alexa-tracking

Jejak Aman dan dugaan rencana penyanderaan di Mako Brimob

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af3ed05925233d3318b456e/jejak-aman-dan-dugaan-rencana-penyanderaan-di-mako-brimob
Jejak Aman dan dugaan rencana penyanderaan di Mako Brimob
Jejak Aman dan dugaan rencana penyanderaan di Mako Brimob
Dua ambulans memasuki komplek Mako Brimob Kelapa Dua pascabentrok antara petugas dengan tahanan di Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018) dini hari.
Nama Aman Abdurrahman kembali muncul. Kali ini, terpidana beberapa kasus terorisme itu disebut dalam penyanderaan di Rumah Tahan Salemba cabang Markas Korps Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Penyanderaan yang berakhir Kamis (10/5/2018) pagi itu awalnya disebut karena masalah makanan. Belakangan ada tuntutan lain. Salah satunya bertemu terdakwa teroris bom Thamrin, Aman Abdurrahman. Apa alasannya?

"Ya biasa, itu kan sebagai pimpinannya," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5/2018) seperti dikutip dari detikcom.

Aman selama ini dikenal sebagai pendiri kelompok teroris Jamaah Ansharut Daullah. Setyo menampik adanya tuntutan agar Aman dibebaskan. Menurutnya, para napi teroris ini hanya ingin bertemu Aman.

Aman juga ditahan di rutan itu. Kini ia tengah menjalani sidang kasus bom Thamrin. Hanya saja, dia beda sel dengan napi teroris lainnya.

Menurut penasehat hukum Aman, Asrudin Hatjani, kliennya ditempatkan dalam sel tahanan yang berbeda dengan tahanan lain yang melakukan kericuhan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Selasa (8/5/2018) malam.

Kericuhan bermula dari tahanan yang berada di Blok C dan B. "Saya enggak tahu blok apa, yang jelas dia pisah. Dia sendiri dan dia tidak digabung dengan yang lain," ujar Asrudin saat dihubungi Kompas.com, Rabu (9/5/2018). Hingga Rabu sore kemarin, Asrudin tak bisa masuk menjenguk kliennya.
Dugaan penyanderaan direncanakan
Dalam kerusuhan sejak Selasa malam itu, diduga 155 napi teroris yang terlibat dalam penyanderaan. Mereka menguasai 3 dari 6 blok rutan yang ada di Mako Brimob. Tiga blok yang mereka kuasai adalah Blok A, B, dan C.

Selain itu, para napi teroris disebut berhasil merampas senjata dan menjebol ruang penyidik yang digunakan untuk menyimpan barang bukti.

Wakil Kapolri Komjen Syafruddin mengatakan napi teroris berhasil merampas sejumlah senjata laras panjang dengan jangkauan 500 hingga 800 meter.

Komandan Korps Brigade Mobil (Dankor Brimob) Polri, Inspektur Jenderal Rudy Sufahriadi mengatakan, napi sempat menguasai sejumlah bom sitaan tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri beberapa waktu silam. Bom semula disimpan di ruang penyidik karena belum sempat diletakkan di gudang.

Selama penyanderaan, menurut Syafruddin para napi juga merakit bom. Ada sekitar 40 napi teroris yang disebut menjadi provokator. Polisi menyebut mereka berasal dari aliran keras.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyatakan ada sekitar 30 pucuk senjata yang dirampas. "Senjata hasil sitaan dari aparat kepolisian lawan terorisme sebelumnya," kata Wiranto dalam jumpa pers di Mako Brimob, Depok, Kamis (10/5/2018).

Sedangkan senjata tajam, belum diketahui berasal dari mana. Setyo, berdasar informasi tim negosiasi, menduga senjata tajam itu sudah disiapkan sejak sebelum kerusuhan terjadi. "Katanya begitu (sudah disiapkan sejak awal kerusuhan) di dalam mungkin udah disiapin," ujarnya.

Mereka diduga membunuh 5 polisi. Dari pihak napi teroris, satu tewas. Namanya Abu Ibrahim alias Beny Syamsu.

Sedangkan Bripka Iwan Sarjana, polisi yang disandera sejak Selasa malam akhirnya dibebaskan setelah para napi teroris lapar dan minta makanan.

Belum diketahui siapa persisnya yang membunuh lima polisi itu. Polisi masih mengolah lokasi kejadian.

Hingga berita ini ditulis, belum ada sanggahan, pernyataan, atau komentar dari napi teroris atau pengacara mereka yang kami temukan.

Wiranto dalam siaran persnya menyatakan, aparat keamanan mengultimatum para napi teroris untuk memilih menyerah atau menerima serbuan. Sebanyak 145 napi teroris tanpa senjata menyerahkan diri. Sedangkan 10 napi teroris diserbu dengan granat asap.

"Dengan cara tersebut sisa teroris menyerah. Maka lengkap 155 teroris menyerah kepada aparat kepolisian RI," kata Wiranto. Ledakan yang terdengar di Kamis pagi, menurut Syafruddin adalah peledakkan hasil bom yang sudah dirakit.

Kini, seluruh napi teroris dipindahkan ke beberapa Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Wiranto menegaskan, kasus pembunuhan dan penyanderaan ini akan tetap diusut. Sedangkan peruntukkan rutan di Mako Brimob, akan ada sejumlah perubahan, usai terjadinya kerusuhan narapidana.

"Purnaoperasi ini sudah ada perencanaan-perencanaan apakah lokasi itu akan diubah, sistem keamanannya bagaimana, perlakuannya nanti bagaimana. Itu sudah ada perencanaannya," ujar Wiranto.
Jejak Aman dan dugaan rencana penyanderaan di Mako Brimob


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...di-mako-brimob

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Jejak Aman dan dugaan rencana penyanderaan di Mako Brimob Saat penumpang harus turun lagi dari pesawat Lion Air

- Jejak Aman dan dugaan rencana penyanderaan di Mako Brimob Mahathir segera jadi perdana menteri tertua di dunia

- Jejak Aman dan dugaan rencana penyanderaan di Mako Brimob Jutaan orang berpotensi kehilangan hak pilih

ow ternyata ada ruang penyimpanan barang bukti di tempat yang sama.
pantesan para napi bisa punya senjata banyak gitu, ada busur panah sampe katana segala.

mending diem2 kapalnya tenggelamin aja tuh sebelum sampe NK.
image-url-apps
ternyata lapar kan
KASKUS Ads
dibikin lapar aja mereka...pasti menyerah juga.

emoticon-Toast


Sangat disayangkan 10 org teroris yg semula tidak menyerah tidak diambil tindakan tegas. Seharusnya petugas keamanan sudah bisa menumpas mereka. Seharusnya TNI yg menyerbu masuk ke dalam.
×