alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Sports / ... / Berita Olahraga /
Ada apa dengan striker lokal Indonesia?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af10e02a09a39e8298b4568/ada-apa-dengan-striker-lokal-indonesia

Ada apa dengan striker lokal Indonesia?

Tidak bisa dipungkiri, perkembangan permainan skuat timnas Indonesia arahan Luis Milla dalam ajang PSSI anniversary cup yang berkesudahan dengan Bahrain sebagai juara pertama telah memberikan kesan yang positif. Setidaknya, pola permainan timnas Indonesia sudah mulai terlihat, dengan visi bermain yang sudah jelas, ditambah lagi dengan kecepatan Febry bow Hariadi dan ketenangan Zulfiandi serta pengalaman Hansamu Yama, Indonesia mampu finish di peringkat ketiga dengan catatan pertahanan yang sangat baik dengan hanya sekali kebobolan dari 3 laga. Namun, masalah terbesar yang nampaknya akan jadi pe-er utama bagi Luis Milla untuk persiapan tim nasional Indonesia untuk Asian games mendatang adalah kualitas di lini depan.
Penunjukan Ilija Spasojevic untuk mengisi slot 3 pemain senior yang diproyeksikan akan mendampingi para tim U-23 justru menjadi tanda tanya besar, apalagi Spaso yang berlabel sebagai pemain naturalisasi. Hal yang sama pun terjadi dengan penunjukan Lerby Eliandri. Kedua pemain tersebut  yang sebenarnya diproyeksikan menjadi juru gedor untuk skuat merah putih dalam ajang Asian Games yang bertempatan di Jakarta-Palembang tersebut malah gagal memenuhi ekspetasi yang diharapkan. Keduanya gagal mencetak sebiji gol pun dalam tiga laga, sebuah tanda tanya besar untuk pemain berposisi sebagai striker.
Mirisnya, mengecewakannya penampilan Lerby pada ajang yang dihelat dalam acara memperingati ulang tahun PSSI ke 88 tersebut menimbulkan polemik baru. Hal ini menunjukan bahwa Indonesia benar benar kekurangan stok dalam urusan penyerang handal. Padahal, Indonesia pernah disuguhi dengan regenerasi penyerang lokal yang luar biasa seperti Gendut Doni Christiawan, lalu dilanjutkan dengan munculnya Bambang Pamungkas, Kurniawan Dwi Yulianto, belum lagi ada si ular piton Budi Sudarsono hingga yang terakhir ada Boaz Solossa yang bahkan sempat membobol gawang juara keempat piala dunia 2010, Uruguay dalam laga persahabatan.
Setelah itu, regenerasi penyerang lokal di skuat merah putih cenderung melamban bahkan mati suri setelah Muchlis Hadi Ning yang menjadi ujung tombak di skuat timnas Indonesia u-19 yang sukses meraih titel AFF U-19 pun hanya menjadi pemain pelapis di Persib Bandung musim ini. Berbagai alasan pun mulai muncul ke permukaan sebagai jawaban atas lambatnya pertumbuhan penyerang lokal yang mampu bersaing di klub Indonesia, dan salah satunya adalah ketergantungan menggunakan striker asing sehingga kurangnya jam terbang para penyerang lokal yang dimiliki masing-masing klub.
Tercatat hanya 4 tim yang berani memberi tempat utama kepada penyerang lokal sejauh putaran pertama liga 1 musim ini, yaitu Barito Putera(Samsul Arief), Persipura(Boaz Solossa), Persebaya( Rizhadi Fauzi) dan tentunya Borneo dengan Lerby Eliandri. Sisanya mengharapkan ketajaman pemain asing, meskipun Spaso, Beto Goncalves dan Herman Dzumafo berstatus sebagai WNI, mereka tetap bukanlah striker lokal yang memang asli dari Indonesia.
Bagaimanapun, Indonesia tidak bisa terus bergantung pada pemain naturalisasi ataupun Lerby seorang. Karena Cepat atau lambat, mereka harus diganti dengan penyerang-penyerang muda yang pantas untuk bersaing di level klub dan pantas untuk dipanggi ke tim nasional Indonesia, dan para penyerang lokal inilah yang akan menjadi jawaban, demi prestasi dan harga diri bangsa Indonesia.

(klasemen akhir PSSI anniversary cup, Indonesia tercecer di posisi 3 tanpa mencetak satu gol pun)(sumberemoticon-Bola.com)
Ada apa dengan striker lokal Indonesia?Ada apa dengan striker lokal Indonesia?((Boaz dan Bepe: generasi terakhir penyerang lokal timnas Indonesia sebelum tergerus pemain naturalisasi)
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di