alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Teriakan Djarot Pulang ke Jawa Dinilai Tidak Cerminkan Semangat NKRI
3.83 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af2079031e2e660768b4567/teriakan-djarot-pulang-ke-jawa-dinilai-tidak-cerminkan-semangat-nkri

Teriakan Djarot Pulang ke Jawa Dinilai Tidak Cerminkan Semangat NKRI

Teriakan Djarot Pulang ke Jawa Dinilai Tidak Cerminkan Semangat NKRI

Pasangan calon Gubsu/Wagubsu Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus meninggalkan ruangan seusai acara debat publik pertama yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara, di Hotel Santika Dyandra, Medan, Sabtu malam (5/5/2018).
(istimewa)

Teriakan Djarot Pulang ke Jawa Dinilai Tidak Cerminkan Semangat NKRI

Medanbisnisdaily.com-Medan. Saat jeda acara debat calon Gubsu di Hotel santika Dyandra, Sabtu malam (5/5/2018), pendukung Edy Rahmayadi - Musa Rajeckshah (Eramas) memanfaatkan momentum itu untuk menyindir pasangan Djarot - Sihar Sitorus (DJOSS). Yel-yel dikumandangkan para pendukung Eramas untuk menyindir Djarot Syaiful Hidayat agar pulang saja.

"Siapa yang suruh datang ke Sumut, siapa yang suruh datang ke Sumut. Pulang-pulang, pulangkan saja, pulangkan saja sekarang juga," begitu nyanyian dari pendukung Eramas.


Sikap yang dipertontonkan pendukung Eramas itu disesalkan tokoh Sumut, Ustaz H Sahrul Efendi Siregar. Menurutnya, teriakan itu tidak tepat dilontarkan kepada putra bangsa yang ingin maju membangun Sumatera Utara (Sumut) dengan konsep Sumut Bersih dan Hebat.

Dalam keterangan pers yang diterima medanbisnisdaily.com, Senin (7/5/2018), Sahrul Efendi Siregar menilai bahwa teriakan-teriakan yang terdengar dari kubu pasangan calon nomor urut 1 tersebut adalah gambaran ketidakpahaman tentang konsep bernegara, khususnya Sumpah Pemuda yang dideklarasikan Satu Bangsa, Satu Bahasa dan Tanah Air.

"Calon gubernur mereka hendaknya memberikan bimbingan kepada pemuda agar sadar Sumpah Pemuda. Kalau kita akui bertanah air satu, bertumpah darah satu, berarti Djarot orang Indonesia," katanya.

Mereka yang meneriaki Djarot pulang ke Jawa adalah orang yang merasa merdeka di kampungnya sendiri, tetapi tidak merasakan kemerdekaan itu.

"Ketika dalam yel-yel mereka mengatakan pulang ke Jawa, berarti orang-orang yang tidak menghargai sebuah kesatuan NKRI, " katanya.

http://www.medanbisnisdaily.com/m/ne...semangat_nkri/
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Benar2 sara dan mengerikan sekali emoticon-Turut Berduka

Berdasarkan para saksi mata, kata nya yang teriak2 SARA anti Jawa waktu debat, adalah dari bani amfibi, yang suka ngaku minoritas waktu ngemeng kriminalitas dan suka ngaku mayoritas waktu ngemeng pilkada sambil tereak2 "puterah daerah sumut"

Kaskusers bisa kasih info mengenai bani amfibi rasis nan biadab yang konon katanya salah satu nenek moyangnya adalah pendiri dan pelopor ormas preman terbesar di seluruh Indonesia yang sudah menelan ribuan korban jiwa dan materi para WNI selama puluhan tahun ? emoticon-Blue Guy Bata (L)

Penasaran eijke sama bani pengkhianat NKRI ini, bani sumut yang mana si ? emoticon-Betty

Sementara menunggu pencerahan dari para kaskuser, mari kita bernyanyi

"pulangkan tambal ban ke hutan moyang nyaaaaaaa, pulangkan tambal ban ke hutan moyang nyaaaaaaa,pulangkan tambal ban ke hutan moyang nyaaaaaaa"

Demikianlah reportase Adu Domba News Network from Medan, tunggu flash news berikutnyaaaaa

emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga

Petisi Bani Penjahat Terbesar SeIndonesia

#SABERPUNGLISUMUTHOAX
Diubah oleh: ruko.berita
Halaman 1 dari 5
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 15
sante saja gak jawa gak sumatra sama sajo
Semangat otonomi ya begitu. Majunya putra daerah memimpin daerahnya. Kl semangat politik mau berkuasa ya beda lagi.
Bani ampibi ki sopo meneh? emoticon-Big Grin
Demi kekuasaan bray, segala hal di halalkan. Mereka ga tau kita itu NKRI.
Bukan jamannya lagi Putra daerah yg berkuasa, tapi BHINEKA TUNGGAL IKA.
Bani amfibi emoticon-Blue Guy Peace
Bedanya Bani Taplak, Bani Amfibi, Bani Isrohell dan Bani Cimed apaan gan?

emoticon-Bingung
biasalah.. cagub tdk berkualitas pasti didukung org2 tdk berkualitas, radikal, rasis..
Ini yg ngomong ga NKRI dasar guoblok

Pemimpin daerah seharusnya paham budaya, adat dan norma daerah selain paham Hukum dan peraturan2, sebab perda2 banyak sekali di sesuaikan sama adat istiadat lokal. Ini si Djarot tau2 nongol karena dapet titah mau nyalon di sumut, entar ada bencana di padang mandailing, die pikir di sumatra barat.

Banyak daerah di Indonesia yg pemimpin daerahnya bukan putra daerah, tapi mereka lahir atau minimal domisili daerah tersebut dalam waktu yg cukup lama, dan paham sama kearifan lokal dan dekat dengan pemuka2 nya.
Marlina Siahaan lahir dan besar di SULUT, Bupati Bolaang mongondow SULUT
Fadel Muhammad, kelahiran Ternate, Mantan gubernur Gorontalo, beliau membuka usaha dan karir politik di Gorontalo.
DLL
geng preman sumut kalah debat ya kek gituh nyusuh regu sorak nya berulah
Quote:


Ini pola pikir khas bani cacat otak asal sumut

Pilih pimpinan bukan dari lama domisili, tapi dari pengalaman tata kota

Diantara semua pasangan calon,mana yg paling berpengalaman dalam administrasi tata kota ?

Kalau yg paling berpengalaman dalam bisnis uang preman jaga keamanan kita sama2 tahu sapa emoticon-Wkwkwk
Mental tempe
Baru diteriakin doang,
Buktikan diri kalau pantas jadi kepala daerah dimana saja
Atas gue bener tuh, paling gak cukup waktu bergaul dgn warga setempat,
Bukan tahu2 jadi tempe! emoticon-Big Grin
Sampah Jkt balikin aja lg!!
Quote:


Sumut tu tetangga gue
Lu jangan asal ngomong
Lu simak komen orang lain baik2,
apa poin yg disampaikannya
weslah nyagub neng papua wae rot
Quote:


Yg asal ngomong itu kamu

Jadi cobalah membaca dgn baik emoticon-Wkwkwk

Bajingan ormas preman yg sudah merampas nyawa dan materi ribuan manusia tak bersalah dianggap putera adat, memang biadab kaw dan mulut kaw itu emoticon-Wkwkwk
Quote:


nah ini, mental tempe itu kata2 yg sering dipakai sama jago kandang yang suka meras keroyokan

pejantan khas sumut yang hanya bisa buntingin perut pustun tapi ga bisa kasih makan halal dan ga mau bayar pajak NKRI emoticon-Big Grin

sampah negara sejati, pengkhianat NKRI emoticon-Big Grin
Diubah oleh ruko.berita
Emang putera daerah ga ada yg mampu memimpin sehingga harus dr kuar daerah?
Kasih kesempatan putera daerah memimpin daerahnya sendiri dengan semangat otonomi daerah....

emoticon-Traveller emoticon-Traveller
jawa emang maunya prioritas mulu, kalo keinginannya ga diturutin bawa2 diskriminasi.

lah mereka sendiri juga sukuisme.

emoticon-Leh Uga

padahal selama merdeka ini pulau pembangunannya terpesat dari pada pulau2 lain.

pulau lain anak tiri.

Teriakan Djarot Pulang ke Jawa Dinilai Tidak Cerminkan Semangat NKRI

emoticon-Leh Uga
Halaman 1 dari 5


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di