alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ketua DPRD DKI Jakarta Dilaporkan ke Polisi terkait Dugaan Penipuan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af094bcd89b09d75b8b4567/ketua-dprd-dki-jakarta-dilaporkan-ke-polisi-terkait-dugaan-penipuan

Ketua DPRD DKI Jakarta Dilaporkan ke Polisi terkait Dugaan Penipuan

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh mantan Sekretaris Daerah Provinsi Riau Zaini Ismail. Prasetio dilaporkan atas dugaan penipuan dan penggelapan.

Terkait kasus ini, Zaini melaporkan Prasetio ke Polda Metro Jaya melalui pengacara bernama Willam Albert Zai pada 30 April 2018. Laporan tersebut telah diterima polisi dengan Nomor LP/2369/IV/PMJ/Dit. Reskrimum.

"Iya benar. Saya mewakili klien saya untuk melaporkan dugaan penipuan itu," kata William saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (7/5/2018).

Menurut dia, Prasetio mengimingi-imingi Zaini untuk bisa menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau. Atas janji dan jabatan itu, Zaini pun memberikan uang sebanyak Rp 3,2 miliar kepada Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio.

"Pemberian uang itu itu dilakukan secara bertahap. Menurut keterangan klien kami seperti itu. Dijanjikan sebagai Plt Gubernur Riau," ujar William.

Selain itu, dia mengaku, kliennya sudah melayangkan somasi kepada Prasetio agar kasus ini bisa diselesaikan di luar hukum. Namun, lanjut dia, surat somasi itu tak digubris.

"Iya sudah dua kali kami somasi," ucap William.

Dia juga telah menyertakan surat somasi dan keterangan saksi-saksi saat melaporkan Prasetio ke Polda Metro Jaya. "Iya barang bukti berupa dua surat somasi dan keterangan saksi," pungkas William.

Terkait kasus ini, Ketua DPRD DKI Jakartadilaporkan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.


Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi saat memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Kemendagri, Jakarta, Kamis (5/3/2015). Mediasi tersebut untuk mengetahui dana siluman yang terdapat pada RAPBD 2015. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Prasetio sendiri membantah tudingan tersebut. Dia bahkan mengaku tidak mengenal pelapor. Terlebih, dia tidak pernah berurusan dengan Riau.

"Saya tak pernah kenal si pelapor dan tak pernah ada urusan dengan Riau. Saya anggap ini orang yang cari perhatian karena bagaimanapun saya ini Ketua DPRD. Bisa jadi dia mau dompleng tenar," kata Prasetio ketika dihubungi, Jakarta, Senin (7/5/2018).

Dia mengatakan sudah mempercayakan kasus itu ke kuasa hukumnya. "Untuk proses hukum saya serahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum saya, Ronny Talampesi."

emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol

Mantap kalau memang terbukti laporannya

emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol
Urutan Terlama
Kapan nih gabener & wagabener pake jaket almamater oranye KPK emoticon-Ngakak
Gak heran kader banteng
ORANG ORANG KAYAK GINI HARUS DISLEDING KEPALANYA PAKE PALU


DISODOK KAUM GAY


DIMUTILASI


TERUS KASIH MAKAN KE ANJING TETANGGA GUE
Gila, ngasih 3,2 M biar bisa jadi plt gubernur riau. Plt kan ga lama duduknya. Bisa untung berapa? Dan sekelas sekda koq bisa punya 3,2 M buat ngasih orang? Duit darimana?

pantesin kemarin ngawinin anak
lah dprd jakarta ngapain ngurus plt riau, kalo menyasar ke mendagri baru betul


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di