alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Agama Buhun Orang Kranggan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5aef6825620881006d8b4578/agama-buhun-orang-kranggan

Agama Buhun Orang Kranggan

Agama Buhun Orang Kranggan

Nasaruddin Umar

Agama Buhun Orang Kranggan

(Foto: inilahcom/ilustrasi)


MENURUT hasil penelitian Ahmad Syafi'i Mufid, seorang peneliti senior Pulistbang Kehidupan Beragama, Kementerian Agama RI, Buhun Orang Kranggan (BOK) adalah sebuah agama sekaligus tradisi yang dipertahankan oleh masyarakat Kranggang secara turun temurun.

Menarik sekali diperhatikan hasil penelitian ini karena bagaimana mungkin masyarakat di pinggiran ibu kota metropolitan Jakarta yang masih kuat dipengaruhi budaya Betawi ini masih taat memegang kepercayaan dan tradisi mereka.

Lebih menarik lagi karena mereka mempu menampilkan secara paralel diri mereka juga sebagai seorang muslim. Menariknya lagi, menurut temuan penelitinya, komunitas yang mempertahankan tradisi ini masih di atas 70 %.

Masyarakat Kranggan menampilkan identitas ganda sebagai penganut agama Islam tetapi pada sisih lain penganut tradisi Buhun, yakni sebuah kepercayaan diwarisi secara turun temuru dari leluhur nenek moyang, bentuknya bisa seperti ilmu keasaktian yang diyakini berasal dari Prabu Siliwangi, yang pernah menjadi penguasa Pajajaran.

Hubungan antara Prabu Siliwangi dan masyarakat Kranggan ada beberapa macam versi yang tidak dijelaskan dalam artikel ini. Mungkin salah satu pengaruhnya ialah masih dipertahankannya sejumlah ilmu kesaktian di sana.


Tokoh-tokoh adat lokal yang disegani masyarakat masih banyak dijumpai di sana, di antaranya ialah Abah Kolot yang berpengaruh besar di kawasan itu. Abah Kolot selain dikenal sebagai tokoh adat juga menjadi praktisi muslim. Di sebelah rumahnya dibangun mushala yang ia sendiri juga aktif di dalamnya. Ia terkadang mengundang penceramah dari muballig muslim/muslimah memberikan pencerahan, seperti yang sering datang di tempat itu ialah ustadzah Hj. Marwati dari Kp. Raden.

Yang jelas, mereka seolah merasa bangga dan percaya diri karena masih bisa mempertahankan kekhususan komunitasnya yang memiliki nilai-nilai kembar, yaitu nilai agama Islam dan tradisi Buhun di tengah drastisnya pengaruh modernitas di dalam masyarakat Ibu Kota.

Di antara ajaran dan kepercayaan sebagian masyarakat Kranggan ialah percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa tetapi lebih menekankan diri sebagai penganut kepercayaan, khususnya Kepercayaan 'Perjalanan', ketimbang sebagai panganut Islam. Bahkan ada di antara mereka tidak mau mengklaim dirinya sebagai seorang muslim.

Mereka melaksanakan kimpoi mawin di kantor catatan sipil sebagaimana layaknya agama non-muslim yang tidak diatur di dalam UU no. 1 tahun 1975, tentang Perkimpoian. Mereka merayakan hariraya setiap tanggal 1 Suro menurut kalender orang Jawa. Mereka juga memiliki tempat ibadah sendiri yang disebut Pasewakan. Mereka meramaikan tempat ini setiap malam minggu untuk melakukan pendalaman kepercayaan.

Masyarakat Kranggan masih sering ditemui melangsungkan upacara-upacara khusus seperti melakukan praktek sesaji, bebaritan, ngancak, dan upacara lainnya sebagai media Karuhun, dalam rangka mengungkapkan rasa syukur dan pengabdian mereka kepada Tuhan Yang Maha Tinggi. Kini di kawasan itu semakin plural masyarakatnya karena selain komunitas muslim dan komunitas adat Kranggan juga sudah hadir sejumlah pendatang yang beragama lain.

Bahkan menurut Mufid, Walikota Bekasi sebagai pemimpin pemerintahan baru saja mersmikan dimulainya pembangunan gereja Katolik di kawasan itu, meskipun pada awalnya ada demonstrasi warga menolak kehadiran gereja di kawasan itu. Namun pada akhirnya diizinkan karena memang komunitas penganut agama Katolik sudah banyak di kawasan itu dan mereka belum memilki rumah ibadah. [tar]

https://m.inilah.com/news/detail/220...orang-kranggan
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di