alexa-tracking

Jelang Pemilukada, Surat Uskup Maumere Dibacakan di Semua Gereja

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af1404ddc06bd45488b4572/jelang-pemilukada-surat-uskup-maumere-dibacakan-di-semua-gereja
Jelang Pemilukada, Surat Uskup Maumere Dibacakan di Semua Gereja
Jelang Pemilukada, Surat Uskup Maumere Dibacakan di Semua Gereja


Minggu, 6 Mei 2018 17:50

Jelang Pemilukada, Surat Uskup Maumere Dibacakan di Semua Gereja


MAUMERE---Menjelang pemungutan suara pemilihan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Propinsi NTT, serta Bupati dan Wakil Bupati Sikka, 27 Juni 2017, Uskup Maumere, Mgr. Gerulfus Kherubim Pareira, SVD mengeluarkan surat gembala.

Seruan pemimpin umat Katolik gereja lokal itu disampaikan para imam dalam kotbah perayaan misa pagi dan petang Minggu (6/5/2018). Seruan pemiimpin spritual ini menjadi agenda wajib setiap perhelatan politik lokal dan nasional.

Mgr. Kherubim mengatakan, gereja memiliki pandangan yang positif terhadap politik dan melihat politik sebagai ruang dimana setiap orang dapat mewujudkan nilai-nilai Injili sebagai dasar visi politik gereja yang terbuka (inklusif), tidak diskriminatif, berpihak kepada orang kecil, menghargai hak-asasi manusia, solider dan saling menolong demi terwujudnya kesejahteraan umum.

Paus Fransiskus dalam Himbauan Apostolik Evangeli Gaudium, menegaskan jika memang tata masyarakat dan negara yang adil merupakan tanggungjawab sentral dari politik, maka gereja tidak bisa tinggal diam dan pangku tangan dalam perjuangan menegakkan keadilan.

Semua orang Kristen termasuk para pastor dipanggil untuk menunjukkan kepedulian membangun dunia yang lebih baik, lebih layak dihuni oleh semua orang sebagai saudara dan saudari.

Selain para imam, biarawan dan biarawati, para awam khususnya memiliki tanggungjawab misioner dan kenabian yang mereka peroleh melalui sakremen pembaptisan untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan politik praktis.

Ini adalah kesempatan mereka mempraktekan iman dalam politik praktis yang bertujuan melayani kepentingan umum semua warga negara tanpa diskriminasi suku, agama, ras, golongan ataupun daerah. (*)

Sumber Berita

=========================================
Komen TS

Pokoknya ga boleh politik praktis di Masjid kalo bukan untuk kampanye mendukung Joko. Misal ada yang mau kampanye mendukung Joko di tempat ibadah = Tutup mata, tutup telinga, tutup mulut, pura-pura ga tahu


Reserped untuk membongkar kebusukan bacot munafik jokower.. ewer-ewer...
Setidaknya orang yg datang kemari tidak perlu mengganti sepatu kerennya jadi sendal jepit butut hanya karena ketidakpercayaan terhadap sesama saudaranya

Entah kalau yg disebelah ?
Bingung ama TS. Emang katolik mendukung salah satu paslon? Dilarang memilih yang gak seiman? emoticon-Bingung
Quote:


cari aja di FB, banyak videonya
Quote:


Bawa kesini lah video nya, ane kuota ga ada emoticon-Smilie
TSnya goblok. Cuma nge'bold sepotong kalimat terus dikunyah gitu aja tanpa baca satu paragraf sisanya emoticon-Big Grin

Itu aja udah emoticon-Cool
Quote:



beginilah kalau panasbung tolol, yg dibaca cuma kalimat awal saja

padahal inti dari kalimat itu adalah ini:

Quote:


pantas orang tak berdosa macam Ahok dijebloskan ke penjara, sementara si cabul yg kabur ke arab kemarin, yg jelas jelas menghina Pancasila malah dibebaskan.
Quote:



Seumur2 pengalaman ane di Katolik, walau misalkan situ ngedukung orang yg beda dari yg didukung sama mayoritas orang2 satu paroki, tp kagak ada cerita yg kayak gitu seketika dicap auto-kafir. Itu juga pas misa boro2 yang kayak gitu disepet + dihina terang2an sama pasturnya, yg ada malah dianggap sebagai hal yg wajar kalo buat urusan berpolitik, selama peraturan yg berlaku (larangan pake rumah ibadah buat jadi tempat kampanye) tetap ditaati emoticon-Big Grin

Sementara waktu masih jadi pengikut tetangga...well, jangankan berani beda...ketauan beda sendiri aja langsung disindir2 + dihina terang2an emoticon-Big Grin
Quote:


Beli dulu

Quote:


Quote:


Statement kalin berdua sungguh menunjukkan ketidakdewasaan & kedangkalan wawasan. Perlu lebih banyak riset dan gw harap lo bisa lebih bijaksana ke depannya ketika mengomentari kaskuser lain, apalagi jika pengetahuan lo tentang isu ini masih sangat minim.

Quote:


Dangkal katamu?? Gua tanya sama lu, ada gak kejadian dimana Gereja Katolik Indonesia mengijinkan area gereja untuk ajang khotbah bermuatan politik atau jadi tempat orang2 berkampanye macemnya tetangga sebelah??

Gua rasa-pun situ memang sengaja ngambil sepotong kata yg lu bold itu doang terus lu kunyah demi memuaskan syahwat kebencianmu terhadap umat non-muslim tanpa melihat sisa kalimat di paragraf yg lu bold emoticon-Big Grin

Dasar saracen emoticon-Big Grin
Quote:


yoi tmn gw ada yang jadi misi jual diri, pamer badan dan transaksi pun terjadi saat pendengeng menceritakan kisah nya, doi keluar sama cust ke hotel melati terdekat.

emoticon-Leh Uga
Dibumbui dengan kata politik praktis emoticon-Leh Uga

Coba dong dari sumber lain.

http://penakatolik.com/2018/05/07/su...g-cuci-tangan/

http://www.victorynews.id/uskup-maum...gama-dan-suku/

Quote:


Quote:


boleh cek di gereja katolik mana yang ngomong ngedukung calon a ato calon b. ga ada tuh paling banter ya minta supaya umat katolik berpartisipasi dalam pemilihan doang. soal pilihan gak bakal ada penggiringan dari atas mimbar kotbah.
Quote:


kliatan ga pernah ke gereja
Quote:


elo kali yang gak pernah ke gereja. jelas koq sikap Gereja disetiap pemilihan gak pernah nyebut nama.
Quote:


coba sebutin gereja mana yang ngegiring umat buat milih nama. nama pastornya sapa paroki mana kevikepan mana keuskupan mana alamatnya mana. gereja katolik ya gw gak urusan ma gereja selain katolik. ato loe cuma bacot doang.
nah ini kan sejuk. jangan beda pilihan terus diancem masuk neraka. wkwkwkkw

yang katanya damai tapi...................
Ini yang namanya satu komando, kalo ditarik ke atas lagi 1.3 milyar katolik 1 komando dari vatikan Sana..

Engga cuma 7juta (katanya) koar2 1 komando tapi berantem ke sesamanya karna berbagai kepentingan emoticon-Ngakak
TS goblok, coli dengan pemahaman dangkal emoticon-Ngakak