alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ternyata, di Indonesia Masih Sulit Temukan Produk Halal Sesuai Syariat
2.33 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af1029adac13e32148b456c/ternyata-di-indonesia-masih-sulit-temukan-produk-halal-sesuai-syariat

Ternyata, di Indonesia Masih Sulit Temukan Produk Halal Sesuai Syariat

Bisnis.com, JAKARTA -- Ternyata, sampai saat ini sulit menemukan makanan halal sesuai syariat Islam yang benar-benar terjamin dari ladang sampai dihidangkan di meja makan.

Peneliti Senior Supply Chain Indonesia Zaroni Samadi mengatakan produk yang ada sekarang hanya dijamin halal dari isi produk.

BACA JUGA :

"Saya belum menemukan makanan bisa halal atau tidak dan menjamin proses logistik dari angkutan sampai kontainer yang halal prosesnya," katanya kepada Bisnis, Minggu (6/5/2018).

Berdasarkan syariat ajaran agama, produk yang boleh dimakan memiliki kriteria halal dari sisi zat yang sudah ditetapkan berdasarkan kitab suci. Bukan hanya itu, makanan tersebut juga halal dari cara perolehan dan pengolahannya.

Jika ditafsir lebih dalam, ini berarti pangan yang halal mencakup rangkaian kegiatan untuk penyediaan bahan, pengolahan, penyimpanan, pengemasan, pendistribusian, penjualan, dan penyajian produk.

Zaroni menjelaskan permintaan produk halal di Indonesia sangat besar. Berdasarkan data State of the Global Islamic Economy tahun 2016/2017, pada 2015 pertumbuhan pasar halal dunia mencapai US$1,9 triliun.

Sementara itu tahun 2019 diharapkan bisa tumbuh di kisaran US$2,54 triliun atau 21,2% dari total belanja dunia. Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia belum melihat potensi besar ini.

Masih berdasarkan penelitian yang sama, Indonesia berada pada posisi ke-10 dengan poin 36 sebagai negara industri halal. Posisi Ini kalah jauh dari Malaysia yang berada di tempat pertama dengan skor 121.

http://industri.bisnis.com/read/2018...sesuai-syariat
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Nah...
Jangan jual stempel doang, jago kandang
Malaysia dah ekspansi k luar negeri
Ternyata, di Indonesia Masih Sulit Temukan Produk Halal Sesuai Syariat

Amsyong jual tuh kaos rugi...alhamdulilah sekarang jual #DiaSibukKerja sehari dapat omset 5juta
Ternyata, di Indonesia Masih Sulit Temukan Produk Halal Sesuai Syariat
Nunggu janji wahgabener emoticon-Wkwkwk
Kitab suci adalah fiksi
emoticon-Ngakak
yg halam banyak emoticon-Ngacir
Memang ada yang 1000% halal di seluruh dunia?
perasaan dulu mbah gw ga repot mo tu barang proses distribusinya halal apa kagaemoticon-Wakaka
Ternyata, di Indonesia Masih Sulit Temukan Produk Halal Sesuai Syariat
Ternyata, di Indonesia Masih Sulit Temukan Produk Halal Sesuai Syariat
Kulkas halal sudah sesuai syariat belum?emoticon-Bingung (S)
coba itu kalo mau beneran halal, pake alat2 produksinya dari negara muslim aja. jangan pake teknologi kapir.
Ternyata, di Indonesia Masih Sulit Temukan Produk Halal Sesuai Syariat
Mui yg nerbitin sertifikat halal difitnah sama nastak yg memang kerjaan nastak, sebenarnya sertifikat itu untuk melindungi orang muslim, kalau para babiker kan asal manggap terus capluk apa saja. Tapi yg ribut para babiker yak ?
Diubah oleh antikritik.live
untung aja bakteri & kuman itu halal.

coba kalo haram......apa yg bisa dimakan???emoticon-Wakaka

jd gak usah terlalu fanatik dlm beragama. yakin aja apa yg dimakan itu halal. asal jgn terang2an makan babi trs berlaga gak tahu.emoticon-Wakaka
Ketika Islam radikal merajalela, kebodohan semakin meningkat.

Saat in hanya makanan yang diberi label Halal, kemudian kulkas, nanti bisa saja Oppo dan Samsung harus diberi label Halalemoticon-Wkwkwk
Sorry to say tapi di Indonesia yang namanya Halal itu dijadiin bisnis.
Mulai dari mendapatkan sertifikat dan label halal, proses pembuatan yang katanya halal, sampai iklan produk2 tersebut sudah halal.

Nih yah misal suatu perusahaan sudah dapat sertifikasi dan label halal, emang yakin dalam rentang setelah mendapat sertifikat sampai ada audit lagi nanti si perusahaan akan konsisten halal?
Lalu yakin audit halal sudah sesuai SOP / yang penting bayar?
Pengalaman ane selama ini sih 2 hal diatas keknya belum merata di seluruh tempat.

Lalu kalau mau serba halal, kenapa gak mengaudit pedagang kaki lima dan warung makan di pinggir jalan? Padahal mereka yang banyak dimakan sama penduduk Indonesia dibanding brand2 makanan besar / yang dijual di supermarket.
Oh iya lupa mereka gak bisa bayar yah untuk di sertifikasi emoticon-Leh Uga

Mau bilang gw haters MUI kek, silahkan. Gw cuman mau kritik masalah jual beli sertifikasi halal dan halal malah dijadiin bisnis bukan suatu kewajiban syariat. Beda yah, kewajiban syariat udah pasti halal mau ada audit kek atau gak ada audit kek.
Tapi kalau bisnis ya gimana caranya dapat sertifikat halal dulu, nah udah dapet yah belum tentu konsisten halal, baru berusaha halal lagi ketika mau audit emoticon-Cape deeehh
Diubah oleh rhaul
Manusia begini masi ada aja ya emoticon-Ngakak
Ngobel haram kagak bre emoticon-Leh Uga
Quote:


agama kalo sudah besar dan banyak pengikutnya pasti bakal dijadiin bahan bisnis /politik, tujuan utamanya memang HTW
jangan permasalahin isinya tapi beli pake duit apa itu makanan
selama dari duit bener jangan takut isinya haram
Tuhan itu dihati di pikiran bukan diperut
kalo diperut jadi eek donk
Bukannya sudah ada MUI
emoticon-Ngakak


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di