alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Politik, Sebuah Pil Pahit yang Harus di Telan
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af12cc1a2c06e39248b4569/politik-sebuah-pil-pahit-yang-harus-di-telan

Politik, Sebuah Pil Pahit yang Harus di Telan

Manusia dan politik, dua hal yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan. Hidup manusia yang saling bersosialisasi melalui latar belakang kehidupan membuat banyak hal bermunculan, mulai budaya, pemerintahan dan juga politik. Dalam sejarahnya politik penuh dengam intrik, tipu muslihat hingga pertumpahan darah hingga akhirnya mencoreng makna dari politik itu sendiri. Hingga ada yang mengatakan bahwa politik itu kotor dan penuh segala bentuk keji dan tipu daya, bila kita telisik secara sekilas mungkin ada benarnya namun jika kita selami lebih dalam sebenarnya bukanlah politiknya yang kotor namun manusia sendirilah yang membuat politik itu terlihat kotor, nafsu dan keserakahan manusia akan kekuasaan memberi andil dalam membuat citra politik semakin kelam.
Politik, Sebuah Pil Pahit yang Harus di Telan

Credit : elcolumnero.com

Manusia tercipta ke dunia dianugerahi kelebihan yaitu memiliki akal yang sempurna. Dengan akalnya itulah manusia bisa membedakan mana sesuatu yang baik dan mana sesuatu yang buruk. Dengan akalnya juga manusia berpolitik dan berbudaya, sejarah dunia telah mencatat sepak terjang kehidupan manusia dari masa-masa berkelompok, munculnya kerajaan-kerajaan dan hingga munculnya negara-negara seperti sekarang ini tak lepas dari peran serta politik.

Negara kita pun tak lepas dari politik, setiap harinya kita disuguhkan kabar-kabar tentang dunia politik entah itu melalui surat kabar, media elektronik, media sosial hingga portal berita online. Politik ibaratkan sebuah santapan harian yang tak bisa dipisahkan dari negeri ini mulai dari masalah kekuasaan, kebijakan-kebijakan hingga kasus-kasus yang menimpa para elit politik menjadi topik hangat di masyarakat mulai dari obrolan warung kopi hingga ke tingkatan acara talkshow televisi tak lepas dari bahasan politik.

Di tengah realitas kehidupan ini seberapa kita mencoba menjauh dari politik rasanya kita tak bisa menghindarinya. Politik tak bisa terlepaskan dari kehidupan kita, ibaratkan pil pahit yang mau tak mau harus ditelan. Para wakil rakyat yang terpilih di kursi kekuasaan ini tak lepas dari peran politik di dalamnya, mau tak mau memang untuk mengubah negeri ini salah satu jalannya adalah melalui politik. Banyak orang yang rela menerjunkan dirinya ke dunia politik demi memajukan bangsa dan negeri ini menjadi lebih baik lagi, namun nyatanya pusaran kelam di dunia politik bisa membuat orang yang terjun di dalamnya seakan lupa akan tujuannya dan terjebak dengan keadaan, yang terpikir hanya upaya untuk memenangkan persaingan, sikut sana dan sini demi sebuah ambisi, koalisi hanya sekedar kedok kepentingan sesaat karena tak ada kawan dan lawan abadi dalam politik.
Politik, Sebuah Pil Pahit yang Harus di Telan

Credit : arahjuang.com

Politik itu terkadang membuat dilematis, hidup kita tak bisa lepas dari kungkungan politik. Di saat pesta rakyat sebentar lagi tiba, golput bukanlah pilihan yang tepat untuk semua rasa dilematis akan politik. Golput sama saja membiarkan mereka orang-orang yang tidak terlalu berkompeten duduk menjadi wakil rakyat, maka tak heran banyak wakil rakyat yang terjerat banyak kasus seperti kasus korupsi dan suap yang sering muncul di televisi.

Sebagai warga negara yang menganut sistem demokrasi sudah seharusnya kita bersikap aktif terhadap politik meskipun tidak secara langsung terjun ke dunia politik. Caranya? Sampaikan masukan baik itu kritik dan saran untuk kebaikan negeri dengan cara yang telah ditentukan tanpa ada anarkisme di dalamnya serta menggunakan hak suara pada saat pemilu tiba untuk bisa melahirkan wakil-wakil rakyat yang kompeten dan amanah di bidangnya yang mengedepankan kepentingan rakyat dibandingkan dengan kepentingan pribadi.

Kita tak bisa menghindari politik, karena politik sudah jadi bagian hidup kita. Meskipun terkadang membuat dilema, namun politik dan negeri ini tak pernah terpisahkan keberadaannya. Agan dan sista punya pendapat lain tentang politik? Silahkan sampaikan di kolom komentar dan sampai jumpa di tulisan berikutnya. emoticon-Big Grin

Sumber tulisan :
Opini pribadi dan inspirasi kehidupan
Pembelajaran selama sekolah dan kuliah
Sumber gambar via google images


Quote:





Diubah oleh tafakoer
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
Komentar dari kaskuser


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:
Diubah oleh tafakoer
Quote:

Cendol gan emoticon-Big Grin
Politik, Sebuah Pil Pahit yang Harus di Telan
Politik, Sebuah Pil Pahit yang Harus di Telan
Ane belum pernah menggunakan hak ane buat golput sih gan....emoticon-I Love Indonesia
tujuan politik itu sudah pasti kekuasaan
dengan kekuasaan, harta akan lebih mudah didapat
adapun slogan2 atau jargon2 pemanis mulut
itu cuma untuk membuai hati rakyat
jadi, intinya semua yang berpolitik itu busuk
emoticon-Ngamuk
duh ngemengin politik gk bakal ada habisnya gan.


np: iwan fals - sumbang emoticon-Kaskus Radio
Satu keluarga bisa ga akur gara-gara politik.. emoticon-Shutup (S)
Quote:


bener banget gan..
Karna politik di indo ada nasbung dan nastak emoticon-Leh Uga
politik tahi kucing
*Soe Hok Gie
ane selalu ga minat tentang politik karna terlalu banyak yg munafik
Politik
Selalu penuh intrik yg menggelitik
Ane pilih buta politik aja bre
politik akan bekerja lebih baik jika negara tersebut menganut sistem sekuleritas.

karena hanya di negara negara sekuler peran(intervensi) agama, suku, ras dll bisa diredam..

yg membuat politik indo makin kotor pan karena masuknya intervensi dan politik agama. sampe sampe banyak perda perda yg bernuansa agama..

politik agamalah yg menghancurkan afghanistan, pakistan, bangladesh, sudan, somalia dll. jgn sampe indo menyusul
Diubah oleh hebatpart16
politik janggal sapi
Nyengir aja.

Politik, Sebuah Pil Pahit yang Harus di Telan
Intinya selama gak mabok agama yang dipolitisir buat ambisi politik mah akan damai dan toleran gan. emoticon-Jempol
nggak ada habisnya klo ngomongin politik
Ane mah slow aje dah
Diubah oleh harmagedon77
hmmm
hmm mau apa dikata , politik udah jadi budaya , tapi tak semua politik itu busuk ada yang baik juga, meskipun persenya kecil emoticon-Ngakak
Diubah oleh kodhok5
Halaman 1 dari 4


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di