alexa-tracking

Mendagri: Partisipasi Pemilih di Indonesia Lebih Baik dari Amerika Serikat

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af092c656e6af13438b456c/mendagri-partisipasi-pemilih-di-indonesia-lebih-baik-dari-amerika-serikat
Mendagri: Partisipasi Pemilih di Indonesia Lebih Baik dari Amerika Serikat
Mendagri: Partisipasi Pemilih di Indonesia Lebih Baik dari Amerika Serikat

JPP, JAKARTA - Pemerintah dan penyelenggara Pemilu tidak bisa memaksa setiap pemilih untuk menunaikan hak pilihnya baik dalam pemilihan kepala daerah maupun dalam pemilu nasional. Yang bisa dilakukan pemerintah adalah memastikan hak pilih warga bisa terjamin.

Sehingga, partisipasi meningkat. Namun, bicara tingkat partisipasi, ternyata Indonesia masih lebih baik dari Amerika Serikat (AS) yang sering disebut sebagai negara kampiun demokrasi.

Hal itu dungkapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tajhjo Kumolo usai menghadiri acara Forum Kemitraan Ormas Pemuda Pancasila yang digelar di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kantor Kementerian Dalam negeri (Kemendagri), Jakarta, Sabtu (5/5/2018).

"Ya, kan enggak bisa dipaksa. Orang mau datang menggunakan hak pilih kan gak bisa dipaksa. Di Amerika, di Australia saja enggak sampai 50% orang mau menggunakan hak pilihnya. Kita cukup bagus, target tahun ini Pilkada partisipasinya 78%," ungkap Tjahjo.

Tentunya, menurut Mendagri, untuk menjamin hak pilih warga, juga dibutuhkan dukungan dari warga itu sendiri. Masyarakat mesti pro aktif. "Kami menyiapkan sarananya. Satu jam selesai. Blankonya ada, SDM-nya kami cukup, walau terbatas," ujar Tjahjo.

Dalam kesempatan itu juga, Mendagri membantah temuan adanya 11 juta warga yang belum punya KTP elektronik (KTP el). Informasi 11 juta warga di daerah yang akan menggelar Pilkada belum punya KTP el tidak benar.

Meski begitu, Mendagri mengakui jika masih ada warga di daerah yang akan menggelar pemilihan belum punya KTP el. Hanya saja, jumlahnya tidak sampai 11 juta. "Saya kira enggak 11 juta ya. Dari temuan KPU untuk Pilkada tidak sampai juta, 800 sekian," jelas Tjahjo.

Setiap tahun, lanjut Mendagri, dipastikan ada remaja yang usianya sudah 17 tahun atau menikah. Dan, jumlahnya itu mencapai jutaan orang. Tajhjo sendiri berharap, warga yang belum merekam KTP el hendaknya pro aktif.

Pemerintah memang gencar melakukan layanan jemput bola. Tapi, jika masyarakat itu pro aktif tentu akan membantu tugas pemerintah, terutama di masa pemilihan seperti sekarang ini.

"Ya, saya minta masyarakat yang belum merekam harus pro aktif. Kalau masyarakat tidak pro aktif tidak mungkin dia bisa terdata walaupun datanya ada. Hanya, kami ingin memastikan bahwa warga negara tersebut tinggalnya di mana untuk menentukan TPS-nya kalau dia mau menentukan hak pilihnya," ulas Tjahjo.

Tidak hanya itu, Mendagri menjelaskan, masyarakat juga harus pro aktif melaporkan jika ada kerabatnya yang meninggal dunia. Ini pun sangat membantu, agar tidak ada data ganda dalam daftar pemilih.

Pemerintah sendiri terus memperbaiki layanan dokumen kependudukan. Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan perintah agar layanan KTP el bisa selesai paling lama satu jam. Dan, ini telah ditindaklanjuti. Di beberapa daerah bahkan pelayanan bisa selesai hanya dalam waktu 10 menit.

"Perintah bapak Presiden satu jam harus selesai. Prakteknya 10 menit selesai kecuali listrik mati atau ada hal yang lain. Kemarin kami ke Merauke di Papua, 10 menit selesai. Tinggal masyarakat mau datang. Kalau masyarakatnya enggak pro aktif bagaimana kita mau datang. Kalau masyarakat adat, masyarakat di desa desa itu bisa kami datangi. Tapi yang di kota-kota, yang kerja di luar negeri, yang sekolah di luar negeri. Itu yang sulit," papar Tjahjo.

Meski begitu, Mendagri merasa cukup gembira. Di tengah persoalan yang ada, program perekaman KTP el cukup menggembirakan hasilnya. Saat ini, perekaman sudah mencapai 97,4% dari 184 warga wajib KTP el. Mendagri pun berharap, akhir tahun, target perekaman bisa dicapai.

"Saya kira sudah bagus kerja Dukcapil. Semua sudah cukup optimal tinggal sisanya mudah-mudahan sampai akhir tahun mau datang merekam," jelas Tjahjo. (dgr/nbh)


Sumber : https://jpp.go.id/polkam/politik/320...merika-serikat

---

Kumpulan Berita Terkait POLKAM :

- Mendagri: Partisipasi Pemilih di Indonesia Lebih Baik dari Amerika Serikat Mendagri: Sinergi dan Koordinasi Kunci Mengawal Stabilitas Saat Pilkada

- Mendagri: Partisipasi Pemilih di Indonesia Lebih Baik dari Amerika Serikat Membangun Indonesia dari Pinggiran, Tekad Jokowi Sejak Masa Kampanye

- Mendagri: Partisipasi Pemilih di Indonesia Lebih Baik dari Amerika Serikat Pacu Industri Manufaktur, Kemenperin Fokus Menjalankan Hilirisasi

×