alexa-tracking

Seluruh Napi Teroris Telah Menyerahkan Diri

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af3bae1dac13e8f148b4580/seluruh-napi-teroris-telah-menyerahkan-diri
Seluruh Napi Teroris Telah Menyerahkan Diri
Seluruh Napi Teroris Telah Menyerahkan Diri

JPP, DEPOK - Menteri Koordinantor Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyatakan bahwa seluruh narapidana terorisme (napiter) yang melakukan kerusuhan dan penyanderaan anggota Polri di rumah tahanan (rutan) cabang Salemba di Kompleks Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, telah menyerahkan diri.

"Pada Kamis tanggal 10 Mei 2018 sebelum fajar, mereka (napiter) menyatakan menyerah tanpa syarat, satu persatu keluar dari posisi mereka dan menyerahkan diri kepada petugas dengan tanpa senjata sebanyak 145 orang," ungkapnya dalam konferensi pers di Mako Brimob, Depok, Kamis (10/5/2018).

Turut mendampingi Menko Wiranto dalam konferensi pers tersebut antara lain Kepala Staf Presiden Moeldoko, Kepala BIN Budi Gunawan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kepala BNPT Suhardi Alius.

Menurutnya, dalam menanggulangi kerusuhan napiter ini, sesuai dengan standar prosedur operasional yang berlaku secara universal, aparat keamanan telah memberikan ultimatum kepada mereka untuk menyerah atau menghadapi risiko serbuan dengan batasan waktu tertentu.

"Bagi sisa teroris yang tidak menyerah, dilakukan serbuan oleh aparat keamanan di lokasi bertahan mereka, dan dalam kontak tembak yang berlangsung singkat, 10 orang sisa napi teroris sisa menyerah," sambung Menko Wiranto.

Pada kesempatan tersebut, Menko Wiranto pun menegaskan bahwa Pemerintah akan selalu bersikap tegas dan tidak pandang bulu jika sudah berhadapan dengan terorisme dan radikalisme.

"Sesuai dengan sikap Pemerintah Indonesia yang telah berkali-kali disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, bahwa dalam menghadapi terorisme selalu bersikap tegas dan tidak pandang bulu. Mari kita lanjutkan kebersamaan dan tekad kita untuk melawan aksi terorisme dan radikalisme yang masih ada dalam kehidupan kita sebagai bangsa indonesia," tandasnya.

Sebelumnya, dalam konferensi pers di tempat yang sama, Wakapolri Komjen Syafrudin menyatakan bahwa operasi penanggulangan kerusuhan dan penyanderaan anggota Polri oleh napiter ini telah selesai, di mana operasi tersebut berlangsung selama 36 jam.

"Alhamdulillah, dengan penuh kesabaran, kami dapat menanggulangi ini semua dengan me-minimize (meminimalisir) korban dan ini operasi sudah berakhir pada pukul 7.15 pagi tadi, sudah selesai," katanya.

"Operasi penyanderaan dan pembunuhan sadis oleh tahanan ini berjalan selama 36 jam di mana terdapat 156 tahanan yang melakukan penyanderaan. Polri dalam menangani senantiasa sangat berupaya sepersuasif mungkin dan berkepala dingin. Saya selalu menekanan kepada tim untuk berkepala dingin walaupun teman-teman mereka jadi korban pembunuhan," tambahnya.

Atas keberhasilan operasi penanggulangan ini, Wakapolri pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri yang penuh kesabaran sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik, serta kepada seluruh rakyat Indonesia yang membantu dengan doa dan dukungannya.

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri yang penuh kesabaran melaksanakan tugas ini dengan baik. Ini sebuah tugas yang sangat berhasil. Dan juga pula kepada semua pihak yang membantu dengan doa, saya terima banyak doa dari WA (Whatsapp) kepada Polri, membantu dengan doa dan pikirian, tenaga dan support yang tulus dan ikhlas," tandasnya.

Adapun akibat kerusuhan yang dilakukan oleh napiter ini, sebanyak sembilan anggota Polri disandera di mana lima di antaranya telah gugur saat kejadian dan empat lainnya luka-luka yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit. Sementara dari pihak napiter terdapat satu orang tewas. (nba/pol)


Sumber : https://jpp.go.id/polkam/hankam/3208...nyerahkan-diri

---

Kumpulan Berita Terkait POLKAM :

- Seluruh Napi Teroris Telah Menyerahkan Diri Menko PMK Mendampingi Presiden Jokowi Menerima Kunjungan Wapres Iran

- Seluruh Napi Teroris Telah Menyerahkan Diri Pemerintah Belum Bersikap Soal Larangan Eks Napi Korupsi Jadi Caleg

- Seluruh Napi Teroris Telah Menyerahkan Diri Menko PMK Dorong Pendidikan Islam Kembangkan Pemikiran Moderat

Lebih cocok diganjar hukuman mati