alexa-tracking

Rupiah Tembus Rp14 Ribu per Dolar AS dan Terus Melemah

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af1813d947868310a8b456a/rupiah-tembus-rp14-ribu-per-dolar-as-dan-terus-melemah
Rupiah Tembus Rp14 Ribu per Dolar AS dan Terus Melemah
Rupiah Tembus Rp14 Ribu per Dolar AS dan Terus Melemah





Koran Sulindo – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta hari ini melemah sebesar 35 poin menjadi Rp14.028, dibanding posisi sebelumnya Rp13.993 per dolar AS.


Posisi rupiah ini terendah sejak Desember 2015, atau sekitar 28 bulan terakhir. Kondisi ini terjadi sejak akhir April lalu.

Pada perdagangan sore ini, rupiah ditutup melemah 51 poin, atau 0,36% di posisi Rp14.052 per dolar AS. Sepanjang hari ini, rupiah terus bergerak melemah

Baca jugaRupiah Terus Melemah, Terendah Sejak Desember 2015

Namun Bank Indonesia (BI) menilai peluang penguatan nilai tukar rupiah masih terbuka.

“Dari sisi kondisi domestik yang terjaga,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Waluyo, di Jakarta, Selasa (8/5/2018), seperti dikutip antaranews.com.

Belum Ganggu APBN

Sementara itu Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara, menilai pengelolaan APBN belum terganggu dengan pelemahan nilai tukar rupiah.

“Kalau dari sisi pengelolaan APBN, tidak ada hal yang mengkhawatirkan,” kata Suahasil di Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Pergerakan nilai tukar rupiah saat ini mulai menjauhi asumsi yang ditetapkan dalam APBN 2018 yang sebesar Rp13.400 per dolar AS.

Penurunan kurs rupiah membuat beban subsidi maupun pembayaran bunga utang naik.

“Kalau kita net antara pengeluaran dan penerimaan, efeknya masih lebih tinggi ke penerimaan,” kata Suahasil, di Jakarta, Selasa (8/5/2018), seperti dikutip antaranews.com.

BI

Sementara ekonom INDEF, Bhima Yudhistira, menilai pemerintah harus menjaga stabilitas harga BBM, listrik dan pangan untuk tetap mampu mengendalikan inflasi, terutama menjelang tren konsumsi tinggi di Ramadhan.

BI juga dimintanya tidak perlu ragu untuk menaikkan suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo sebesar 25-50 basis poin, jika tekanan terhadap rupiah terus deras. Jika suku bunga acuan naik, maka imbal hasil instrumen keuangan di Indonesia akan meningkat. Hal itu yang bisa menahan arus modal keluar sehingga pelepasan aset rupiah bisa tertahan.

“Cadangan devisa akan terus tergerus untuk stabilisasi nilai tukar. BI tidak bisa andalkan hanya cadangan devisa sebagai satu-satunya instrumen menstabilisasi nilai tukar,” kata Bhima.

Hingga akhir Maret 2018, cadangan devisa Indonesia sebesar 126 miliar dolar AS atau turun 2,06 miliar dolar AS dari jumlah pada Februari 2018.

Sebelumnya, Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan ruang penyesuaian suku bunga acuan terbuka jika pelemahan nilai tukar rupiah menimbulkan ancaman kepada stabilitas sistem keuangan atau membawa ancaman kepada tercapainya sasaran inflasi di 2,5-4,5 persen.

Dalam posisi sekarang, ruang fiskal perekonomian Indonesia terbatas, meski masih tetap bisa membayar utang jatuh tempo.

Berdasarkan data BI, kewajiban pembayaran utang luar negeri pemerintah yg jatuh tempo di 2018 mencapai 9,1 miliar dollar AS yang terbagi menjadi 5,2 miliar dollar AS utang pokok sementara 3,8 miliar dollar AS sisanya adalah bunga.

Selain itu, depresiasi rupiah itu juga menaikkan biaya impor, karena baik bahan baku, barang modal dan barang konsumsi yang sebagian besar menggunakan kapal asing akan membutuhkan dolar sebagai biaya logistik.

“Ini pasti semakin membebani industri domestik. Sementara daya beli sedang lesu, jadi penjual tidak akan sembarangan naikan harga barang,” kata Bhima. [DAS]



















BACA SUMBER : https://koransulindo.com/rupiah-temb...terus-melemah/


yang untung pengusaha exportir
“Kalau kita net antara pengeluaran dan penerimaan, efeknya masih lebih tinggi ke penerimaan,” kata Suahasil, di Jakarta, Selasa (8/5/2018), seperti dikutip antaranews.com.

yaudin biarin Dollar meroket ntar penerimaan jauh lebih besaremoticon-Leh Uga
ini gak mikirin efek domino ke daya beli masyarakat ya?emoticon-Leh Uga
pemerintah harus menjaga stabilitas harga BBM, listrik dan pangan

kok bbm pake dollar ya?
padahal kita ada produksi sedangkan yang impor itu cuma buat nutup kekurangan
kok malah tergantung dollar
belum ada yg dipecat niemoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
mau sampai kapan?
tunggu 2019 nih?emoticon-Malu
Quote:


daya beli dinaikkan, produktivitas tdk di perhatikan ya sama aja bodong

Jadi pembeli aja terus sampai bubar
U lala u lala
tenang

2030 masih lama...

emoticon-Embarrassment
Ya gini nih kalo angka bukannya di pelajari malah dijadikan sarapan

https://ekbis.sindonews.com/read/1055063/33/jokowi-tiap-pagi-saya-sarapan-angka-1445422563

emoticon-Stick Out Tongue
mca mendadak jadi ahli valas
Quote:


Betul
emoticon-Traveller
udah Rp 14.060 sekarang
senangnya hatiku emoticon-Peluk Rupiah Tembus Rp14 Ribu per Dolar AS dan Terus Melemah
harus kerja lebih giat emoticon-Traveller
gegara wowok gembar gembor mau Capres. Rupiah melemah
udah... kita buat mata uang baru aja, namanya IDC (indonesian cebong)

trus kita patok aja langsung, misalnya 1 dolar = 2.5 cebong

gimana ???
btw di metrok tivi sekarang lagi rame apa? Jarang liat tv emoticon-Malu
Rupiah Tembus Rp14 Ribu per Dolar AS dan Terus Melemah
Quote:


produktivitas udah ga jaman

sekarang jaman libur lebaran 10 hari

libur lho, bukan cuti, ini ga motong cuti soalnya

liburan dibiayai pajak

#2019sudekat
#kasihlibur+duitkepns
gak ngaruh gw gajinya dollar tiap bulan coeg, konsumsi diirit-irit emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
ada bahan lagi. syukurlah
Quote:


lagi rame pembubaran HTI sama bocah modar di monas, tapi kawan ane di batam gak nonton gituan bre, dia nontonnya sekarang channel news asia langsung relay dari SG emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga