alexa-tracking

Bawang Merah Impor Asal Pakistan Membanjiri Pasar Tradisional

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af3be299e740441288b4567/bawang-merah-impor-asal-pakistan-membanjiri-pasar-tradisional
Bawang Merah Impor Asal Pakistan Membanjiri Pasar Tradisional
TEMPO.CO, Kediri - Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dalam pemantauan harga bahan pokok pada Senin lalu, menemukan bawang merah impor mulai membanjiri Pasar Induk Pare. Bawang impor dari Pakistan itu dijual di bawah harga bawang merah lokal.

Salah satu lapak jualan milik Siti Munawaroh menjual barang merah impor itu lebih murah ketimbang bawang merah lokal. "Harganya Rp 15 ribu per kilogram (kg), sedangkan yang bawang merah lokal Rp 20 ribu per kilogram," kata Siti, Senin, 7 Mei 2018. "Namun bawang merah impor ini adanya hanya antara Februari hingga bulan Juni, setelah itu akan habis dengan sendirinya."

Siti menjelaskan, bawang merah impor ini cukup disukai pembeli. Banyak pelanggan yang membeli bawang merah impor karena ada selisih yang cukup banyak dari sisi harga. "Bawang merah impor ini biasanya digunakan untuk digoreng sebagai campuran sate, nasi goreng, bakso dan lain-lain," ucapnya.

Namun, meski peminat bawang merah impor cukup banyak, Siti menyebut tak sedikit masyarakat yang tetap memilih membeli bawang merah lokal karena kualitas dan rasanya yang dinilai berbeda. "Sebagian besar masyarakat tetap lebih memilih bawang merah lokal karena kualitas dan rasanya yang berbeda," ujarnya.

Selain di lapak milik Siti, tim Satgas Pangan juga sempat berdialog dengan para pemilik lapak lain. Harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional mulai turun. Cabai keriting, misalnya, dari harga sebelumnya Rp 30 ribu per kg, kini turun menjadi Rp 28 ribu per kg.

Harga cabai besar merah juga turun Rp 2 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp 30 ribu per kg. Harga cabai rawit justru turun paling besar, dari semula Rp 24 ribu per kg, kini menjadi Rp 20 ribu per kg.

Bawang merah lokal kini juga relatif turun harganya, hanya sekitar Rp 27 ribu per kg di pedagang kecil dan pedagang besar sekitar Rp 20 ribu per kg. Untuk bawang putih harganya juga turun dari semula Rp 18 ribu menjadi Rp 17 ribu per kg.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengatakan tim Satgas Pangan memantau harga bahan pokok untuk mencegah inflasi. Pihaknya, kata Tutik, juga akan mengagendakan inspeksi mendadak (sidak) secara berkelanjutan mulai menjelang Ramadan, Lebaran 2018, dan tahun baru.

Tuti menyebutkan tujuan inspeksi mendadak bukan untuk mencari-cari kesalahan para pedagang. "Kami wajib memberikan pembinaan kepada para pedagang agar berjualan tidak menyalahi aturan yang ada," katanya menanggapi mulai maraknya temuan bawang merah impor di pasar tradisional tersebut.

https://bisnis.tempo.co/read/1087014...ar-tradisional
bukan dr china mah sepi trit lo. hukum ekonomi, itu sudah emoticon-shakehand
Swasembada
syedih denger impor my ass. emoticon-Big Grin
heh nasbung, nikmat impor mana lagi yang engkau dustakan? emoticon-Marah















swasembada pangan khususon nastaik: balungan dan sejenisnya..
gpp bantu umat pakistani.. emoticon-shakehand
Quote:


Bre cendolnye mane emoticon-Mad
emoticon-Blue Guy Bata (L)
Bagus juga daripada harus pergi ke Pakistan buat nyicipin bawang Pakistan
Pemerintah sudah mediversifikasi jenis2 bawang di Indonesia

Lagian pada malas juga kan kalau disuruh jadi petani bawang

Mantap juga sih,, Nanti mang bakso depan rumah harus coba nih bawang Pakistan,, siapa tau lebih enak Baksonya mang bakso

emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
tandur dewe emoticon-Blue Guy Bata (L)
sedih kalo denger kata impor
bawangnya gede2 tapi kurang ma nyus
Aneh emang negara subur tetapi produk pertanian mahal ..emoticon-Big Grin
Ada aja yang dimainkan harga bobot hidup, pakan, pupuk, dan distribusi...emoticon-Big Grin
Quote:


Sekarang mang baksonya pelit ngasih bakso gan emoticon-Hammer2
Quote:


nggak juga lah
mang bakso depan rumah baik kok
kalau nambah kuah masih bisa
tetap saja harganya 10.000 ribu rupiah emoticon-Leh Uga
Awas banjir bawang gan.
Moga2 aja petani sendiri ga bunuh diri ya. Malu ma anak istrinya.
Trus terang, ini teror dalam bentuk lain bagi mereka.
swasembada
ini koq ga teriak2 pakistan menjajah/?
sebenenrya produk pakistan itu lebih banjir dari cina loh...

jeruk mandarin aja misalnya, mana ada lagi jeruk mandarin dari china?
ada juga jeruk kino pakistan tuh!

emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
ini bawang yg segede kepalan tangan kan set dah jauh brow enakan lokal hbis kalau bawang mah
Masih sedep bawang lokal emoticon-Big Grin