alexa-tracking

Tingkatkan Hubungan Dagang, Kemendag Kirim Tim Pelatihan Ekspor-Impor ke Afghanistan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af192b6162ec2a52c8b456e/tingkatkan-hubungan-dagang-kemendag-kirim-tim-pelatihan-ekspor-impor-ke-afghanistan
Tingkatkan Hubungan Dagang, Kemendag Kirim Tim Pelatihan Ekspor-Impor ke Afghanistan
Tingkatkan Hubungan Dagang, Kemendag Kirim Tim Pelatihan Ekspor-Impor ke Afghanistan

JPP, KABUL - Kementerian Perdagangan menyelenggarakan pelatihan ekspor-impor untuk para pengusaha Afghanistan selama tiga hari di Kabul, Afghanistan. Kegiatan yang bertajuk 'Training on Export-Import Procedure' ini akan berlangsung pada 7−9 Mei 2018. Kemendag berharap pelatihan ini berkontribusi meningkatkan hubungan dagang dan neraca perdagangan Indonesia-Afghanistan di masa depan.

Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI), Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, menggelar pelatihan ini sebagai program pengembangan kapasitas, bersinergi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia Kabul.

“Pelatihan ini mendorong pengusaha Afghanistan untuk bermitra dengan pengusaha Indonesia. Materi pelatihan menitikberatkan pada peningkatan neraca perdagangan Indonesia-Afghanistan lewat kegiatan ekspor dan impor. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan pengetahuan mengenai perdagangan internasional kepada para pengusaha,” ungkap Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Arlinda pada kesempatan terpisah di Jakarta hari ini, Senin (7/5/2018).

Pelatihan ekspor-impor di Afghanistan adalah tindak lanjut kunjungan bilateral Presiden RI Joko Widodo ke Afghanistan bulan Januari 2018 lalu untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan antara kedua negara. Pelatihan ini juga menjadi bentuk dukungan Presiden RI dalam upaya mewujudkan perdamaian bagi warga Afghanistan. Sebanyak 30 peserta berpartisipasi dalam pelatihan ini. Para peserta terdiri atas pengusaha Afghanistan yang ingin melakukan kegiatan ekspor-impor dengan Indonesia, serta pejabat instansi pemerintah Afghanistan.

Pelatihan ekspor-impor ini juga menjadi salah satu cara Indonesia meningkatkan ekspor ke negara tujuan ekspor nontradisional. Nilai ekspor Indonesia ke Afghanistan tahun 2017 tercatat sebesar USD 20,2 juta, meningkat 24,69% dibandingkan tahun 2016 yang sebesar USD 16,2 juta. Sedangkan, nilai impor Indonesia dari Afghanistan tahun 2017 tercatat sebesar USD 29 ribu, atau turun 6,45% dibandingkan tahun 2016 yang sebesar USD 31 ribu.

Menurut Arlinda, pengusaha Indonesia berpeluang besar meningkatkan ekspor ke Afghanistan, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih besar. Salah satunya terlihat dari jumlah buyer Afghanistan yang mengunjungi Trade Expo Indonesia tahun 2017 sebanyak 266 orang. Kunjungan buyer Afghanistan tersebut menghasilkan transaksi dagang sebesar USD 64 ribu. Produk utama yang diminati antara lain perlengkapan rumah tangga, produk dari kayu, produk herbal, serta kertas dan produk kertas.(kemendag)


Sumber : https://jpp.go.id/ekonomi/perdaganga...ubungan-dagang

---

Kumpulan Berita Terkait EKONOMI :

- Tingkatkan Hubungan Dagang, Kemendag Kirim Tim Pelatihan Ekspor-Impor ke Afghanistan Satu Dekade UU KIP, Dirjen IKP: Partisipasi Publik Harus Ditingkatkan

- Tingkatkan Hubungan Dagang, Kemendag Kirim Tim Pelatihan Ekspor-Impor ke Afghanistan Balai KIPM Gagalkan Pengiriman 4,2 Ton Kepiting Bertelur

- Tingkatkan Hubungan Dagang, Kemendag Kirim Tim Pelatihan Ekspor-Impor ke Afghanistan Dirjen Dukcapil: Anggaran Adminduk di APBD Tak Boleh Dikurangi