alexa-tracking

Deddy Mengaku Tak Tahu Masalah Perizinan Tambang PT Atlasindo

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af2da2ddc06bdd0238b4569/deddy-mengaku-tak-tahu-masalah-perizinan-tambang-pt-atlasindo
Deddy Mengaku Tak Tahu Masalah Perizinan Tambang PT Atlasindo
Deddy Mengaku Tak Tahu Masalah Perizinan Tambang PT Atlasindo
Karawang, terbitnya perpanjangan izin usaha pertambangan (IUP) untuk produksi PT Atlasindo Utama dari Pemprov Jawa Barat, sangat disayangkan oleh Masyarakat Karawang Bersatu (MKB).
Untuk itu, Koordinator Masyarakat Karawang Bersatu Beno di Karawang,menyatakan hal tersebut karena selama ini keberadaan PT Atlasindo di Karawang Selatan merusak alam.
Penerbitan surat izin usaha pertambangan operasi produksi atas nama PT Atlasindo Utama secara administrasi telah melegalkan kegiata penambangan batu andesit di Gunung Sirnalanggeng.
Penerbitan surat dengan Nomor 540/Kep.06/10.1.06.2/DPMPTSP/2017 tentang persetujuan perpanjangan usaha pertambangan ini sudah jelas telah meberikan izin kepada PT Atlasindo Utama untuk melanjutkan usaha pertambangannya.
Padahal, saat ini kondisi Gunung Sirnalanggeng itu telah rusak dan kondisi lingkungan di sekitar kawasan itu juga rusak akibat kegiatan penambangan sebelumnya.
“Kami akan mempertanyakan secara langsung perihal profesionalisme dalam evaluasi dan penyusunan pertimbangan teknis IUP operasi produksi oleh Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral Pemprov Jabar. Apakah dalam penyusunan Pertek tersebut telah mempertimbangkan aspek ruisiko serta dampak jangka panjangnya,” katanya. Senin (9/10).
Pihak MKB juga akan melakukan langkah hukum terkait dengan penerbitan IUP untuk PT Atlasindo. Pasalnya, jika dibiarkan, Gunung Sirnalanggeng akan habis dan ekosistemnya akan terganggu.
Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Karawang Wawan Setiawan mengaku pihaknya menyepakati rencana Pemprov Jabar yang akan mengevaluasi keluarnya perpanjangan izin operasi tambang di kawasan pegunungan Karawang Selatan untuk PT Atlasindo Utama.
“Kami setuju karena izin eksplorasi dan eksploitasi adalah hak kewenangan pemerintah provinsi. Kami akan melakukan sesuai dengan tupoksi, yakni melakukan evaluasi UKL/UPL perusahaan itu,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pemkab Karawang Wawan Setiawan.
Polemik muncul ketika perusahaan tersebut diberikan perpanjangan produksi pertambangan baru pada bulan Februari 2017 oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jabar. Karena PT Atlasindo Utama sudah melakukan eksploitasi di kawasan pegunungan Sanggabuana Kecamatan Tegalwaru lebih dari 10 tahun.
Gubernur Jabar Deddy Mizwar mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terkait dengan perpanjangan izin operasi tambang PT Atlasindo Utama. Ia mengaku tidak mengetahui adanya perpanjangan izin operasi tambang PT Atlasindo Utama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jabar.
Deddy Mizwar mengatakan tidak tahu manahu masalah penerbitan surat izin oleh Pemprof Jabar tersebut. Karena Deddy Mizwar sedang sibuk menghadapi bulan Ramadhan, yaitu shooting Sinetron Religi.
Deddy Mengaku Tak Tahu Masalah Perizinan Tambang PT Atlasindo

Sumber Berita : 
1) https://megapolitan.antaranews.com/b...g-sesalkan-ini
2) https://seruji.co.id/daerah/jabar/ma...gan-atlasindo/
3) https://news.akurat.co/id-74858-read...ngan-atlasindo
emoticon-Leh Uga giliran jakarta reklamasi, demiz bilang merusak alam karena pasirnya dari jabar.... emoticon-Wakaka

apa batu andesit ini yg dipake reklamasi ded? brarti ini salah ahok juga dong.... emoticon-Toast
yg dia tau hanya meikarta, reklamasi jakarta dan banjir jakarta