alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Napi Teroris Kuasai Seluruh Rutan Mako Brimob, Termasuk Tempat Ahok Ditahan
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af39453dc06bde75c8b4567/napi-teroris-kuasai-seluruh-rutan-mako-brimob-termasuk-tempat-ahok-ditahan

Napi Teroris Kuasai Seluruh Rutan Mako Brimob, Termasuk Tempat Ahok Ditahan

Napi Teroris Kuasai Seluruh Rutan Mako Brimob, Termasuk Tempat Ahok Ditahan

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto menuturkan bahwa saat ini narapidana terorisme telah mengusai seluruh blok yang ada di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, termasuk blok tempat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ditahan.

Menurut Setyo, napi terorisme menguasai enam blok tahanan terletak di dalam tiga gedung.

"Satu rutan ada enam blok, sekarang semua sudah dikuasai," ujar Setyo saat memberikan keterangan di Markas Korps Sabhara Baharkam, Depok, Rabu (9/5/2018).

"Gedung A, B, C itu sudah dikuasai semua, memang semua tahanan itu ada di situ semua. Satu kompleks ada 6 blok," ucap Setyo saat ditanya soal tempat Ahok ditahan.


Baca juga : Polisi yang Gugur di Mako Brimob Alami Luka Tembak hingga Sayatan

Setyo menuturkan pihaknya belum bisa memastikan kondisi tahanan yang lain. Sebab, polisi kesulitan untuk masuk ke area rutan yang dikuasi oleh penyandera.

Ia juga belum bisa memastikan jumlah napi teroris yang menjadi pihak penyandera. Namun, kata Setyo, ada sekitar 30 sampai 40 orang yang pertama kali melakukan provokasi kericuhan dan membobol teralis besi tahanan di gedung C.

Kelompok tersebut kemudian menguasai seluruh area Rutan Mako Brimob.

"Sekitar 30 sampai 40 orang dari kelompok yang keras. Artinya mereka yang awalnya melakukan provokasi," kata Setyo.

Baca juga : Satu Polisi yang Gugur di Mako Brimob Bertugas di KPK Setahun Terakhir

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal mengungkapkan bahwa terdapat korban jiwa dalam insiden keributan antara narapidana terorisme dan beberapa polisi di Markas Korps Brimob Kelapa Dua, Depok, pada Selasa (8/5/2018) malam.

Menurut Iqbal, lima polisi gugur dan satu narapidana tewas dalam insiden tersebut. Satu narapidana terorisme itu ditembak karena melawan dan merebut senjata petugas.

"Kami sampaikan bahwa kejadian insiden ini memakan korban jiwa. Ada lima rekan kami dan satu dari mereka (narapidana terorisme) terpaksa kami lakukan upaya kepolisian karena melawan dan mengambil senjata petugas," ujar Iqbal saat memberikan keterangan pada awal media yang meliput tak jauh dari gerbang Mako Brimob, Rabu (9/5/2018).

Saat ini, kata Iqbal, enam jenazah sudah di bawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Rekan kami yang gugur saat ini sudah di RS Polri Kramat Jati," kata Iqbal.

Baca lebih lanjut soal perkembangan negosiasi dengan napi...

Satu polisi disandera

Sementara itu, masih ada satu anggota polisi yang disandera oleh narapidana terorisme di dalam rutan Mako Brimob.

Namun ia memastikan pihak kepolisian telah mengamankan situasi sehingga tidak akan melebar ke luar area Mako Brimob. Selain itu, proses negosiasi pun masih terus dilakukan.

"Satu rekan kami masih di dalam sedang disandera saat ini di tengah situasi kondusif kami dapat mengamankan situasi dan memblokir tahanan tersebut sehingga tidak melebar keluar. kami terus melakukan negosiasi," ucapnya.

Iqbal menuturkan, insiden antara narapidana terorisme dan beberapa polisi berawal dari keributan antara tahanan dan petugas kepolisian.


Keributan tersebut bermula dari penolakan pihak keluarga narapidana terorisme saat polisi hendak memeriksa makanan yang dibawa. Ketika itu pihak keluarga bermaksud menjenguk salah satu narapidana terorisme.

"Bahwa pemicunya adalah hal yang sepele, pemicunya adalah masalah makanan," ujar Iqbal.

Iqbal menegaskan, sesuai standar prosedur operasional, seluruh makanan yang berasal dari luar dan diberikan kepada tahanan harus melalui pemeriksaan.

"Sesuai SOP memang makanan diverifikasi oleh kami apakah ada barang-barang lain, itu terjadi keributan, cekcok," kata Iqbal.

Saat terjadi keributan beberapa petugas polisi disandera. Ada enam polisi yang disandera sejak kemarin dan senjata diduga direbut oleh para tahanan narapidana teroris.

"Sehingga langkah-langkah yang kami ambil pertama melakukan upaya kepolisian untuk mengendalikan situasi. Alhamdulillah situasi sejak kemarin hingga hari ini sangat terkendali karena kami mengutamakan upaya persuasif yaitu negosiasi kepada beberapa tahanan yang ingin dan mau diajak untuk komunikasi," tuturnya.

Satu polisi disandera

Sementara itu, masih ada satu anggota polisi yang disandera oleh narapidana terorisme di dalam rutan Mako Brimob.

Namun ia memastikan pihak kepolisian telah mengamankan situasi sehingga tidak akan melebar ke luar area Mako Brimob. Selain itu, proses negosiasi pun masih terus dilakukan.

"Satu rekan kami masih di dalam sedang disandera saat ini di tengah situasi kondusif kami dapat mengamankan situasi dan memblokir tahanan tersebut sehingga tidak melebar keluar. kami terus melakukan negosiasi," ucapnya.


Iqbal menuturkan, insiden antara narapidana terorisme dan beberapa polisi berawal dari keributan antara tahanan dan petugas kepolisian.

Keributan tersebut bermula dari penolakan pihak keluarga narapidana terorisme saat polisi hendak memeriksa makanan yang dibawa. Ketika itu pihak keluarga bermaksud menjenguk salah satu narapidana terorisme.

"Bahwa pemicunya adalah hal yang sepele, pemicunya adalah masalah makanan," ujar Iqbal.

Iqbal menegaskan, sesuai standar prosedur operasional, seluruh makanan yang berasal dari luar dan diberikan kepada tahanan harus melalui pemeriksaan.

"Sesuai SOP memang makanan diverifikasi oleh kami apakah ada barang-barang lain, itu terjadi keributan, cekcok," kata Iqbal.

Saat terjadi keributan beberapa petugas polisi disandera. Ada enam polisi yang disandera sejak kemarin dan senjata diduga direbut oleh para tahanan narapidana teroris.

"Sehingga langkah-langkah yang kami ambil pertama melakukan upaya kepolisian untuk mengendalikan situasi. Alhamdulillah situasi sejak kemarin hingga hari ini sangat terkendali karena kami mengutamakan upaya persuasif yaitu negosiasi kepada beberapa tahanan yang ingin dan mau diajak untuk komunikasi," tuturnya.

----



TS belum bisa berkomentar karena Napi Saat ini memantau internet jua .
Diubah oleh: muhamadbayu11
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 3
Save ahok
.
MAKO BRIMOB
.
MARKAS
KOMANDO
.
kurang mentereng apalagi coba namanya
.
Quote:


Korps sipil berdelusi militer emoticon-Traveller
Ini false flag apa bukan sih? Jaman jokowi demen bgt bikin false flag soalnya kyk bom thamrin. Gw curiganya nih false flag juga buat pengalihan isu dolar 14rb.
makanya jangan pelihara terorisemoticon-Toast
Bagaimana bisa Satuan Elite Densus bisa begini di markasnya Sendiri .
Jangan Heran Densus sering liat di berita lebih sering menangkap bomb Panci dan sebagainya yang remeh Temeh .
Gak bisa lah dibanding Koppasus atau SWAT nya US .
ahok aman lah, dilindungin 1000 jin mijon


Quote:

Kya d TV2 yh bray
Rutan d bajak

Padahal yg jagain udh biasa nangkep teroris
Nega nego nega nego... serahin ma kopassus aja biar cepet beres.. emoticon-Blue Guy Bata (L)
Quote:


yg ini beneran kecolongan deh hihihi
yg thanrin beneran rekayasa hahaha
Quote:



Ngga lah.
santai aja lah..si ahok nggak di sana kok.
kalau di sana pasti jadi berita heboh lah.
para nastak bakal kesurupan menangis meraung2.
Tpi panastaik sini pada nyantai aja, kirim bunga kek atau balon gtu buat ucapan simpati emoticon-Marah
Terorisnya gak berani sandera AHOK... emoticon-Leh Uga

Karena sudah diumpat AHOK duluan.

Ahok : kalo loe sandera gue, gak ada GUNANYA GUOBLOKK TOLOL KADAL LOE emoticon-Ngakak
Lah ini kan maunya kelen..?:
Napi Teroris Kuasai Seluruh Rutan Mako Brimob, Termasuk Tempat Ahok Ditahan
Quote:


flase flag bray, sampe ada yg mati 5.. jeduker emang harus dimusnahkan... kembalikan kejayaan majapahit..emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)
Quote:


Kurangi dengki, biar ente bisa mikir objektif tanpa bias
Kasian hahaha berharap Ahok mati, tapi nyatanya tahun depan dia bebas, buat injak babi rizik, dan nasbung2 taikk HAHAHAHAHA
Coba2 deh nyandra Ahok, bakalan kena umpat Ahok tuh...
emoticon-Ngakak
Quote:


klo lu percaya ini settingan, lu gak ubahnya nasbung yg berusaha nutupin aib kaumnya dengan bilang semuanya settingan.

thamrin settingan
saracen settingan

suatu saat keluarga elu dibom, trus orang bilang itu settingan, lu rela kagak?
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di