alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Cuti panjang dinilai turut bikin Rupiah makin loyo
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af2d9646208814c728b4575/cuti-panjang-dinilai-turut-bikin-rupiah-makin-loyo

Cuti panjang dinilai turut bikin Rupiah makin loyo

Cuti panjang dinilai turut bikin Rupiah makin loyo
Petugas menunjukkan uang dolar Amerika Serikat di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung di Jakarta, Selasa (24/4/2018). Nilai tukar Rupiah melemah hingga tembus Rp14 ribu per US $.
Pemerintah akhirnya tetap menetapkan cuti lebaran yang panjang. Tambahan tambahan cuti bersama mulai dari 11, 12, dan 20 Juni 2018 tetap berlaku.

Keputusan pemerintah ini dinilai turut membuat rupiah makin melemah terhadap Dolar Amerika Serikat (US $). Setelah diumumkan Senin (7/5/2018) lalu, nilai tukar Rupiah tembus 14 ribu per US $.

Menurut data nilai tukar acuan Bank Indonesia, Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (JISDOR), Selasa (8/5/2018) Rupiah melemah di posisi 14.036. Hari ini makin melemah di angka 14.074.

Menurut Bhima Yudhistira Adhinegara, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), kebijakan pemerintah ini turut mendorong pelemahan Rupiah. Dengan ditambahnya hari libur, membuat pengusaha memborong US $ di pasar sejak dini. Pembelian ini untuk memenuhi kebutuhan impor bahan baku dan barang konsumsi jelang Lebaran.

"Ada efek antisipasi penambahan cuti Lebaran terhadap perilaku pengusaha yang borong dolar AS di pasar. Meskipun dampaknya kemungkinan kecil ke fluktuasi kurs," kata dia kepada Kompas.com di Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Bhima menambahkan, selain importir perusahaan juga membeli dolar makin banyak untuk melunasi utang luar negeri jangka pendek. Menurut Bhima, pelaku usaha sebagian besar memiliki pertimbangan lebih baik beli sekarang sebelum dollar makin mahal.

Libur yang panjang ini memang dikeluhkan kalangan industri dan bursa saham. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi Sukamdani menyayangkan keputusan pemerintah ini.

Haryadi menilai jumlah libur ini terlalu banyak dan akan mengurangi produksi dalam negeri.

Menurut hitungannya, sektor yang terdampak adalah industri serat sintetis. Menurut perkiraannya produksi sektor ini akan turun 5,3 persen atau lenyapnya potensi penjualan sebesar US$ 1,3 miliar.

Sementara, upah tenaga kerja, biaya listrik minimal, dan beban bunga tetap harus dibayar. Alhasil akan ada peningkatan biaya mencapai 20 persen. "Perlu tambahan modal kerja untuk mengganti biaya yang hilang," kata Haryadi kepada Katadata.co.id, Selasa (8/5).

Haryadi menyatakan, nilai devisa dari yang disumbang sektor serat sintetis pada Juni nanti akan turun. Sebab, kesempatan ekspor sebesar US $500 juta diperkirakan ikut menguap karena cuti bersama selama 10 hari.

Lalu pasar akan diisi barang impor pada periode kelangkaan bahan baku. "Penurunan devisa ikut mendorong pelemahan nilai tukar," kata dia.

Hariyadi mengatakan, harusnya sejak awal pemerintah melibatkan pelaku usaha sebelum memutuskan cuti bersama. "Sekarang menyelamatkan muka pemerintah lah. Ini kan jadi panjang urusannya, bisa jadi gaduh kalau direvisi," kata Hariyadi kepada detikFinance, Jakarta, Senin (7/5/2018).

Namun Menteri Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menyatakan sudah mempertimbangkan banyak hal sebelum mengambil keputusan ini, termasuk berdiskusi dengan berbagai kalangan pengusaha, seperti Apindo.

Hariyadi meminta ke depan pemerintah harus melibatkan pelaku usaha untuk memberi pendapat dalam kebijakan cuti bersama. "Tahun depan kami minta jangan begini lagi deh," kata Hariyadi.
Cuti panjang dinilai turut bikin Rupiah makin loyo


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...iah-makin-loyo

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Cuti panjang dinilai turut bikin Rupiah makin loyo Lupus, misteri autoimun yang mengisap energi pengidapnya

- Cuti panjang dinilai turut bikin Rupiah makin loyo Kejaksaan tangkap pemimpin Tabloid Obor Rakyat

- Cuti panjang dinilai turut bikin Rupiah makin loyo Kerusuhan di Mako Brimob dan persoalan tahanan sipil

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di