alexa-tracking

Wakapolri Jelaskan Alasan Media Tidak Boleh Masuk Area Kerusuhan Napiter

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af3b095dac13ebc148b457b/wakapolri-jelaskan-alasan-media-tidak-boleh-masuk-area-kerusuhan-napiter
Wakapolri Jelaskan Alasan Media Tidak Boleh Masuk Area Kerusuhan Napiter
Wakapolri Jelaskan Alasan Media Tidak Boleh Masuk Area Kerusuhan Napiter

JPP, DEPOK -  Faktor keamanan menjadi dasar Kepolisian melarang awak media untuk meliput kerusuhan dan penyanderaan anggota polri oleh narapidana teroris (napiter) di rumah tahanan (rutan) cabang Salemba di Kompleks Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Hal tersebut diungkapkan Wakapolri Komjen Syafruddin dalam konferensi pers di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018).

"Perlu saya jelaskan, bukan melarang atau menyembunyikan peliputan tentang kejadian ini. Kenapa tidak kita izinkan ke dalam? Karena penyandera memiliki senjata yang dirampas dari anggota Polri yang terbunuh," jelasnya.

"Ada senjata panjang yang jarak tembaknya 500-800 meter dan itu bisa menjangkau sampai ke jalan. Sehingga, rekan-rekan sekalian kita alihkan ke tempat ini. Itu penjelasan saya, karena situasinya tidak aman," imbuh Wakapolri.

Lebih lanjut Wakapolri pun menyatakan bahwa operasi penanggulangan kerusuhan dan penyanderaan anggota Polri oleh napiter ini telah selesai, di mana operasi tersebut berlangsung selama 36 jam.

"Alhamdulillah, dengan penuh kesabaran, kami dapat menanggulangi ini semua dengan me-minimize (meminimalisir) korban dan ini operasi sudah berakhir pada pukul 7.15 pagi tadi, sudah selesai," katanya.

"Operasi penyanderaan dan pembunuhan sadis oleh tahanan ini berjalan selama 36 jam di mana terdapat 156 tahanan yang melakukan penyanderaan. Polri dalam menangani senantiasa sangat berupaya sepersuasif mungkin dan berkepala dingin. Saya selalu menekanan kepada tim untuk berkepala dingin walaupun teman-teman mereka jadi korban pembunuhan," tambahnya.

Atas keberhasilan operasi penanggulangan ini, Wakapolri pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri yang penuh kesabaran sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik, serta kepada seluruh rakyat Indonesia yang membantu dengan doa dan dukungannya.

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri yang penuh kesabaran melaksanakan tugas ini dengan baik. Ini sebuah tugas yang sangat berhasil. Dan juga pula kepada semua pihak yang membantu dengan doa, saya terima banyak doa dari WA (Whatsapp) kepada Polri, membantu dengan doa dan pikirian, tenaga dan support yang tulus dan ikhlas," tandasnya.

Adapun akibat kerusuhan yang dilakukan oleh napiter ini, sebanyak sembilan anggota Polri disandera di mana lima di antaranya telah gugur saat kejadian dan empat lainnya luka-luka yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit. Sementara dari pihak napiter tedapat satu orang tewas. (nba)


Sumber : https://jpp.go.id/polkam/hankam/3208...usuhan-napiter

---

Kumpulan Berita Terkait POLKAM :

- Wakapolri Jelaskan Alasan Media Tidak Boleh Masuk Area Kerusuhan Napiter Ini Tiga Elemen Kunci Penanggulangan Terorisme Menurut BNPT

- Wakapolri Jelaskan Alasan Media Tidak Boleh Masuk Area Kerusuhan Napiter Polri Targetkan Indonesia Bersih dari Miras Oplosan Sebelum Ramadan

- Wakapolri Jelaskan Alasan Media Tidak Boleh Masuk Area Kerusuhan Napiter Wakapolri Instruksikan Tindak Tegas Pelaku Terkait Miras Oplosan

×