alexa-tracking

Jokowi Unggul Lagi, Zonk Bisa Bikin Survei 08 Menang (Survei "Onani Pencitraan"?)

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af0dc2796bde6f6218b4567/jokowi-unggul-lagi-zonk-bisa-bikin-survei-08-menang-survei-quotonani-pencitraanquot
Jokowi Unggul Lagi, Zonk Bisa Bikin Survei 08 Menang (Survei "Onani Pencitraan"?)
Jokowi Unggul Lagi, Fadli Bisa Bikin Survei Prabowo Menang
Senin, 23 April 2018 – 13:51 WIB

Jokowi Unggul Lagi, Zonk Bisa Bikin Survei 08 Menang (Survei "Onani Pencitraan"?)

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon merespons hasil survei terbaru tentang elektabilitas nama-nama bakal calon presiden. Merujuk sebuah survei terbaru litbang media ternama, elektabilitas Joko Widodo sudah melampaui 50 persen, sedangkan tingkat keterpilihan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto anjlok.


Menurut Fadli, survei itu belum tentu merefleksikan kondisi sesungguhnya. Alasannya, survei hanya menjadi salah satu indikator.


Bahkan, Fadli mengaku bisa membuat survei yang menempatkan elektabilitas Prabowo tertinggi. “Saya juga bisa bikin survei yang membuat Pak Prabowo menang. Gampang,” kata  Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/4).


Menurut Fadli, jawaban responden survei dipengaruhi pertanyaan yang disodorkan. Sebagai contoh, jika pertanyaannya apakah publik menginginkan presiden baru atau tetap mempertahankan Jokowi, mayoritas menjawab ingin mengganti mantan gubernur DKI itu.


“Rata-rata hasilnya menginginkan presiden baru. Kalau head to head dengan Pak Prabowo  di medsos yang menang selalu Prabowo. Ya,  pernah Jokowi juga sekali waktu (menang) saya buat dulu,” paparnya.


Merujuk survei terbaru yang digelar 21 Maret hingga 1 April 2018, elektabilitas Jokowi mencapai 55,9 persen, sedangkan Prabowo hanya 14,1 persen. Padahal, enam bulan sebelumnya elektabilitas Jokowi di angka 46,3 persen, sementara Prabowo mencapai 18,2 persen.


Sedangkan elektabilitas mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo kini hanya 1,8 persen. Enam bulan lalu elektabilitas Gatot masih 3,3 persen.


Melejitnya elektabilitas Jokowi diyakini seiring dengan kenaikan kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan saat ini. Kepuasan terhadap pemerintah saat ini mencapai 72,2 persen, atau naik dari 70,8 persen pada survei enam bulan lalu.


Fadli menambahkan, survei hanya indikator awal sehingga tidak menjadi persoalan apa pun hasilnya. Terlebih, masih ada waktu setahun bagi Prabowo untuk menghadapi Pilpres 2019.


“Pilpres masih satu tahun lagi, tahun depan. Kami yakin Pak Prabowo akan menang,” katanya.

Fadli menambahkan, banyak hal yang membuat publik tak puas atas kinerja pemerintah. Misalnya, kondisi ekonomi saat ini jauh dari janji-janji kampanye Jokowi.

“Ekonomi tidak meroket, pertumbuhan juga turun, kehidupan juga makin sulit, lapangan pekerjaan susah, harga-harga naik,” katanya.

Menurut Fadli, kondisi ril tidak bisa dikonversi dengan angka-angka statistik untuk menyenangkan. Dia mengatakan, kondisi seperti itu harusnya dihadapi dan dicarikan solusinya.

“Orang-orang di sekitar presiden juga seharusnya tidak ABS (asal bapak senang, red).  Coba dihadapi dong persoalan-persoalan yang riil  di masyarakat,” jelasnya. 

Fadli lantas mencontohkan berbagai survei jelang Pilkada DKI 2017 yang selalu mengunggulkan Basuki T Purnama alias Ahok. Bahkan, tingkat kepuasan publik atas kinerja Ahok di Pemprov DKI mencapai 70 persen.
Faktanya, tingkat kepuasan publik atas kinerja Ahok tak membuatnya memenangi Pilkada DKI. 
“Jadi, itu tidak ada kaitannya antara tingkat kepuasan dengan elektabilitas,” ujarnya
https://www.jpnn.com/news/jokowi-unggul-lagi-fadli-bisa-bikin-survei-prabowo-menang?utm_source=dable


Hasil Survei INES: 67,3% Masyarakat Ingin Presiden Baru

Senin, 07 Mei 2018 – 00:49 WIB

Jokowi Unggul Lagi, Zonk Bisa Bikin Survei 08 Menang (Survei "Onani Pencitraan"?)

jpnn.com, JAKARTA - Hasil survei Indonesia Network Election Survei (INES) menyatakan sebagian besar responden tidak puas terhadap kepemimpinan Jokowi - Jusuf Kalla.


Direktur INES Oskar Vitriano menjelaskan dari 2.180 responden, hanya 19,5 persen saja menyatakan janji Jokowi - JK dipenuhi. Sedangkan 68,2 persen menyatakan Jokowi tidak menepati janji. Sisanya 12,3 persen responden tidak menjawab.


"Kinerja pemerintahan Jokowi-JK sudah barang tentu akan punya pengaruh dengan pilihan masyarakat terhadap partai politik yang akan berlaga di pileg 2019 dan tingkat keterpilihan Jokowi jika mencalonkan diri kembali sebagai capres di pilpres 2019," kata Oskar dalam keterangannya, Minggu (6/5).


Penelitikan digelar INES 12-28 April 2018 di 33 provinsi Indonesia, dengan melibatkan 2180 responden. Adapun margin of error kurang lebih 2,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.


Penelitian ini menggunakan instrumen data berupa angket yang bersifat terbuka dan tertutup. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan responden menggunakan kuesioner yang sebelumnya sudah dirumuskan oleh para peneliti.


Dalam survei ini, Oskar melanjutkan, pihaknya menguji tokoh-tokoh nasional dan Jokowi sebagai bakal calon presiden pada pilpres 2019. Salah satu pertanyaan yang diajukan, dengan adanya hastag #GantiPresiden2019 yang akhir-akhir ini ramai di media sosial.


Menurut dia, 67,3 persen responden menginginkan presiden baru pada 2019. Sementara 21,3 persen menginginkan kepemimpinan sekarang dilanjutkan. Sisanya atau 11,4 persen responden menjawab tidak tahu.
Survei INES juga memosisikan Partai Gerindra di urutan pertama di pemilu 2019 dengan raihan 26,2 persen. Disusul PDI Perjuangan di posisi kedua dengan 14,3 persen. Berikutnya ada Partai Golkar 8,2 persen, PKS 7,1 persen, Perindo 5,8 persen, PKB 5,7 persen, PAN 5,3 persen, Demokrat 4,6 persen, PPP 3,1 persen, Nasfem 3,1 persen, Hanura 2,3 persen, PBB 2,1 persen, PKPI 0,9 persen, Berkarya 0,7 persen, Garuda 0,4 persen dan PSI 0,1 persen. "Sedangkan yang tidak menjawab 10,1 persen," katanya


Oskar mengatakan secara top of mind jika pilpres digelar saat ini, Prabowo Subianto dianggap bisa mengalahkan Jokowi. Sebanyak 50,1 persen responden menyebut nama Prabowo, 27,7 persen Jokowi, 7,4 persen Gatot Nurmantyo dan tokoh lain 14 persen.

Saat disodorkan pernyataan tertutup Prabowo juga mengungguli Jokowi. Prabowo dipilih 54,5 persen, Jokowi 26,1 persen, Gatot 9,1 persen dan tokoh lain 10,3 persen.

Sedangkan cawapres yang berpotensi dipilih jika berpasangan dengan Jokowi maupun Prabowo adalah Agus Harimurti Yudhoyono : 2,1 persen, Zulkifli Hasan 2,6 persen, Rohmahurmuzy 2,2 persen, Airlangga Hartanto, 17,4 persen, Muhaimin Iskandar, 20,2 persen, Gatot Nurmantyo, 9,2 persen, Said Agil Sirajd, 5,1 persen, Puan Maharani 7,5 persen, Anies Baswedan 9,7 persen, TGB Muhammad Zainul Majdi 4,8 persen dan yang tidak memilih 19,2 persen. 
https://www.jpnn.com/news/hasil-surv...-presiden-baru

Quote:


----------------------------------

Jokowi Unggul Lagi, Zonk Bisa Bikin Survei 08 Menang (Survei "Onani Pencitraan"?)
Jokowi Unggul Lagi, Zonk Bisa Bikin Survei 08 Menang (Survei "Onani Pencitraan"?)

Namanya juga politik. Propaganda politik itu, satu diantaranya adalah yaa bikin survei-survei politik seperti itu bentuknya yang sengaja mereka buat untuk menggiring opini pemilih agar mencoblos partainya atau capresnya. 

Tapi masalahnya, lawan politik mereka juga mengetahui trik semacam itu. Makanya, mereka pun pada bikin survei-survei politik yang sama, tapi hasilnya bertentangan dengan hasil survei politik lawan politiknya. 

Sayang, rakyat yang semakin cerdas, membuat mereka kini tak mudah lagi ditepu-tepu  dengan cara-cara seperti itu. Revolusi medsos membuat semua orang bisa melek politik karena luberan informasi. Akhirnya rakyat awam kebanyakn memilih cuek-bebek. Mereka lebih percaya pada jargon-jargon seperti: "Wani piro?" atau "Ambil duitnya, coblos saingannya!"

emoticon-Wkwkwk
penggiringan opini lewat surpe ini gk pernah berhasil tapi tetep aja dilakuin
heran ! emoticon-Bingung (S) emoticon-Cape d... (S) emoticon-Ngakak (S)
Jokowi Unggul Lagi, Zonk Bisa Bikin Survei 08 Menang (Survei "Onani Pencitraan"?)
Quote:


Krn menipu diri sendiri lebih fun dilakukan daripada menipu org lain Gan!emoticon-Wakaka
tipuan lembaga survei INES sdh pernah dipake prabocor saat pilpres 2014 lewat lembaga puskaptis



Quote:


Jaman sby sukses periode kedua, belum banyak yg punya hp android, belum banyak yg melek internet
INES = IDUP NGENES

MENDING

IREX
mulai dah perang survey emoticon-Hammer (S)
Surpe kaskus lah yg paling kredibel😎
siapa yg survey hahp?
sujud syukurnya mana???
udah habis banyak,, kalah. gilanya kebangetan
Gue pernah kerja di LSI selama 3 tahunan sebagai surveyor, waktu kuliah dulu..

Lu percaya deh sama gue, semua lembaga survei itu sampah..

Mereka mmg bertujuan mengendalikan opini masyarakat..

Bayangin aja, waktu itu gue di tugasin survei elektabilitas salah satu calon kepala daerah di daerah gue..

Datanya banyak yg gue dan temen2 gue palsuin karena kendala jarak tempuh yg jauh utk menemui objek survei...

Eh sama supervisor gue, itu data yg sudah bodong di edit lagi supaya berkesan cantik...

Setelah di buat resume, di dapatlah angka bahwa si A elektabilitasnya paling tinggi...

Padahal waktu gue survei, banyak yg ga kenal sama si A.. Banyak yg sama sekali ga tau program si A apaan.. Bagusnya apa..

Eh.. Tapi setelah pilkada diadakan, hebatnya ternyata hasil survei itu benar.. si A yang menang.. emoticon-Cape deeehh
Quote:


itu bukan karena surpe
partai pendukung lebih berperan
didaerah jateng calon yg didukung PDIP kemungkinan besar menang
Quote:


Ya terserah lu mau berpendapat apa..

Yg jelas itu dulu yg gue alamin..

Lu bisa bayangin deh, data bodong di edit lagi.. Jadinya kira2 data apa itu? emoticon-Big Grin
Quote:


banyak orang curiga kalo data surpe diedit emoticon-Big Grin
Pertinyiinnyi itu ganti siapa????
Sebegitu ngebetnya akan kekuasaan maka walo gak punya capres yg bagus yg penting wiwi turun
Mau tu kyk dki, dipegang gabener, anggaran dprd langsung melonjak, semua haus dsn lapar
survey kaskus donk

Hoax versi penguasa;
1. Ekonomi meroket
2. Bbm murah
3. Harga-harga murah
4. Kagak ade pengangguran di indonesia
5. Rakyat hidup sejahtera
6. 1 dollar sama dengan 10000
7. Kagak ade pekerja asing di indonesia
8. Rakyat mudah cari kerja
9. Rakyat indonesia kagak ade yg miskin

Mantap!!!
emoticon-Cool
Quote:


#asalbukanwowok
emoticon-Cool