udah mati bray, jadi dikasih bukti gmn pun ga akan percaya emoticon-Traveller

Mari Kita Ternak Kalajengking

image-url-apps
emoticon-Ngacir Tubrukan
image-url-apps
Jangan terlalu percaya diri
puan ga ada guna di partai dan jajaran mentri jugak emoticon-Malu (S)
image-url-apps
hadir
image-url-apps
Quote:


Menanggung malu.. emoticon-fuck
image-url-apps
Elektabilitas kodok cuman 20%!!
Pdipret paling tinggal 10%!!
image-url-apps
hmmmm usut tuntas
×