alexa-tracking

Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af30d4998e31ba2198b4568/foto-begini-sepinya-proyek-meikarta-kok-tidak-banyak-pekerja-terlihat-ya
Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?
Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta

Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?
9 Mei 2018

Published by Fitang Budhi Adhita


Cikarang, IDN Times - Lippo Group sedang menggarap pembangunan kota baru di kawasan Cikarang yang diberi nama Meikarta. Kemunculan Meikarta sejak pertengahan tahun lalu menjadi perhatian masyarakat karena promosinya yang sangat masif.

Namun belakangan ini beredar surat pemberhentian sementara dari pihak Lippo Group kepada kontraktornya, PT Total Bangun Persada, berisikan pemberhentian para subkontraktor. IDN Times mencoba menelusuri langsung ke lokasi pembangunan kota baru milik Lippo Group tersebut.

1. Tidak terlihat ada pekerja di proyek Meikarta
Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?IDN Times/Fitang Budhi Adhitia


Jalan akses masuk menuju proyek Meikarta terlihat sangat sepi. Hanya ada beberapa orang petugas keamanan saja yang berjaga di lokasi tersebut.


2. Crane proyek tanpa operator
Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?IDN Times/Fitang Budhi Adhitia


Hanya terlihat belasan crane proyek menjulang tinggi tanpa ada operator di dalamnya. Terlihat sudah mulai ada pembangunan pondasi di kawasan tersebut.

3. Pembangunan orange country tetap berjalan

Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?IDN Times/Fitang Budhi Adhitia


Orange Country adalah kawasan Central Business District (CBD) di Meikarta. Proyek tersebut terlihat masih tetap berjalan walaupun pekerja pada proyek tersebut jumlahnya terlihat sedikit untuk membangun megaproyek tersebut.


4. Marketing office Meikarta masih tetap bekerja


Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?IDN Times/Fitang Budhi Adhitia


Meskipun terlihat pembangunan proyek terhenti, namun marketing office yang masih berada dalam satu kawasan Meikarta tersebut masih tetap melakukan operasional seperti biasa untuk menawarkan unit-unit apartemen yang masih tersedia.

SOURCE:
https://www.yukepo.com/dunia/asia/fo...pindah-kesana/


Kontraktor Hentikan Pembangunan Apartemen Meikarta
Rabu, 09 Mei 2018 10:33 WIB


[ltr]Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?[/ltr]
[ltr]Alat berat di proyek Meikarta (foto: Robinsar Nainggolan)[/ltr]

Jakarta , Law-Justice.co - PT Total Bangun Persada (Total), salah satu kontraktor pembangunan apartemen di Meikarta, meminta 15 subkontraktornya menghentikan sementara kegiatan di proyek sampai dengan waktu yang akan diinformasikan kemudian. Korporasi tersebut menyatakan hal itu dalam surat tertulisnya yang bertanggal 28 April 2018, perihal: “Penghentian Sementara Pekerjaan Finishing Tower EF”.

Baca juga : Saham Properti Lippo Negatif, Imbas Penjualan Meikarta Turun


Tidak dijelaskan mengapa mereka menghentikan sementara pekerjaan finishing tersebut. Hanya disebut, ”menindaklanjuti surat yang sudah kami sampaikan kepada Lippo Cikarang tanggal 23 April 2018. Bahwa sampai saat ini kami belum bisa menemukan titik temu mengenai hal tersebut.”


Lebih lanjut dalam surat yang ditujukan kepada 15 perusahaan itu berbunyi: “Dengan ini kami instruksikan kepada semua subkontraktor terkait terhitung mulai  Senin tanggal 30 April 2018 menghentikan sementara  kegiatan di proyek sampai dengan waktu yang akan diinformasikan kemudian.”


Baca juga : Lippo Berkelit, Banjir Meikarta Sebab Intensitas Hujan Tinggi


Adapun ke 15 perusahaan tersebut adalah PT Rajawali Karya Gemilang, CV Indah Jaya, CV Agung Putra, CV Putra Mbarep, CV Surya Jaya Gemilang, PT Bumi Graha Perkasa, PT Satria Gesit Perkasa, PT Karya Logam, PT Jaya Abadi Alumindo Abadi, PT Lancar Jaya PT Numiraya Inti Pualam, PT COZI Cipta Kreasi, PT Cipta Graha, PT Multi Prima wood dan PT Gohphas Grafis Utama.


Menurut kabar yang terbetik, penghentian pembangunan ini akibat pembayaran yang tak beres dari pemilik Meikarta, Lippo Group. Law.justice.co telah menghubungi Edwin Rahadijan Widjaja, project manager Total tapi dia, kata operator perusahaan yang menjawab telepon, ”sedang di lapangan.”


Baca juga : Mereka yang Tersingkir dari Tanahnya Sendiri


Law.justice.co juga telah meminta keterangan dari tiga subkontraktor: PT Rajawali Karya Gemilang, PT Bumi Graha Perkasa dan PT Satria Gesit Perkasa. Namun belum satu pun dari mereka yang menyahuti.

https://law-justice.co/kontraktor-hentikan-pembangunan-apartemen-meikarta.html


Lippo: Proyek Meikarta Tidak Berhenti!
MARKET - Monica Wareza, CNBC Indonesia 09 May 2018 14:23


Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?
Foto: ist

Jakarta, CNBC Indonesia - Manajemen Lippo Group membantah pembangunan mega proyek Meikarta terhenti. Manajemen PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menegaskan bahwa perseoran terus melanjutkan pembangunan proyek tersebut.

Head Of Corporate Communication Lippo Karawaci Danang Kemayan Jati menjelaskan, "Proyek Meikarta tidak berhenti. Justru kita sedang bangun 92 tower dan Desember 2018 sampai dengan 19 akan diserahterimakan 18 tower," kata Danang. 

Danang menjelaskan, informasi yang menyebutkan kontraktor menghentikan pengerjaan proyek Meikarta adalah hoax. 
Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?
PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) beberapa waktu lalu mengklarifikasi melalui rilis yang dikeluarkan pada 1 Mei 2018 yang ditandatangani Sekretaris Perusahaan Mahmilan Sugiyo Warsana.

PILIHAN REDAKSI

Menurut Mahmilan, perseroan mendapatkan kepercayaan untuk pekerjaan finishing di Tower EF pada Proyek Orange County. Pada setiap pekerjaan konstruksi dilaksanakan memenuhi persyaratan agar pembangunan dapat berjalan sesuai dengan mutu, waktu, dan biaya yang telah disepakati dengan pelanggan. 

"Pekerjaan Finishing Tower EF dimulai sejak tanggal 1 November 2017. Beberapa hari ini telah beredar di Media Sosial Memorandum Internal terkait dengan Pekerjaan Finishing Tower EF tersebut. Dengan ini dapat kami sampaikan klarifikasi bahwa Pekerjaan Finishing Tower EF pada Proyek Orange County terus berjalan sebagaimana yang telah direncanakan dan disepakati dengan Pelanggan kami, dan diharapkan unit-unit hunian dapat diselesaikan tepat waktu kepada konsumen," kata Mahmilan melalui rilisnya.

[size={defaultattr}][size={defaultattr}]https://www.cnbcindonesia.com/market...tidak-berhenti[/size][/size]


Pra-penjualan Meikarta mencapai Rp 8 triliun

Jumat, 07 Juli 2017 / 12:23 WIB

Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?

BERITA TERKAIT

JAKARTA. Grup Lippo lewat anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) terus mengebut pembangunan mega proyek Meikarta. Maklum, pengembang ini berencana membangun di tahap I sebanyak 200 menara hunian dan komersial dengan total 225.000 unit.

Setelah peluncuran pada bulan Mei kemarin, Lippo Karawaci mengklaim sudah menjual hingga 16.800 unit apartemen. "Seluruh unit tersebut sedang tahap pembangunan dan bakal menyusul peluncuran (proyek) berikutnya," ucap Ketut Budi Wijaya, CEO Meikarta, Kamis (6/7).


BACA JUGA


Ia menargetkan serah terima apartemen tersebut bisa terlaksana akhir tahun 2018. Adapun hasil prapenjualan dari proyek dengan kisaran harga Rp 8 juta sampai Rp 12,5 juta per meter persegi (m) tersebut sudah mencapai Rp 8 triliun.

Sayang, Ketut enggan menyebut target penjualan dari proyek Meikarta hingga akhir tahun ini. "Yang penting tahap pertama akan dibangun 225.000 unit dulu," ujarnya.


Ddari unit yang terjual, permintaan tertinggi berasal dari kalangan menengah. Komposisi menengah ke bawah masih sedikit.


Sementara untuk infrastruktur, pihaknya juga tengah tahap pembangunan. Misalnya taman (central park) dan danau buatan.


Selain apartemen, di tahap pertama ini juga telah dibangun proyek lain. Seperti mal, sekolah, universitas, rumah sakit, dan perkantoran.


Investasi embangunan proyek ini mencapai Rp 287 triliun. Namun, Ketut mengaku belum mengetahui secara persis berapa dana yang sudah dikeluarkan.


Permodalan investasi ini, menurutnya akan berasal dari kas internal serta hasil kerjasama dengan pihak asing seperti dengan Mitsubishi dan Toyota, dengan komposisi 40% dan 60%. Selain itu juga ada penjajakan dengan pihak bank asing.


Lippo sudah membebaskan hingga 189 hektare di proyek tersebut dan lahan untuk tahap pertama sudah tersedia. Adapun persoalan izin, kata Ketut sudah aman baik dari Pemerintah Kota Bekasi maupun Pemprov Jawa Barat.

https://industri.kontan.co.id/news/p...i-rp-8-triliun

--------------------------

Mudah-mudahan saja tidak sampai terbengkalai sehingga akhir proyek ini hanya menyisakan bangunan-bangunan angker bak komplek perumahan hantu seperti di proyek hambalang Bogor atau seperti kota hantu di China 

emoticon-Takut
proyek ilegal? emoticon-Leh Uga
image-url-apps
Wah melihat ini jadi takut program DP rusun 0% itu gimana jadinya ya????
KASKUS Ads
Pan pekerjanya udah pada disuruh pulang sama PMnya kemarin?
image-url-apps
Bubar emoticon-Ngakak
image-url-apps
Enih mega proyek kan ya,apakah bakal mangkrak total? Sepertinya si ndak emoticon-Amazed
image-url-apps
jadiin kota gengster aja emoticon-Leh Uga
proyek gaya premanisme.

pemerintah dianggap bukan siapa2.
image-url-apps
Karena ilegal jadi banyak masalah
"Kota Hantu" Kangbashi, Bencana Perkotaan di China
02/08/2016, 19:00 WIB

Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?
Jalanan lengang menjadi keseharian di kota Ordos, Mongolia Dalam, China.(Raphael Olivier/Daily Mail)

KOMPAS.com - Kota bernama Ordos atau Kangbashi di China disebut-sebut sebagai kota hantu terbesar di dunia. Pasalnya, hampir semua bangunan di sana kosong dan kotanya sendiri tidak berpenduduk. Terletak di provinsi terpencil Mongolia,

Ordos berada di seperenam lokasi cadangan batubara China dan menjadikannya menarik untuk pusat pengembangan. Pada akhir 1990-an dan awal 2000-an, perusahaan tambang swasta mendapatkan izin untuk menggali batubara di Ordos.

Hal itu kemudian menimbulkan dampak bisnis yang menghasilkan banyak pendapatan pajak. "Pemerintah setempat kemudian memutuskan secara ambisius untuk membangun kota ini dari nol," kata fotografer Raphael Oliver yang membuat rangkaian foto Kangbashi berjudul 'Ordos-A Failed Utopia.'

Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?
Kantor pemerintahan direlokasi dari kabupaten yang berjarak 20 mil di utara ke Ordos agar membuat para pekerja pemerintahan tertarik tinggal di dekat tempat kerja.(Raphael Olivier) Pada 2005, pemerintah mulai menginvestasikan ratusan juta Renminbi untuk membangun infrastruktur dan properti.

Namun selang lima tahun kemudian, tepatnya pada 2010, melimpahnya perumahan yang tidak ada sama sekali calon pembelinya, menyebabkan bubble atau gelembung hingga akhirnya meledak.

Tingginya pajak properti juga membuat banyak keluarga urung pindah ke Ordos. Selain itu, Kota Baru Ordos ini hanya berjarak beberapa kilometer dari 'Kota Lama Ordos' sehingga membuat orang-orang tak melihat keuntungan untuk pindah.

"Pada akhirnya, hanya pejabat pemerintahan dan pekerja konstruksi yang secara efektif tinggal di sini dan meninggalkan bagian lain kota hingga benar-benar kosong," ungkap Olivier.

Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?
Apartemen kosong di Ordos Kangbashi, China.

Beberapa bangunan seperti apartemen, ruang perkantoran, dan bahkan stadion olahraga mengalami kekosongan. Kebanyakan apartemen Ordos mengalami kekosongan hingga 90 persen sejak 2010. Stadion Ordos Dongsheng yang memiliki kapasitas 35.000 penonton sampai saat ini tidak pernah terisi penuh sesuai kapasitasnya.

Bukan hanya itu, tekanan untuk membangun cepat dan murah meninggalkan sejumlah struktur bangunan rusak selepas konstruksi selesai. Selain itu banyak juga bangunan yang mangkrak.

Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?
Stadion Ordos Dongsheng yang memiliki kapasitas 35 ribu penonton sampai saat ini tidak pernah terisi penuh sesuai kapasitasnya.(Raphael Olivier)

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah setempat berupaya untuk mendatangkan penghuni ke Ordos. Para petani diberikan iming-iming kompensasi dan apartemen gratis agar mau pindah. Kantor pemerintahan direlokasi dari kabupaten yang berjarak 20 mil di utara ke Ordos agar membuat para pekerja pemerintahan tertarik tinggal di dekat tempat kerja.

Sebagai hasil dari upaya tersebut, kini Ordos diklaim memiliki 100.000 penghuni. Kendati begitu, angka tersebut masih sulit dibuktikan bahkan beberapa spekulasi menyebutkan bahwa pemerintahan menyembunyikan jumlah asli penghuni Ordos untuk menutup bencana pembangunan perkotaan ini.

Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?
Museum Ordos dengan desain yang unik namun jarang dikunjungi karena minimnya penduduk dan pengunjung ke kota itu.(Raphael Olivier/Daily Mail)

Olivier kemudian menyebut langkah pemerintah untuk membangun dan orang-orang yang diperkirakan akan datang merupakan kegagalan luar biasa dalam pembangunan perkotaan.

Hal ini secara representatif menunjukkan masalah serius di China ketika para pejabat di sana berharap adanya ledakan penduduk hingga dua kali lipat pada 2020. "Fenomena ini benar-benar seperti kanker dalam pengembangan negara China dan menjadi ancaman serius bagi perekonomian mereka," tandas Olivier.

https://properti.kompas.com/read/201...otaan.di.China
image-url-apps
Lippo udah gak dipercaya sama investor menlen. Kebanyakan boongnya
image-url-apps


Quote:

Kata ahok: weekdays nipu manusia, weekend nipu tuhan..
image-url-apps
itu pekerjanya lagi ngumpet makan siang sama tidur
emoticon-Marah


emoticon-Leh Uga
image-url-apps
Quote:

Sebelum jamannya ahok masuk jakarta, udah ada peribahasa gitu....
Gw udah dengar langsung dari mulutnya yg pernah jadi korban jaman bank lippo. Gara2 lippo hilang rumah, hilang mobil, bangkrut
image-url-apps
Masih banyak duitnya tuh

Saham sendiri diborong
Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?


Foto-foto Kota Hantu Kangbashi di Cina. Tertarik Pindah Kesana?
18 JUNI 2017


Cina memang selalu penuh dengan kejutan. Bukan hanya kulinernya yang aneh atau budayanya yang seringkali membuat orang terheran-heran, kini bahkan Cina kembali mengejutkan dunia dengan adanya sebuah ‘kota hantu’ yang terletak di tengah-tengah padang pasir di kawasan Inner Mongolia.

Kawasan yang bernama Kangbashi ini mendapat julukan ‘kota hantu’ karena populasinya yang tidak mencapai seperempat dari kapasitas asli wilayah ini. Kangbashi sebenarnya merupakan wilayah yang terletak di dalam kawasan Ordos, sebuah kawasan urban dengan jumlah penduduk sebanyak dua juta. Akan tetapi Kangbashi yang memang baru dibangun ini tidak kunjung terisi bahkan setelah satu dekade dari dibukanya wilayah ini untuk umum.


Proses pembangunan Kangbashi dimulai oleh sejumlah investor pada tahun 2003, namun proyek ini dengan cepat mengalami kebuntuan. Investor mencabut dananya dan kontraktor beranjak pergi menjadikan wilayah ini terbengkalai. Beberapa gedung dan tempat tinggal yang berhasil diselesaikan pun tidak kunjung memiliki penghuni karena harganya yang tinggi dan kurangnya kegiatan pemasaran.


Beberapa fotografer dan reporter yang tertarik dengan kisah mengenai ‘kota hantu’ ini lantas berdatangan ke Kangbashi dan memotret keadaan sebenarnya. Berikut foto-foto Kota Kangbashi yang menggambarkan betapa kosongnya wilayah ini.

1. Patung Kuda ini menjadi salah satu penanda Kangbashi
Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?

www.thebohemianblog.com

2. Kota cantik ini sebenarnya merupakan proyek yang tidak selesai
Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?

www.thebohemianblog.com

3. Kangbashi masih memiliki fasilitas umum yang beroperasi seperti perpustakaan, meski tidak ada pengunjung yang terlihat
Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?

content.time.com

4. Meski tidak berpenghuni, kota ini memiliki bentuk arsitektur modern yang unik
Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?

content.time.com

5. Apartemen siap huni di Kangbashi ini kosong selama lebih dari satu dekade
Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?

content.time.com

6. Wilayah ini dibangun di daerah dimana Genghis Khan berasal
Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?

www.thebohemianblog.com

7. Jalanan yang kosong memastikan bahwa kamu tidak akan mengalami kemacetan di Kangbashi
Foto: Begini Sepinya Proyek Meikarta. Kok tidak banyak pekerja terlihat ya?

www.dailymail.co.uk

Desain futuristik yang diusung oleh kota Kangbashi, dipadukan dengan kosongnya kota ini, menjadikan Kangbashi terasa seperti sebuah utopia yang gagal, menurut seorang fotografer yang mengunjungi Kangbashi. Namun bagi pemerintah Cina, Kangbashi adalah salah satu bukti pembangunan dan pengembangan negaranya meski gagal.


Seiring dengan berbagai pemberitaan oleh berbagai media baik didalam maupun diluar Cina, Kangbashi kini mendapatkan popularitas. Kabar terakhir menyatakan bahwa Kangbashi sudah bukan merupakan ‘kota hantu’ lagi karena kini Kangbashi sudah memiliki penduduk tetapnya dan hampir terisi penuh.


Bagaimanapun, Kangbashi menjadi pengingat bagi kita bahwa tidak semua hal dapat berjalan lancar. Meski Cina merupakan negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi, ternyata prestasi ini diraih dengan berbagai kegagalan di baliknya pula, salah satunya adalah kota Kangbashi. Begitupun dengan kita, tidak ada jalan lancar menuju kesuksesan. Dalam sebuah kesuksesan pasti terdapat banyak kuburan kegagalan di belakangnya.

https://www.yukepo.com/dunia/asia/fo...pindah-kesana/



image-url-apps
resiko nih
image-url-apps
bisa jadi wisata kota hantu ini mah...
bau bau mangkrak bre
image-url-apps
kalo berita gini viral kan secara gak langsung pamor tetep menarik, ane liat dari gaya beritanya gitu iykwim
×