alexa-tracking

Main Content

696
500
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af14567dac13e6d1d8b4567/ujian-zaman-sekarang-kita-hidup-adanya-syrik-tersebar-di-mana-mana

ujian zaman sekarang kita hidup adanya syrik tersebar di mana mana

ujian zaman sekarang kita hidup adanya syrik tersebar di mana mana
ujian zaman sekarang kita hidup adanya syrik tersebar di mana mana
08-05-2018 13:36 854
5 stars - based on 1 vote 5 stars 0 stars
Jauhilah sifat syirik/percaya selain Allah S.W.T.


Assalamu'alaikum wr,wb

Segala puji bagi Allah, Tuhan sesembahan sekalian alam,
yang telah mencurahkan berbagai kenikmatan yang tak
terhingga dan tak pernah putus sepanjang zaman kepada
makhluknya, baik yang berupa kehidupan, kesehatan ,
keamanan dan kesempatan maupun keimanan.
Semoga shalawat dan salam selalau tercurah kepada
pemimpin dan uswah kita Nabi Muhammad SAW dan
kepada keluarganya , sahabatnya dan ummatnya sampai
hari kiamat.

Saudara2ku muslimin yg berbahagia..
Islam melarang keras akan percaya terhadap ramalan bintang,zodiak serta shio karna di dalam
ajaran tersebut terdapat ketergantungan pada selain
Allah, ada keyakinan bahwa bahaya dan manfaat itu
datang dari selain Allah, juga terdapat pembenaran
terhadap pernyataan tukang ramal yang mengaku-ngaku
mengetahui perkara ghaib dengan penuh kedustaan,
inilah mengapa disebut syirik .

Dan yang disebut ilmu bintang, horoskop, zodiak dan rasi
bintang termasuk di antara amalan jahiliyah. Ketahuilah
bahwa Islam datang untuk menghapus ajaran tersebut
dan menjelaskan akan kesyirikannya..
Allah Ta’ala berfirman,
ﺇِﻥ ﺍﻟﻠﻪَ ﻟَﺎ ﻳَﻐْﻔِﺮُ ﺃَﻥْ ﻳُﺸْﺮَﻙَ ﺑِﻪِ ﻭَﻳَﻐْﻔِﺮُ ﻣَﺎ ﺩُﻭﻥَ ﺫَﻟِﻚَ ﻟِﻤَﻦْ ﻳَﺸَﺎﺀُ
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik,
dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik)
itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. ” (QS. An Nisa’: 48).
Tukang ramal benar-benar
telah menempuh cara untuk merampas harta orang lain
dengan jalan yang batil dan mereka pun ingin merusak
akidah kaum muslimin. Dalil yang menunjukkan perihal
tadi adalah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud
dalam kitab sunannya dengan sanad yang shahih dari
Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﻣَﻦِ ﺍﻗْﺘَﺒَﺲَ ﻋِﻠْﻤًﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨﺠُﻮﻡِ ﺍﻗْﺘَﺒَﺲَ ﺷُﻌْﺒَﺔً ﻣِﻦَ ﺍﻟﺴﺤْﺮِ ﺯَﺍﺩَ ﻣَﺎ ﺯَﺍﺩَ
“Barangsiapa mengambil ilmu perbintangan, maka ia berarti
telah mengambil salah satu cabang sihir, akan bertambah
dan terus bertambah.” [1]
Begitu pula hadits yang diriwayatkan oleh Al Bazzar
dengan sanad yang jayyid dari ‘Imron bin Hushoin, dari
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam , beliau bersabda,
ﻟَﻴْﺲَ ﻣِﻨﺎ ﻣَﻦْ ﺗَﻄَﻴﺮَ ﺃَﻭْ ﺗُﻄُﻴﺮَ ﻟَﻪُ ﺃَﻭْ ﺗَﻜَﻬﻦَ ﺃَﻭْ ﺗُﻜُﻬﻦَ ﻟَﻪُ ﺃَﻭْ ﺳَﺤﺮَ ﺃَﻭْ
ﺳُﺤﺮَ ﻟَﻪُ
“Bukan termasuk golongan kami, siapa saja yang
beranggapan sial atau membenarkan orang yang
beranggapan sial, atau siapa saja yang mendatangi tukang
ramal atau membenarkan ucapannya, atau siapa saja yang
melakukan perbuatan sihir atau membenarkannya.
Syaikh Sholih Alu Syaikh – hafizhohullah– mengatakan,
“Jika seseorang membaca halaman suatu koran yang
berisi zodiak yang sesuai dengan tanggal kelahirannya
atau zodiak yang ia cocoki, maka ini layaknya seperti
mendatangi dukun. Akibatnya cuma sekedar membaca
semacam ini adalah tidak diterima shalatnya selama
empat puluh hari. Sedangkan apabila seseorang sampai
membenarkan ramalan dalam zodiak tersebut, maka ia
berarti telah kufur terhadap Al Qur’an yang telah
diturunkan pada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa
sallam.” (Lihat At Tamhid Lisyarh Kitabit Tauhid oleh Syaikh
Sholih Alu Syaikh pada Bab “ Maa Jaa-a fii Tanjim”, hal.
349).

Takutlah pada Syirik
Syaikh ‘Abdurrahman bin Qosim rahimahullah berkata,
“Jika seseorang mati dalam keadaan berbuat syirik tidak
akan diampuni, maka tentu saja ini menunjukkan bahwa
kita mesti sangat khawatir terhadap syirik karena begitu
besarnya dosa tersebut di sisi Allah. (Hasyiyah Kitab
Tauhid, hal. 48).
Syaikh ‘Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh rahimahullah
berkata, “Syirik adalah dosa yang amat besar karena
Allah sampai mengatakan bahwa Dia tidak akan
mengampuninya bagi siapa yang tidak bertaubat dari
dosa syirik tersebut. Sedangkan dosa di bawah syirik,
maka itu masih di bawah kehendak Allah. Jika Allah
kehendaki ketika ia berjumpa dengan Allah, maka bisa
diampuni. Jika tidak, maka ia akan disiksa. Jika demikian
seharusnya seseorang begitu takut terhadap syirik
karena besarnya dosa tersebut di sisi Allah.” (Fathul
Majid, hal. 85).

Ayat yang kita kaji berisi ajaran penting, yaitu agar kita
waspada terhadap kesyirikan...
Padahal syirik begitu berbahaya sebagaimana disebutkan
dalam ayat-ayat lainnya,
ﻭَﻟَﻮْ ﺃَﺷْﺮَﻛُﻮﺍ ﻟَﺤَﺒِﻂَ ﻋَﻨْﻬُﻢْ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻳَﻌْﻤَﻠُﻮﻥَ
“Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya
lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka
kerjakan.” (QS. Al An’am: 88).
ﻭَﻟَﻘَﺪْ ﺃُﻭﺣِﻲَ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻭَﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﺬِﻳﻦَ ﻣِﻦْ ﻗَﺒْﻠِﻚَ ﻟَﺌِﻦْ ﺃَﺷْﺮَﻛْﺖَ ﻟَﻴَﺤْﺒَﻄَﻦ ﻋَﻤَﻠُﻚَ
ﻭَﻟَﺘَﻜُﻮﻧَﻦ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺨَﺎﺳِﺮِﻳﻦَ
“Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada
(nabi-nabi) yang sebelummu. “Jika kamu mempersekutukan
(Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu
termasuk orang-orang yang merugi .” (QS. Az Zumar: 65).
Dalam hadits dari Jabir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,
ﻣَﻦْ ﻣَﺎﺕَ ﻻَ ﻳُﺸْﺮِﻙُ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﺩَﺧَﻞَ ﺍﻟْﺠَﻨﺔَ ﻭَﻣَﻦْ ﻣَﺎﺕَ ﻳُﺸْﺮِﻙُ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ
ﺷَﻴْﺌًﺎ ﺩَﺧَﻞَ ﺍﻟﻨﺎﺭَ
“Barangsiapa yang mati dalama keadaan tidak berbuat syirik
pada Allah dengan sesuatu apa pun, maka ia akan masuk
surga. Barangsiapa yang mati dalam keadaan berbuat syirik
pada Allah, maka ia akan masuk neraka ” (HR. Muslim no.
93).

Intinya, ada dua rincian hukum dalam masalah ini.
Pertama : Apabila cuma sekedar membaca zodiak atau
ramalan bintang, walaupun tidak mempercayai ramalan
tersebut atau tidak membenarkannya, maka itu tetap
haram. Akibat perbuatan ini, shalatnya tidak diterima
selama 40 hari.
Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
ﻣَﻦْ ﺃَﺗَﻰ ﻋَﺮﺍﻓًﺎ ﻓَﺴَﺄَﻟَﻪُ ﻋَﻦْ ﺷَﻰْﺀٍ ﻟَﻢْ ﺗُﻘْﺒَﻞْ ﻟَﻪُ ﺻَﻼَﺓٌ ﺃَﺭْﺑَﻌِﻴﻦَ ﻟَﻴْﻠَﺔً
“Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal, maka
shalatnya selama 40 hari tidak diterima .” (HR. Muslim no.
2230). Ini akibat dari cuma sekedar membaca.
Maksud tidak diterima shalatnya selama 40 hari
dijelaskan oleh An Nawawi: “Adapun maksud tidak
diterima shalatnya adalah orang tersebut tidak
mendapatkan pahala. Namun shalat yang ia lakukan
tetap dianggap dapat menggugurkan kewajiban shalatnya
dan ia tidak butuh untuk mengulangi shalatnya.” ( Syarh
Muslim, 14: 227)
Kedua: Apabila sampai membenarkan atau meyakini
ramalan tersebut, maka dianggap telah mengkufuri Al
Qur’an yang menyatakan hanya di sisi Allah pengetahuan
ilmu ghoib.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﻣَﻦْ ﺃَﺗَﻰ ﻛَﺎﻫِﻨﺎً ﺃَﻭْ ﻋَﺮﺍﻓﺎً ﻓَﺼَﺪﻗَﻪُ ﺑِﻤَﺎ ﻳَﻘُﻮﻝُ ﻓَﻘَﺪْ ﻛَﻔَﺮَ ﺑِﻤَﺎ ﺃُﻧْﺰِﻝَ ﻋَﻠَﻰ
ﻣُﺤَﻤﺪٍ
“Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu
ia membenarkannya, maka ia berarti telah kufur pada Al
Qur’an yang telah diturunkan pada Muhammad.” (HR.
Ahmad no. 9532, hasan)

Namun jika seseorang membaca ramalan tadi untuk
membantah dan membongkar kedustaannya, semacam
ini termasuk yang diperintahkan bahkan dapat dinilai
wajib. (Al Qoulul Mufid ‘ala Kitabit Tauhid, 1: 330)
Syaikh Sholih Alu Syaikh memberi nasehat, “Kita wajib
mengingkari setiap orang yang membaca ramalan
bintang semacam itu dan kita nasehati agar jangan ia
sampai terjerumus dalam dosa. Hendaklah kita
melarangnya untuk memasukkan majalah-majalah yang
berisi ramalan bintang ke dalam rumah karena ini sama
saja memasukkan tukang ramal ke dalam rumah.
Perbuatan semacam ini termasuk dosa besar (al kabair).
Siapa saja yang mengklaim mengetahui perkara ghaib,
maka ia termasuk dalam golongan kaahin (tukang ramal)
atau orang yang berserikat di dalamnya. Karena ilmu
ghaib hanya menjadi hak prerogatif Allah sebagaimana
disebutkan dalam ayat,
ﻗُﻞْ ﻟَﺎ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﻣَﻦْ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﺍﻟْﻐَﻴْﺐَ ﺇِﻟﺎ ﺍﻟﻠﻪُ
“Katakanlah: “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi
yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah” (QS. AnNaml: 65).
Oleh karena itu, wajib bagi setiap penuntut ilmu agar
mengingatkan manusia mengenai akibat negatif
membaca ramalan bintang. Hendaklah ia
menyampaikannya dalam setiap perkataannya, ketika
selesai shalat lima waktu, dan dalam khutbah jum’at.
Karena ini adalah bencana bagi umat. Namun masih
sangat sedikit yang mengingkari dan memberi peringatan
terhadap kekeliruan semacam ini.” (Lihat At Tamhid
Lisyarh Kitabit Tauhid, hal. 349)
Dari sini, sudah sepatutnya seorang muslim tidak
menyibukkan dirinya dengan membaca ramalan-ramalan
bintang melalui majalah, koran, televisi atau lewat pesan
singkat via sms. Begitu pula tidak perlu seseorang
menyibukkan dirinya ketika berada di dunia maya untuk
mengikuti berbagai ramalan-ramalan bintang yang ada.
Karena walaupun tidak sampai percaya pada ramalan
tersebut, tetap seseorang bisa terkena dosa jika ia bukan
bermaksud untuk membantah ramalan tadi. Semoga
Allah melindungi kita dan anak-anak kita dari kerusakan
semacam ini...
Ramalan bukan hanya datang dari tukang ramal dengan
bertanya langsung, namun saat ini bisa masuk ke rumah-
rumah kaum muslimin dengan begitu mudah, baik lewat
media cetak, TV, atau pun internet. Kita berlindung
kepada Allah semoga diri kita, anak-anak kita, kerabat-
kerabat kita terbebas dari membaca dan mempercayai
ramalan bintang, serta dijauhi segala bentuk perbuatan
syirik. Jadikanlah satu-satunya sandaran dalam segala
urusan adalah Allah Ta’ala semata,
ﻭَﻣَﻦْ ﻳَﺘَﻮَﻛﻞْ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠﻪِ ﻓَﻬُﻮَ ﺣَﺴْﺒُﻪُ
“Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya
Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.” (QS. Ath Tholaq:
3). Al Qurtubi mengatakan, ”Barangsiapa menyerahkan
urusannya sepenuhnya kepada Allah, maka Allah akan
mencukupi kebutuhannya.” (Al Jami’ Liahkamil Qur’an,
18: 161). Jika Allah jadi satu-satunya sandaran, maka
rizki, jodoh, dan segala urusan akan dimudahkan oleh
Allah Ta’ala .
ﺇِﻥْ ﺃُﺭِﻳﺪُ ﺇِﻟﺎ ﺍﻟْﺈِﺻْﻠَﺎﺡَ ﻣَﺎ ﺍﺳْﺘَﻄَﻌْﺖُ ﻭَﻣَﺎ ﺗَﻮْﻓِﻴﻘِﻲ ﺇِﻟﺎ ﺑِﺎﻟﻠـﻪِ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺗَﻮَﻛﻠْﺖُ
ﻭَﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺃُﻧِﻴﺐُ
“Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan)
Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya
kepada-Nya-lah aku kembali.” (QS. Hud: 88).

Mari saudara2ku jauhilah sifat syirik ini...semoga bermanfaat

Post Reply

Silakan dikomen gan ...

Replies (1)

profile-picture
Loading...

mengingatkan sesama itu penting gan, dan terima kasih agan udah ingetin ane :blessed

×