alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jurus Tiongkok Menggaet Wisatawan Muslim Indonesia
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5aefdbd3d89b09df2a8b4567/jurus-tiongkok-menggaet-wisatawan-muslim-indonesia

Jurus Tiongkok Menggaet Wisatawan Muslim Indonesia

jpnn.com, YINCHUAN - Sektor pariwisata masih menjadi andalan Tiongkok untuk mendulang devisa. Sejumlah destinasi wisata favorit yang ditawarkan, antara lain, terletak di daerah otonomi Ningxia.

Wilayah yang sepertiga penduduknya muslim itu menyasar negara-negara Asia Tenggara yang mayoritas beragama Islam.

”Terutama Indonesia dan Malaysia,” ujar Zhang Hu, kepala Badan Informasi Kantor Penerangan Daerah Otonom Etnis Hui di Ningxia, saat menerima rombongan media asal Indonesia di Yinchuan kemarin, Minggu (6/5).

Menurut dia, sejumlah perbaikan infrastruktur sudah dilakukan untuk mempermudah kunjungan turis mancanegara. Selain itu, perluasan bandara dikebut untuk menyambut lebih banyak tamu. ”Wisatawan dari Timur Tengah juga banyak yang berkunjung ke sini,” imbuhnya.

Salah satu destinasi andalan adalah Masjid Na Jia Hu yang jaraknya sekitar 20 kilometer dari pusat kota. Arsitektur masjid yang dua tahun lagi usianya genap 500 tahun itu tetap terjaga dan terpelihara hingga kini.

Pemerintah Tiongkok pun sudah menetapkan masjid seluas 9 ribu meter persegi tersebut sebagai warisan budaya. ”Kami sangat mensyukuri itu,” ujar Na Xue Xin, wakil kepala Masjid Na Jia Hu.

Rombongan kemudian salat Asar berjamaah bersama warga setempat sekitar pukul 17.30. Dia mengatakan, masyarakat sekitar sangat senang ketika ada kunjungan ke masjid.

Sehari sebelumnya, rombongan juga mengunjungi Forbidden City di Beijing. Tiap hari, rata-rata 80 ribu–100 ribu pelancong mengunjungi situs bersejarah itu. Kemudian, malam harinya berlanjut mengunjungi Wangfujing Street.

Di sana ada pasar jajanan yang cukup ekstrem. Mulai sate kalajengking, ular, kadal, lipan, hingga bintang laut. Kawasan itu buka sejak pukul 19.00 hingga 22.00.

Jawa Pos sempat mencoba sate kalajengking yang harganya Rp 50 ribu. Rasanya seperti udang yang digoreng sangat kering dan sedikit gosong.

”Kami penasaran sejak lama. Tapi, baru bisa ke sini sekarang,” ujar Myax Berger, mahasiswa asal Jerman yang menjalani pertukaran pelajar di Tiongkok. (*)

https://www.jpnn.com/news/jurus-tiongkok-menggaet-wisatawan-muslim-indonesia

Nasbung barangkali ada yg mau ke china? Murah kok di china. Gaji nasbung 3 juta per bulan juga udah bisa makan enak di sono. Halal lagi.
Urutan Terlama
Ane penasaran sama muslim tiongkok, sudah tercemar babi apa blon yah
Nasbung paling takut sama TKA China tapi sendirinya ogah jadi TKI di China. Terus, apa yang membuat lo berpikir TKA China demen ke Indonesia?
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 06
wisata amoy tuh duy
emoticon-Leh Uga
Wisata ekstrim, ke negri tirai taik. Belajar menghindari ranjau darat tuh wisatawan nya.
Quote:


Muhammad aja nyuruh muslim belajar ke negeri chinak.
Quote:


Betul jg. Wong yg disini aja banyak yg doyan babi kok.
Quote:


Ga diancurin karena isa datengin duit....emoticon-Big Grin
Quote:


Itu pepatah arab....
Wa orang Indonesia.

Belajar b3rak yg baik dulu gan...
Kalau ke menlen jangan deket2 sama golongan yg sebutannya kayak yogurt
Biasanya copet bin kriminal

Kalo dari suku hu1 mah kagak masalah, mereka rajin n pekerja keras
Sebenarnya mereka itu suku h@n yg salah jalan saja kok sehingga karakteristiknya banyak yg sama
disini cina dihina hina, tapi tetap saja yg berkunjung dan jalan jalan kesana masih banyak..ini namanya munafik hehe....
Quote:


Trs apa masalahnya? Udah minum kencing onta hr ini? Atau jus lalat?
Quote:


wakakaka jus lalat. karena satu sayap mengandung penyakit, dan sayap satunya mengandung obatnya ya brai emoticon-Leh Uga
Quote:


Lu aja
Jurus Tiongkok Menggaet Wisatawan Muslim Indonesia
Quote:


Makanya belajar ke china spt kata muhammad biar pinter. Ngoahaha


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di