alexa-tracking

Yasonna Tak Terima Pemerintah Disebut Kalah Negosiasi dengan DPR soal UU MD3

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af3c149582b2ea9558b4572/yasonna-tak-terima-pemerintah-disebut-kalah-negosiasi-dengan-dpr-soal-uu-md3
Yasonna Tak Terima Pemerintah Disebut Kalah Negosiasi dengan DPR soal UU MD3
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly menolak jika pemerintah disebut kalah negosiasi dengan DPR RI soal terbitnya Undang-Undang Nomor Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3).

"Bukan kalahlah. Mana ada kalah namanya," ujar Yasonna saat dijumpai di Istana Presiden, Jakarta, Jumat (4/5/2018).

Menurut Yasonna, pembahasan UU antara pemerintah dengan DPR RI tidak tepat dibingkai dalam persoalan menang kalah.

"Pokoknya, kita saat itu harus sepakati. Dalam dialog politik kan ada kesepakatan politik dengan DPR. Saat itu sudah kami ingatkan kok, ini pasti diuji, diuji. Tapi mereka bilang, begini, begini begini," ujar dia.

Bahkan, lanjut Yasonna, pihaknya sudah menjelaskan sejumlah UU yang berpotensi diuji materi di MK dan berujung pada revisi pada UU tersebut.

Namun, akhirnya DPR bersikeras tetap melanjutkkannya.

"DPR memang agak keras," ujar Yasonna.

Yasonna bersyukur konstitusi Indonesia mempunyai mekanisme untuk menguji undang-undang.

Meski demikian, Yasonna menolak jika disebut pemerintah lebih setuju apabila uji materi UU MD3 tersebut dikabulkan oleh MK.

Pemerintah, kata dia, menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada MK.

"Kita serahkan ke MK. Kan masyarakat sudah jelas membuat pendapatnya. Kalau nanti kita bilang (berharap dikabulkan), nanti bentrokan lagi kita dengan DPR. Kita serahkan saja ke MK," ujar Yasonna.

Akademmisi Bvitri Susanti sebelumnya mengatakan, terbitnya Undang-Undang MD3 merupakan bentuk dari kekalahan negosiasi politik pemerintah atas DPR RI.

Bvitri mengungkapkan hal tersebut saat memberikan keterangan sebagai ahli yang dihadirkan oleh pemohon uji materi UU MD3 di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (3/5/2018).

Awalnya, Hakim Konstitusi Saldi Isra meminta Bvitri mengelaborasi lagi soal siapa yang seharusnya bertanggung jawab atas lahirnya UU MD3 ini.

Sebab, Saldi merasa 'peluru' lebih banyak diarahkan kepada DPR RI. Padahal seluruh UU dibahas bersama antara wakil rakyat dengan pemerintah.

Saat diberikan kesempatan menjawab, Bvitri setuju dengan pernyataan Saldi.

"Betul, ini merupakan bentuk kekalahan pemerintah di dalam negosiasi proses UU MD3 dengan DPR sebenarnya," ujar Bvitri.

"Ada dua alasan. Pertama, begitu UU ini disahkan di DPR, Presiden rupanya tidak bersedia menandatangani UU tersebut. Kedua, Presiden malah mendorong rakyat untuk melakukan uji materi UU ini di MK," lanjut dia.

Keyakinan Bvitri semakin kuat ketika kuasa hukum pemerintah memberikan keterangan pada sidang uji materi sebelum sekarang ini.

"Berkaca dari keterangan kuasa presiden yang dibacakan dalam sidang yang lalu, sebenarnya pemerintah itu sedang menceritakan pergualatan apa yang terjadi saat itu (proses pembahasan UU MD3)," ujar Bvitri.

"Maunya pemerintah apa, lalu DPR membawa proposal apa, negosiasi, kemudian kalah dan akhirnya tidak ditandatangani untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi," lanjut dia.

Meski demikian, Bvitri menganggap uji materi ini tetap harus dilanjutkan agar hal- hal yang dinilai memberikan ketidakadilan dalam UU tersebut bisa diuji sifat konstitusionalitasannya.

https://nasional.kompas.com/read/2018/05/04/12533611/yasonna-tak-terima-pemerintah-disebut-kalah-negosiasi-dengan-dpr-soal-uu-md3
MD3 apa kabarnya? Masyarakat Indonesia cepat lupa. emoticon-Frown
Anjing pecundang..emoticon-Ngakak (S)
Quote:


Siapakah si pecundang itu?
Bukan kalah, cuma mengalah karena planga plongo gak tau harus gimana,


emoticon-Traveller
bukan kalah cuma gak menang
Quote:

Si Yasona pernahdibentak cendana kemarin ketika dia nyinyir tentang mereka..emoticon-Big Grin
Bambang Tri dan Tommy cuma bilang kamu itu siapa...emoticon-Ngakak (S)
Ehh jiper narik ucapan..emoticon-Ngakak (S)
kalo yasona ngundurin diri, ane baru prcaya kalo dia udah serius melawan DPR
Emang siapa yang ngirim, kok tak terima?
Quote:


Lho ya iya jelas dong gan. Seburuk apapun cendana. Tapi pesona dan wibawanya masih kuat di Indonesia. Kemarin kan si Tommy Soeharto dituduh makar, trus dipanggil polisi buat diperiksa, si tommy ga mau dateng, malah polisinya yg dateng kerumah tommy. Terus habis itu polisinya bilang tommy tidak terlibat makar gan
mayoritas suara di DPR tapi tetap mengalah. sungguh sifat terpuji sekali
Quote:


Seharusnya Yasona mundur karena gagal melaksanakan amanat presiden..emoticon-Big Grin
Beda ya sama politisi dan birokrat negara maju spt Jepang dan AS..emoticon-Big Grin
Ada tuh Jaksa AS yang mengundurkan diri agar kasusnya rampung dahulu...emoticon-Big Grin
Kalo Jepang nggak perlu ngomong lagi nih orang emang hobi ember tapi nyali nol..emoticon-Ngakak (S)
Kalo disebut g ngerti apa2 terima gk?
Mending minta junjungan nya buat ngebubarin tuh DPR,
ada aturanya kok lagi pula bisa secara undang undang
Ya emang gag kalah, tpi sama sama menang, kan pemerintah juga dukung


Kalian pikir siapa yg mayoritas duduk di kursi DPR ? Partai pendukung pemerintah lah

Cuman nastaik goblok dan gag tau diri aja yg malah salahin oposisi
Orang UUMD3 itu sama sama untung antara pemerintah sama DPR.. Yang rugi cuman KPK..