alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Dulu, 7.000 Kapal Asing Beroperasi Ilegal, Presiden: Sekarang Tidak Berani Masuk Lagi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af29f79de2cf2525c8b456d/dulu-7000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-sekarang-tidak-berani-masuk-lagi

Dulu, 7.000 Kapal Asing Beroperasi Ilegal, Presiden: Sekarang Tidak Berani Masuk Lagi

Dulu, 7.000 Kapal Asing Beroperasi Ilegal, Presiden: Sekarang Tidak Berani Masuk Lagi

JPP, JAKARTA - Usai bertemu para pengemudi truk, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan silaturahmi dengan Perwakilan Nelayan seluruh Indonesia dan Peserta Rembug Nasional Tahun 2018 serta Musyawarah Nasional (Munas) VII Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), di Istana Negara, Jakarta, Selasa (8/5/2018) siang.

Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan, dalam 3,5 (tiga setengah) tahun ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menenggelamkan 363 kapal asing ilegal yang berlayar di wilayah perairan Indonesia.

Padahal, yang namanya kapal ilegal asing yang ada di laut Indonesia itu, menurut Kepala Negara, jumlahnya jika dihitung kurang lebih 7.000-an.

“Sekarang sudah tidak berani lagi masuk ke Indonesia. Ada satu, dua, tiga. Itu satu, dua, tiga tapi ditangkap lagi Ibu Susi, ya itu langsung ditenggelamkan,” jelas Presiden menunjuk Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan yang hadir di acara itu.

Artinya, lanjut Kepala Negara, seharusnya yang dulu ikan-ikan itu ditangkap diambil oleh kapal-kapal ilegal asing tersebut, sekarang mestinya bisa dinikmati oleh para nelayan semuanya. Kalau belum, artinya ikan-ikan itu memang belum berkembang lebih banyak lagi.

“Mungkin masih menunggu enggak tahu setahun atau 2 tahun, tapi laporan dari Bu Susi sudah ada kenaikan. Tapi kita sendiri memang harus menyadari bahwa penggunaan alat-alat tangkap jaring yang tidak ramah lingkungan itu juga memang harus dalam transisi yang harus kita ubah. Karena kalau tidak yang rugi ya kita sendiri,” tutur Presiden.

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara mengisahkan perjalanannya ke Pangandaran, Jabar, beberapa waktu lalu. Menurut Presiden, banyak nelayan di Pangandaran yang bercerita, kalau dulu banyak ikan, sekarang betul-betul mencari ikan itu sangat sulit.

“Lah ini yang harusnya dikembalikan lagi agar ikan-ikan itu menjadi normal dan ada kembali. Tidak hanya di Pangandaran tetapi di semua titik-titik di mana nelayan-nelayan kita banyak hidup dari perikanan laut kita. Jadi arahnya kita harus mengerti,” ujar Presiden.

Kepala Negara menegaskan, pemerintah tidak ingin menghambat atau ingin merintangi atau ingin tidak memperbolehkan, enggak ada. Lebih lanjut Presiden menyampaikan bahwa arahnya Pemerintah ingin kebaikan bagi para nelayan sendiri.

“Kalau ndak ya di lapangan kita tahulah, di lapangan kita tahu ada kapal asing yang mengatasnamakan nelayan kita,” ucap Presiden seraya menambahkan, para nelayan harus juga tangkap ikan.

Kepala Negara juga mengingatkan para nelayan untuk mengikuti perubahan teknologi di dunia yang ada. Ia menunjuk contoh keramba jaring apung lepas pantai yang baru dikerjakan di Pangandaran, Karimunjawa, dan di Sabang.

“Ini contohnya seperti ini. Saya cek sendiri kemarin ke tengah laut, ini di tengah laut, 8 mil dari pantai. Kalau negara lain mengerjakan, kita enggak mengerjakan, ditinggal kita,” jelas Presiden.

Hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, dan jajaran eselon I Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta peserta Munas VII HINSI. (stkb/bpmi/nbh)


Sumber : https://jpp.go.id/24-nasional/320778...ani-masuk-lagi

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Dulu, 7.000 Kapal Asing Beroperasi Ilegal, Presiden: Sekarang Tidak Berani Masuk Lagi Terima Perwakilan OSIS se-Indonesia, Presiden: Ingin Jadi Presiden Silakan

- Dulu, 7.000 Kapal Asing Beroperasi Ilegal, Presiden: Sekarang Tidak Berani Masuk Lagi Jalani Uji Kelaikan, 7 Ruas Tol Ditarget Beroperasi Jelang Lebaran 2018

- Dulu, 7.000 Kapal Asing Beroperasi Ilegal, Presiden: Sekarang Tidak Berani Masuk Lagi Di Hari Buruh, KSP Terima Panca Maklumat Buruh untuk Presiden Jokowi

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di