alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Kumparan /
Jakarta Menurut Tuan XYZ
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5aee7b9c1854f7e35e8b4579/jakarta-menurut-tuan-xyz

Jakarta Menurut Tuan XYZ

Jakarta Menurut Tuan XYZ

Sebulan berlalu di Jakarta. Belum banyak yang aku ketahui tentang kota ini. Semua masihlah samar, "terang-terang lareh", kata pepatah kampungku.

Jangankan untuk mengetahui jalan-jalan protokol, kecamatan tempatku indekos pun aku lupa namanya. Terima kasih Google Maps. Tanpamu aku nothing.

Mustahil bisa akrab dengan Jakarta dalam waktu singkat. Ketidakguyuban ini harus kutanggung selama beberapa bulan ke depan. Paling tidak, sampai aku terbiasa naik turun KRL; menjajal TransJakarta; menyetop kopaja dan mikrolet.

Itu baru menyangkut transportasi. Belum lagi soal lain-lain. Sejarah, misalnya. Terkait hal ini, aku percayakan pada catatan Orientalis Belanda. Buku Batavia Awal Abad 20(2013) menjadi salah satu referensiku.

Buku tersebut merupakan kumpulan catatan serdadu Belanda yang menulis dengan inisial XYZ. Seperti Zainudin kekasih Hayati saja tingkah si XYZ ini. Senang betul pakai inisial.

Dengan penuh hormat, ia kirim surat kepada H.C.C. Clockener Brouson. Berharap si doi membaca catatannya itu. Tentu saja tujuannya agar bisa diterbitkan di koran atawa majalahnya Brouson. Itulah cikal-bakal buku yang sedang aku baca.

Sebagaimana Orientalis pada umumnya, tuan XYZ terpukau oleh keindahan Hindia Belanda. Suatu negeri dongeng, katanya, tempat matahari bersinar sepanjang tahun. Sinar yang membuat kulit putih mereka menjadi pucat. Bukan karena kehabisan darah, melainkan akibat terpapar panas berdengkang sepanjang hari.

Catatannya cukup rinci soal Batavia, Jakarta sekarang. Darinya aku mengetahui, Sungai Ciliwung itu sudah kotor sejak awal abad ke-20. Ternyata Ciliwung adalah masalah yang diwarisi sejak "Belanda minta tanah" hingga era "ABRI masuk desa". Bahkan, masalahnya tak kunjung usai hingga zaman now.

Selain itu, terbaca pula olehku tentang sisi Jakarta yang tak ramah kesehatan. Menurut XYZ, Jakarta adalah sumber penyakit malaria. Wajar saja, sih. Mengingat wilayah ini terletak di pinggir laut dan dikelilingi rawa-rawa.

Menyikapi hal tersebut, aku hampir tiap hari menyemprot kamar kos dengan cairan antinyamuk. Cairan ini efektif mengusir nyamuk, namun membuat sakit flu dan bersin yang sedang aku alami menjadi kian parah.

Akan tetapi, pembaca sekalian tak perlu cemas. Itu adalah Jakarta abad ke-20. Jakarta sekarang? Gak tahu deh. Aku kan belum kenal betul dengan Jakarta. Silakan saja pembaca simpulkan sendiri.



Sumber : https://kumparan.com/diva-nusantara/...nurut-tuan-xyz

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Jakarta Menurut Tuan XYZ Jakarta Menurut Tuan XYZ

- Jakarta Menurut Tuan XYZ Rainbirds, Lorong Sunyi Clarissa Goenawan

- Jakarta Menurut Tuan XYZ Misi Besar untuk Para Penghafal Al Qur’an

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di