alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Manfaat Indonesia Menjadi Tuan Rumah Pertemuan IMF & WB
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af12d00d89b093f598b456b/manfaat-indonesia-menjadi-tuan-rumah-pertemuan-imf-amp-wb

Manfaat Indonesia Menjadi Tuan Rumah Pertemuan IMF & WB

Manfaat Indonesia Menjadi Tuan Rumah Pertemuan IMF & WB

INDONESIA menjadi tuan rumah dalam pertemuan Bank Dunia dan IMF pada tahun ini. Perhelatan yang akan dilaksanakan di Bali tersebut sebagai bagian dari beragam acara internasional yang terjadi pada tahun ini seperti gelaran Asian Games yang juga akan menyedot perhatian banyak wisman.





Lalu, bagaimana keuntungan pertemuan ini bagi Indonesia? Bagaimana dampaknya terhadap dunia pariwisata dan usaha pemerintah untuk meningkatkan perekonomian domestik dengan menyedot investasi baik dari dalam dan luar negeri?



Dalam kesempatan ini Pengamat Ekonomi dari Universitas Gajah Mada (UGM) A Tony Prasetiantono memberikan pandangannya mengenai dampak pertemuan berstandar internasional ini terhadap perekonomian Indonesia. Berikut wawancaranya.



Bagaimana dampak pertemuan IMF dan Bank Dunia bagi Indonesia?



Manfaatnya sangat banyak kerena menurut saya acara ini akan mendapatkan exposure yang sangat besar. Acara ini akan melibatkan 189 negara dan 17 ribu peserta kemudian pemerintahan di luar negeri. Ini manfaat untuk mendapatkan perhatian besar dari luar negeri. Ini momentum untuk mendapatkan pariwisata terutama dengan leisure economy.



Indonesia harus bisa memanfaatkan ini untuk memperkenalkan pariwisata tapi  juga untuk menarik investasi asing ke Indonesia. Jadi orang asing bisa melihat sejauh mana keseriusan Indonesia melakukan perkembangan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Kalau infrastrukturnya reliable, maka ini akan menarik investasi masuk ke negara ini. Setelahnya mungkin akan ada deal ekspor dengan negara lain.



Apa yang harus diperjuangkan Pemerintah dalam pertemuan ini?



Kegiatan tersebut merupakan pameran mengenai Indonesia, dan pameran saja tak cukup tapi disertai dengan membentuk tim atau orang-orang yang akan melakukan lobi ekonomi dan investasi. Jadi tak hanya pameran tetapi kesepakatan-kesepakatan dengan pihak asing. Kita ada masalah dengan ekspor kelapa sawit kita di Eropa dan kemudian bagaimana menghadapi musuh bersama kita terkait Donald Trump yang melakukan tarif impor alumunium serta baja dan ini menjadi concern kita bersama terkait perdagangan dan investasi.



Bagaimana peran IMF dalam pertemuan ini?



IMF juga memperluas wilayah tugasnya tak hanya kondisi moneter tetapi kondisi makro. Meskipun overlap tetapi saya tak melihat menjadi beban bagi Bank Dunia, IMF, atau bagi kementerian keuangan, atau Bank Indonesia. Kita perkuat sinergi untuk acara ini.



Apakah anggaran pertemuan Bank Dunia dan IMF cukup besar?



Anggarannya mencapai Rp800 miliar. Saya kira tidak mahal jika kita dalam seminggu terekspos oleh dunia internasional. Ini memang sangat jauh jika dibandingkan dengan event lain seperti Asian Games. Biaya untuk Asian Games itu Rp6 triliun sampai Rp7 triliun dan ada biaya lain seperti infarstruktur yang memang untuk jangka panjang.



Kalau kita bandingkan dengan Bank Dunia memang lebih tinggi. Kita melihat kalau dibandingkan dengan event olahraga lain, event Bank Dunia masih reasonable. Ingat setelah pertemuan Bank Dunia di Peru, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke negara itu mencapai 17 persen.



Apakah anggaran APBN cukup sehat untuk pertemuan itu?



Angkanya masih batas kewajaran Rp800 miliar dari rasio Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Rp2.200 triliun. Ini tak cukup banyak. Sementara Indonesia membutuhkan event yang menarik minat dan eye catching. Saya perhatikan promosi dalam ajang yang berbeda seperti pertemuan IMF, Bank Dunia, dan Asian Games akan berdampak baik bagi Indonesia.



Saya lihat Thailand dan Malaysia gencar berpromosi dalam acara olahraga. Saya lihat ajang ini, Bank Dunia dan Asian Games juga akan berdampak bagi pariwisata Indonesia.



Bagaimana dampaknya ke sektor pariwisata Indonesia tahun ini?



Dampaknya enggak seketika. Event ini ibarat investasi yang hasilnya tak akan dituai dalam waktu singkat. Tahun lalu kita kedatangan 12 juta turis dan tahun ini akan lebih lagi. Saya berpendapat pertumbuhan ekonomi 5,3 persen sampai 5,5 persen pada tahun ini dan tahun berikutnya akan besar sekali.



Program tujuh Bali Baru juga tak akan berdampak signifikan terhadap dunia pariwisata tahun ini. Danau Toba walaupun dikenal lama akses untuk direct flight juga terbatas dan jangan berharap dalam waktu pendek.





Diubah oleh: nataliesytner
Urutan Terlama
Rapiin dulu bre

BTW klo jadi iklan pariwisata gratis ya gpp asal jangan kelewat banyak duit kita keluar
Manfaat terbesarnya biar bisa ngutang