alexa-tracking

Sikap Pemerintah Selalu Tegas dan Tidak Pandang Bulu Hadapi Terorisme

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af3c010902cfecc3b8b4569/sikap-pemerintah-selalu-tegas-dan-tidak-pandang-bulu-hadapi-terorisme
Sikap Pemerintah Selalu Tegas dan Tidak Pandang Bulu Hadapi Terorisme
Sikap Pemerintah Selalu Tegas dan Tidak Pandang Bulu Hadapi Terorisme

JPP, DEPOK - Menteri Koordinantor Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menegaskan bahwa Pemerintah akan selalu bersikap tegas dan tidak pandang bulu jika sudah berhadapan dengan terorisme dan radikalisme.

"Sesuai dengan sikap pemerintah Indonesia yang telah berkali-kali disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, bahwa dalam menghadapi terorisme selalu bersikap tegas dan tidak pandang bulu, maka melalui rapat koordinasi dari seluruh pemangku kepentingan, telah direncanakan serbuan melucuti dan melumpuhkan para teroris yang telah diisolasi pada lokasi tertentu," tuturnya.

Hal tersebut Menko Wiranto sampaikan dalam konferensi pers di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018), terkait kejadian kerusuhan dan penyanderaan anggota polri oleh narapidana teroris (napiter) di rumah tahanan (rutan) cabang Salemba di Kompleks Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Turut mendampingi Menko Wiranto dalam konferensi pers tersebut antara lain Kepala Staf Presiden Moeldoko, Kepala BIN Budi Gunawan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kepala BNPT Suhardi Alius.

Lebih lanjut dalam konferensi pers Menko Wiranto menekankan bahwa apa yang dilakukan oleh napiter tersebut merupakan aksi terorisme. Maka itu, Ia pun menyayangkan aksi tersebut terjadi di saat seharusnya para napiter insyaf dan menyadari perbuatan mereka.

"Pelaku kerusuhan adalah terorisme dalam tahanan yang seharusnya sadar akan perbuatannya, justru melakukan kekejaman dengan merampas senjata, menyandera, menyiksa, bahkan membunuh petugas dengan cara-cara keji melampaui batas-batas kemanusiaan," tandas Menko Wiranto.

Sebelumnya, dalam konferensi pers di tempat yang sama, Wakapolri Komjen Syafrudin menyatakan bahwa operasi penanggulangan kerusuhan dan penyanderaan anggota Polri oleh napiter ini telah selesai, di mana operasi tersebut berlangsung selama 36 jam.

"Alhamdulillah, dengan penuh kesabaran, kami dapat menanggulangi ini semua dengan me-minimize (meminimalisir) korban dan ini operasi sudah berakhir pada pukul 7.15 pagi tadi, sudah selesai," katanya.

"Operasi penyanderaan dan pembunuhan sadis oleh tahanan ini berjalan selama 36 jam di mana terdapat 156 tahanan yang melakukan penyanderaan. Polri dalam menangani senantiasa sangat berupaya sepersuasif mungkin dan berkepala dingin. Saya selalu menekanan kepada tim untuk berkepala dingin walaupun teman-teman mereka jadi korban pembunuhan," tambahnya.

Atas keberhasilan operasi penanggulangan ini, Wakapolri pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri yang penuh kesabaran sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik, serta kepada seluruh rakyat Indonesia yang membantu dengan doa dan dukungannya.

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri yang penuh kesabaran melaksanakan tugas ini dengan baik. Ini sebuah tugas yang sangat berhasil. Dan juga pula kepada semua pihak yang membantu dengan doa, saya terima banyak doa dari WA (Whatsapp) kepada Polri, membantu dengan doa dan pikirian, tenaga dan support yang tulus dan ikhlas," tandasnya.

Adapun akibat kerusuhan yang dilakukan oleh napiter ini, sebanyak sembilan anggota Polri disandera di mana lima di antaranya telah gugur saat kejadian dan empat lainnya luka-luka yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit. Sementara dari pihak napiter terdapat satu orang tewas.

Operasi penanggulangan ini berakhir setelah 155 napiter menyerahkan diri, di mana dari jumlah tersebut 145 menyerah tanpa syarat dan 10 sisanya menyerah setelah diserbu aparat keamanan dalam kontak senjata yang berlangsung singkat. (nba/pol)


Sumber : https://jpp.go.id/polkam/hankam/3208...dapi-terorisme

---

Kumpulan Berita Terkait POLKAM :

- Sikap Pemerintah Selalu Tegas dan Tidak Pandang Bulu Hadapi Terorisme Indonesia dan Iran Jajaki Kerja Sama Permberdayaan Perempuan

- Sikap Pemerintah Selalu Tegas dan Tidak Pandang Bulu Hadapi Terorisme Menko PMK Mendampingi Presiden Jokowi Menerima Kunjungan Wapres Iran

- Sikap Pemerintah Selalu Tegas dan Tidak Pandang Bulu Hadapi Terorisme Pemerintah Belum Bersikap Soal Larangan Eks Napi Korupsi Jadi Caleg