alexa-tracking

Persiapan pembukaan Kedubes AS di Yerusalem

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af1858ddc06bd87358b4578/persiapan-pembukaan-kedubes-as-di-yerusalem
Persiapan pembukaan Kedubes AS di Yerusalem
Persiapan pembukaan Kedubes AS di Yerusalem
Seorang pekerja berada diatas crane untuk memasang bendera Amerika Serikat (AS) di sebelah bendera Israel, di sebelah pintu masuk menuju konsulat AS di Yerusalem, Senin (7/5/2018).
Kurang dari satu pekan lagi, Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan menggelar upacara pembukaan kedutaan besarnya di Yerusalem.

Sejumlah pasukan keamanan Israel mulai berjaga dan mensterilkan sebagian wilayah kelas atas Arnona, sebelah selatan Yerusalem, tempat kedutaan itu akan berdiri.

Sesuai dengan rencana, seremonial pembukaan akan digelar pada Senin, 14 Mei 2018, pada sekitar pukul 4 sore waktu Yerusalem, atau sekitar pukul 8 malam waktu Indonesia bagian barat (WIB).

Agenda ini berlangsung lebih cepat dari pernyataan Wakil Presiden AS, Mike Pence, yang menyebut peresmian kantor kedutaan baru bisa dilakukan pada akhir 2019.

Tak banyak tamu kenegaraan internasional yang akan hadir. Alasannya jelas, karena tak banyak juga negara yang menyepakati keputusan AS untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Tapi AS juga seperti setengah hati. Rilis yang dibagikan Gedung Putih (dikutip Reuters), pada Senin (7/5/2018), mengumumkan bahwa Presiden AS, Donald Trump, dipastikan tidak akan terbang ke Israel untuk hadir dalam acara pembukaan itu.

Sebagai ganti, dia akan mengirim Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin, menantunya Jared Kushner, dan putrinya Ivanka Trump. Padahal, Trump selalu sesumbar memastikan dirinya tak akan melewatkan hari bersejarah bagi AS dan Israel itu.

Terlepas dari semua itu, pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem dipastikan akan terjadi, tak peduli siapa perwakilan pejabat AS yang akan hadir.

Wali kota Yerusalem, Nir Barkat, mengunggah sebuah foto petunjuk jalan Kedutaan Besar AS di dekat pintu masuk Arnona. Petunjuk jalan ditulis dalam tiga bahasa, Ibrani, Arab Saudi, dan Inggris.

Bukan hanya itu saja, dianggap sebagai pencetus, nama Donald Trump juga akan diabadikan pada sebuah taman kecil yang terletak di depan kedutaan tersebut.

"Ini nyata! Dengan bangga aku memasang petunjuk arah pertama untuk Kedutaan Besar AS yang akan dibuka pekan depan di Yerusalem," tulis Barkat dalam unggahannya tersebut.
(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6&appId=1643543942554049"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);}(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Meski begitu, upacara relokasi kantor kedutaan yang akan digelar Senin depan tak mengartikan bahwa semua diplomat dan pegawai yang semula berkantor di Tel Aviv bisa langsung ikut dipindahkan saat itu juga.

Proses pemindahan diplomat dan pegawai diestimasi bisa berlangsung selama bertahun-tahun. Sebab, pemerintah AS berencana memugar dan menambah bangunan lain di area yang dulunya menjadi lokasi kantor konsulat AS di Yerusalem.

Tapi bangunan yang ada saat ini bukannya tak layak. Berdasarkan deskripsi The New York Times, bangunan dan wilayah yang mengitari konsulat AS itu memiliki konstruksi bangunan yang baru dan paling aman di seluruh Yerusalem.

Namun tetap saja, pemerintah AS menginginkan bangunan yang lebih kokoh dan "moderat".

Mengutip Haaretz, Trump mengatakan pihaknya menyiapkan anggaran hingga US $400.000 (sekitar Rp5,6 miliar) untuk merenovasi bangunan tersebut. Jumlah itu lebih sedikit dari anggaran awal yang mencapai US $1 miliar (sekitar Rp14,05 triliun).

Tapi lebih besar dari pengajuan anggaran Duta Besar AS untuk Israel David Friedman sebesar US $150.000 (sekitar Rp2,10 miliar).

Pemerintah AS tak merilis secara detail rencana pembangunan kantor tersebut. Hanya saja, Sekretaris Negara AS, Rex Tillerson, menyebut pembangunannya mungkin akan berlangsung lebih lama dari masa jabatan Trump.
Hari Malapetaka bagi Palestina
Tanpa AS membuka kedutaan besarnya di Yerusalem, 14 Mei adalah tanggal keramat bagi Israel dan Palestina.

Pada tanggal itu, 70 tahun silam, David Ben-Gurion mendeklarasikan Negara Israel setelah berhasil merebut sebagian tanah yang semula berada di bawah kendali Palestina.

David Ben-Gurion adalah pemimpin Zionis besar di Palestina yang kemudian diangkat sebagai Perdana Menteri Israel pertama.

Pada sisi yang berseberangan, Palestina memperingati tanggal 14 Mei sebagai "Hari Malapetaka" atau Nakba.

Untuk tahun ini, sekelompok warga Palestina menggelar unjuk rasa selama 46 hari, yang dimulai pada akhir Maret 2018 (bertepatan dengan Hari Tanah) dan berakhir pada Hari Malapetaka, sebagai bentuk protes pendudukan Israel di tanah mereka.

Tembakan peluru tentara Israel--yang diklaim sebagai upaya pembelaan diri--telah merenggut 34 nyawa warga Palestina dalam aksi yang dilakukan di perbatasan Gaza itu. Seorang jurnalis turut masuk dalam daftar korban tewas itu.

Tewasnya jurnalis itu menjadi sorotan dunia. Pemerintah AS selama ini menjadi pihak yang paling vokal menyuarakan perlindungan pekerja media di seluruh dunia, tanpa terkecuali.

Saat seorang reporter di Malta meninggal akibat ledakan bom yang diletakkan di mobilnya, juru bicara Kementerian Dalam Negeri AS, Heather Nauert, mengutuk serangan itu dan meminta penyelidikan menyeluruh demi mengungkap aktor di balik pembunuhan.

Sementara saat jurnalis Palestina itu tewas, AS justru berada di sisi militer Israel yang menuding sang jurnalis adalah anggota Hamas, kelompok radikal Palestina, yang menyamar.

"Kami tidak selalu membuat pernyataan tentang semua tragedi di dunia, tak peduli bagaimana sulitnya hal itu bagi sebagian orang," sebut Nauert dalam The Washington Post, saat pemerintah AS didesak untuk menggelar investigasi adanya penggunaan senjata yang berlebihan oleh tentara Israel.
Persiapan pembukaan Kedubes AS di Yerusalem


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...s-di-yerusalem

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Persiapan pembukaan Kedubes AS di Yerusalem Isu kesehatan yang terpinggirkan dalam Pilkada

- Persiapan pembukaan Kedubes AS di Yerusalem Kesepakatan tiga hal dari Facebook di Indonesia

- Persiapan pembukaan Kedubes AS di Yerusalem Upaya menghapus perjokian dalam SBMPTN 2018