alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Syahganda: Tak Ada Presiden Di Negara Manapun Bicara Seperti Jokowi
3.67 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af30163dac13e19198b4568/syahganda-tak-ada-presiden-di-negara-manapun-bicara-seperti-jokowi

Syahganda: Tak Ada Presiden Di Negara Manapun Bicara Seperti Jokowi

Syahganda: Tak Ada Presiden Di Negara Manapun Bicara Seperti Jokowi

Bisa jadi pidato Presiden Jokowi tentang berharganya racun kalajengking sebagai kode. Jokowi butuh jaringan yang kuat.

"Dia (Jokowi) butuh kekuatan seperti kalajengking atau apa, kita kan nggak tahu tapi kalau bahasa rasional ini kan nggak jelas, tidak ada seorang presiden di negara manapun berbicara seperti ini. Apa namanya, terlalu lucu terlalu naif karena orang harus bicara nyata," ujar Direktur Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan di DPP PAN, Jalan Senopati, Jakarta, Kamis petang (3/5).

Jika dikilas balik, kata Syahganda, sudah seringkali Jokowi menggunakan simbol dalam pemerintahannya.

"Pertama gini Jokowi manusia dengan banyak simbol tahun lalu kodok, terus simbolnya burung, kemudian sekarang kalajengking," urai mantan aktivis 90an tersebut.

Menurut dia, sebagai presiden seharusnya Jokowi membicarakan hal-hal yang riil, bukan justru mengarahkan ke budidaya racun kalajengking.

"Contoh pengembangan produksi singkong dan lele, kalau kalajengking orang tidak tahu supply demandnya dan kebutuhan orang seberapa besar akan racun tersebut," terangnya.[wid]

nganu

ah pak ganda ini terlalu naif
omongan jokowi itu tidak bisa diartikan langsung begitu
kalimatnya sangat meroket melangit, sangat filosofis
sehingga perlu dtitafsirkan dahulu oleh para ahli tafsir nastaik

memang tidak ada lagi presiden spt ini
seharusnya kita bangga dong
kalo belum mati baiknya jangan dikubur dulu emoticon-Big Grin
Urutan Terlama
Karena setiap pemimpin itu unik
Berbeda satu sama lain emoticon-Smilie
Nganu
Ga ada bedanya sama mentri2nya
Syahganda: Tak Ada Presiden Di Negara Manapun Bicara Seperti Jokowi
Syahganda: Tak Ada Presiden Di Negara Manapun Bicara Seperti Jokowi
Diubah oleh bingbongbing
SELAWAK LAWAKNYA JOKEWI

GUE RASA TRUMP JAUH LEBIH LAWAK
TAPI NEGARANYA UDH ADIDAYA SIH AUTOPILOT JUGA MASIH BISA JALAN

DAN ELIT ELIT TENAGA AHLI NYA JUGA TERDEPAN



ADA GITU PRESIDEN NANTANG PERANG TOMBOL NUKLIR GUE LEBIH GEDE DARI PUNYA KIM JONG UN ?
GESREK

DI INDONESIA SENDIRI SAINGAN JOKOWI JUGA LAWAK ABIS, PIDATO HEBOH SUMBER NOVEL


NIKMATIN AJA BRE
Perlu akhli tapsir bersertipikat SNI utk menganu sabda fuckde..
ntar investor cina masuk nyari kalajengking situ kelojotan, gimana eneh emoticon-Big Grin
Quote:


Lah.. otak lo mentok di kalajengking yg lu salahin yg ngomong.. Mgk nangkep pesan terlalu sulit bagi sbgn orang.
Mending lu njengking biar dicoblos dr belakang oleh adinda didit wowok..
Diubah oleh geert.wilders
butuh otak mini untuk ngerti bahasa jokowi
kalo otaknya standar manusia gak akan ngerti
ane cuman kadang kurang suka kalau jokowi udah ngemeng tiba2 diam trus lanjut ngomong lagi trus diam lagi
Quote:

Meroket itu maksudnya kaya ekor scorpio gituh.

maklumin aja pak...

his public speaking sucks



emoticon-Ngakak
Diubah oleh setiapmenit
iyak banyak ngibulnya emoticon-Ngakak (S)
Quote:


Otak mini? Apa maksudmu? Ana sebagai nastak nggk terima dengan penghinaan ini! Heh, asal tau aja ya, Jokowi itu punya otak internasional, tau! Jadi ya wajar kalo banyak yang nggk ngerti bahasanya Jokowi!

Yu don ting ebot det! emoticon-Mad
Diubah oleh coro.coco.dile
ya iyalah
hanya jokowi prediden yg ngomongnya pake bhs Indo

Syahganda Nainngolan, Preman ITB & mantan Narapidana

Syahganda Nainggolan

Latar Belakang Pendidikan

Syahganda di Drop-Out (DO) dari ITB dan Bekas Narapidana, Selepas dari penjara karena melakukan tindak kriminal di kampus ITB yaitu melakukan pemukulan terhadap polisi dan mengancam dosen dengan golok, Boleh tanya ke @fadjroel dan @pramonoanung serta para aktivis ITB angkatan 80-an, mereka tahu benar syahganda bukan aktivis 5 Agustus!

Latar Belakang Politik

Tumbangnya Orde Baru memberi ruang pada seluruh rakyat utk berdemokrasi Maraknya partai politik menjadi harapan bagi syahganda menapak karier politik. Syahganda seketika berbenah, saat Habibie jadi presiden, terkenallah orang bernama Adi Sasono pada masa itu. Dan syahganda yang kebetulan satu alumni ITB sudah lama kenal dengan sang tokoh semakin merapat dengan mendukung Adi Sasono untuk mencalonkan diri jadi presiden jika Habibie ditolak MPR.

Pada masa Habibie menjadi presiden, Adi Sasono yang saat itu sudah menjadi Menteri Koperasi menjadi orang kepercayaan presiden Habibie.Kesempatan ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, Sebagai menkop dan orang kepercayaan Habibie, Adi sasono mendapat dana APBN yg tdk sedikit.

Masih ingatkah iklan Kompas 1 hal Adi Sasono for President pada akhir tahun 98 yang sangat menghebohkan itu?http://groups.yahoo.com/group/gosip-politik/message/2531

Kerja politik syahganda makin intens dan zigzag demi utk melicinkan jalan Adi Sasono yang mereka percaya bakal jadi presiden kalau ORBA tumbang. Maka dibentuklah Ormas Daulat Rakyat dengan ketuanya Cacuk Sudaryanto dirjen koperasi saat itu dengan memakai dana JPS dan KUT sebesar 7 T ! Fantastis bukan ?

Pada Pemilu 1999 Ormas Daulat Rakyat ini menjelma menjadi PARTAI DAULAT RAKYAT (PDR) Dapat dibayangkan Adi Sasono yang menjadi Menteri Koperasi mndapat uang Rp 24 triliun dan membengkak menjadi 80 triliun punya partai.

Syahganda dipercaya sebagai salah satu yang mendistribusikn uang tersebut. Melalui pembentukan koperasi-koperasi fiktif untuk menyalurkn Dana tanpa kolateral itu, Syahganda Panen Besar !!!

Dan seperti kita duga, ada sekitar lebih dari Rp 7 triliun dana JPS dan KUT tersebut yang tidak bisa dipertanggung jawaban alias dikorupsi.

Rontok Habibie, rontok juga Adi Sasono. Namun bukan Syahganda kalau tdk bisa menjilat ludah dan bermanuver. Dengan uang hasil korupsi Jaring Pengaman Sosial (JPS) dengan kawannya sesama penjilat yang lain mereka membentuk Partai Merdeka tetap dengan Adi Sasono sebagai patron.

Pada tahun 2004 Syahganda menjadi Caleg Partai Merdeka dari DAPIL Tangerang dan yakin lolos ke Senayan karena mereka sudah membentuk Ormas Buruh yaitu PPMI.

Sempat Jumhur Hidayat sekarang kepala BNP2TKI berantem dengan Syahganda gara-gara uang JPS tersebut . Wardah Hafidz dari UPC pernah secara gamblang mengemukakan tentang

penyalah gunaan dana JPS (Jaringan Pengaman Sosial) dalam kerangka politik uang (money politics) dan dana sebesar Rp.200 milliar dari Departemen Koperasi dipakai untuk kampanye PDR .

Syahganda dalam Rezim Habibie, lebih gila lagi. Bersama Eggi Sujana dan Jumhur Hidayat, menjadi tulang pungung militer (kostrad) membentuk PAM SWAKARSA. Tujuannya dibentuknya PAM SWAKARSA untuk berhadapan dengan aktivis prodemokrasi dan mahasiswa. Gilanya, mereka rela dibayar utk membunuh. (Baca buku Kivlan Zen).

(http://www.mail-archive.com/kuli-tinta@indoglobal.com/msg01395.html dan http://www.library.ohiou.edu/indopubs/2000/05/17/0035.html )

Merasa sudah saatnya lepas dari baying-bayang Adi Sasono, Syahganda membentuk Ormas Gaspermindo dengan menghidupkan Partai Serikat Islam bersama dengan Ferry Juliantono. Sudah bisa diduga nasibnya partai serikat islam pada pemilu sama guremnya, hanya sebagai alat dagangan dan transaksi saja.

Ketika SBY menjadi presiden, sebagai kolaborator Tentara, Syahganda mendekati Sugiharto yang saat itu menjadi Menteri BUMN, Syahganda loncat partai lagi ke PPP agar dekat dengan Menteri.

Perjuangan menjilat dan menjadi kutu busuk yang loncat-loncat partai tidak sia-sia, Syahganda mendapat jatah sebagai Komisaris di Pelindo dari rezim SBY.

Tetapi yang lucunya dasar manusia bayaran dan murahan, sebagai manusia psikopat dan ambisius Syahganda bukannya ikut membesarkan PPP yang telah memberikan jabatan di pelindo tetapi Syahganda loncat lagi ke Partai Golkar. Partai yang sangat dimusuhi para aktivis saat itu dengan slogan Golkar Baunya.

Lagi-lagi, terlahir sebagai pecundang, Syahganda pun tidak lolos menjadi Anggota DPR partai Golkar lewat Dapil Bogor. Syahganda kembali jadi manusia bayaran sejati, bergabung dengan Hariman Siregar sebagai kacungnya. Tujuannya mngumpulkn massa islam sekadar untuk demo-demo.

Dari Lautze (tempat Hariman Siregar) Syahganda pun dekat dengan mantan Kapolda DKI Nugroho Jayusman. Dan dari sanalah mereka membentuk ormas FPI untuk berhadapan dengan aktivis dan kepentingan-kepentingan bayaran lainnya.

Di pemerintahan SBY jilid 2, Syahganda kadung malu. Dia bersama beberapa kawannya, mendirikan LSM Sabang Merauke Circle (SMC).Darimana duit untuk mendirikan SMC tersebut? Ya dari hasil Memeras Konglomerat Chairul Tanjung (CT) dan menipu si abang Sudi Silalahi, sampai dikenal di kalangan aktivis Syahganda Ruko. Tujuan SMC sebenarnya tetap sama, untuk mengancam pihak-pihak yang diduga terlibat korupsi. Dengan harapan dilirik SBY untuk dijadikan menjadi salah satu anggota kabinet.

Menjadi Kepala BPN adalah cita-citanya, tapi dia juga tidak segan untuk menjadi Kepala BNP2TKI dengan menjegal Jumhur.

Jadilah dia seperti sekarang ini. Membuat media social dengan nama @TrioMacan2000 dengan mempekerjakan junior-juniornya, kerjanya akun @TrioMacan2000 memberitakan opini lebih tepatnya fitnah bagi seseorang yang menjadi target opersi mereka.

Pernah baca kultwit @Triomacan2000 tentang TPPI dan pemerasan adik @hattarajasa terhadap pengusaha? Itu semua di desain tim mereka. Kalo TPPI sengaja dikultwit @TrioMacan2000 untuk menghantam Amir Sambodo Dirut TPPI yang notabene adalah stafsus Hatta Rajasa untuk memberi peluang admin @TrioMacan2000 yang lain (Abdul Rasyid) yang juga “stafsus” Hatta Rajasa lebih berperan dan dipercaya menteri tersebut.

Dengan dapat menyingkirkan Amir Sambodo maka jalur informasi di kantor Menko Ekuin dan juga pengaruh ke Hatta Rajasa dapat dengan mudah dipantau syahganda.Sementara dengan adik Hatta karena pembagian yang tidak merata di terima Syahganda sebagai makelar proyek.

Demikianlah sosok Syahganda sebagai Koordinator lapangan akun Triomacan2000 dan penerima data pertama dari Nugroho Djayusman. Inisial #Nagabonar = Syahganda Nainggolan Ketua Dewan Direktur Sabang-Merauke Circle (SMC).
Diubah oleh matadewa909
Quote:

Salah id ya??? emoticon-Leh Uga



Nasbung ngomong biarin aja napa.. emoticon-Big Grin
Hiburan buat ngilangin tegang tokoh2nya di mako mau di ekse....
Quote:


Njirrrr pemerintah dagelan ini mah
Quote:


Vangke pake sertifikat SNI segala emoticon-Ngakak
Triomacan2000 ya bajingan ini


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di