alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pasangan Djoss Sangat Menguasai Materi Debat Kandidat Pilgubsu
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5aee36cf642eb65f7b8b456b/pasangan-djoss-sangat-menguasai-materi-debat-kandidat-pilgubsu

Pasangan Djoss Sangat Menguasai Materi Debat Kandidat Pilgubsu


https://m.gosumut.com/berita/baca/2018/05/05/pasangan-djoss-sangat-menguasai-materi-debat-kandidat-pilgubsu/?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter

Politisi senior dari PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan menilai pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus siap menghadapi debat kandidat.

Bukan hanya untuk debat kandidat, melayani masyarakat Sumatera Utara (Sumut) agar lebih baik pun mereka sangat mampu dan siap.

Hal tersebut disampaikan Trimedya saat menemani Sihar memasuki ruang sebagai publik Pemilihan Gubernur (Pilgub) di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan.

Acara yang ditayangkan live di Kompas TV dan TVRI tersebut di nilai Trimedya sebagai ruang untuk pasangan Djarot dan Sihar Sitorus (Djoss) menunjukkan pemahaman tentang konsep membangun Sumut.

"Pasangan Djoss sangat menguasai materi. Sehingga mereka akan menunjukkan kemampuan dan pemahaman dalam menata Sumut," terangnya, Sabtu (5/5/2018).

Trimedya mengatakan bahwa pasangan Djoss akan memperlihatkan dan mempertontonkan hal-hal positif untuk kemajuan Sumut ke depan. Bukan hanya sebatas persoalan persoalan terknis tetapi juga persoalan sosial dan birokrasi.

"Mereka pasangan yang tepat untuk kemajuan Sumut ke depan. Secara khusus mereka sudah memiliki kemampuan yang baik dan terukur," katanya.

 Sementara, Sihar Sitorus mengatakan bahwa persiapan khusus yang di milikinya adalah pemahaman tentang Sumut. Karena tujuan dia dan Djarot hadir di Sumut untuk menjadikan Sumut hebat dan mampu menjadi daerah yang mandiri.

"Kita sudah siap untuk hadapi Pilgub ini karena kita datang untuk melayani dan membangun," katanya. ***


emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol

Setelah saya nonton debat Pilkada Sumut kelihatan jelas pasangan Djoss menguasai permasalahan Sumut

Djoss mampu mengidentifikasi masalah, memberi solusi sampai kepada langkah-langkah teknis

Pemimpin jaman skrg harus menguasai juga teknis dilapangan,, kalau tidak bisa dimain-mainin anak buah tuh

Sumut tidak butuh pemimpin2 Retorika,, pembual,, banyak omong seperti yang sebelah,, seperti gaberner ASU, dan juga pecatan mentri lawannya Ganjar

emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol


Buka Sitik.. Djoss

Djoss.. Djoss..Djoss... emoticon-Kiss
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Pasangan Djoss Sangat Menguasai Materi Debat Kandidat Pilgubsu

Jangan diulang ya Rotemoticon-Big Grin
Kawan sebelah dimana tuhh:emoticon-Big Grin
Orang Jawa, gagal di Jakarta, mimpi di Sumut!!
Wkwkwk..
Quote:


gagal apaan cuk??
Buktinya Ahok -Djarot banyak membangun Jakarta
Djarot juga berhasil di Blitar

Daripada orang Aceh si Rahmayadi itu
Lebih baik dia balik ke Aceh emoticon-Ngakak
Quote:


Tuh orang Melayu Deli bray!!
Ngapain orang Jawa gagal mimpin Sumut??
Wkwkwk..
Quote:


orang Aceh dibilang Jadi melayu deli

asal dari Aceh tuh emoticon-Ngakak

mending orang Jawa dibandingkan orang Aceh

emang Aceh sudah maju,, kok malah pengen mimpin Di Sumut emoticon-Ngakak
Quote:


Edy Rahmayadi, merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1985[4] berpengalaman dalam bidang infanteri. Jabatan sebelumnya adalah Panglima Kodam I/Bukit Barisan. Ia anak dari Alm. Kapten TNI Rachman Ishaq, penduduk asli Kota Medan bersuku Melayu Deli. Edy Rahmayadi pernah menjabat sebagai Komandan Yonif Linud 100/Prajurit Setia yang bermarkas di Namu Sira-Sira, Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

Ngapain pilih sampah dari Jkt!!
Wkwkwk..
Quote:


Dia orang Aceh
Lebih baik maju di Aceh
Sumut tidak butuh pemimpin dari Aceh
Emang Aceh sudah lebih baik dari Sumut
Noh.. jadi Polisi Hutan aja tuh si Rahmayadi
Cariin tuh ladang -ladang ganja di Aceh
atau Jadi tukang cambuk di Aceh

Lebih cocok itu kerjaannya dia itu

Rahmayadi tidak punya track record yang bagus dalam hal kepemimpinan di ranah sipil

Djarot jelas punya pengalaman dan prestasi menjadi pemimpin sipil
Djarot bagus juga saat Jadi eksekutif

Dia pernah jadi pangdam, tapi kok banyak amat Preman Di Sumut dan tetap dipelihara

Ngapain aja dia disana??
Quote:


Preman itu budaya lokal, jd wajib dilestarikan tauk emoticon-Blue Guy Bata (L)
Edy Rahmayadi Singgung Hutan, Sihar Sitorus Tenggak Air Minum

MEDAN - Debat publik Pilgub Sumut digelar, Sabtu (5/5/2018) di Santika Hotel Medan. Di sesi ini, KPU Sumut mengambil tema tata kelola pemerintahan dan anti korupsi.

Di tengah sesi, Pembawa acara memberi pertanyaan soal hutan dan masyarakat adat.
Menjawab hal itu, Edy Rahmayadi menegaskan masyarakat adat harus dilibatkan dalam tata kelola hutan, terutama hutan adat.

"Hutan itu kan sudah ada fungsi-fungsinya. Ada hutan lindung, ada pula hutan adat. Kalau mengelola hutan adat tidak melibatkan tetua-tetua adat, maka ini harus diperbaiki. Jangan kita melanggar regulasi soal hutan. Sekali lagi saya tegaskan regulasi soal hutan sudah ada," kata Edy.

Saat Edy menyinggung soal hutan, Cawagub Sumut nomor urut 2 Sihar Sitorus tampak beberapa kali menenggak air minum.

Seperti diketahui, Sihar Sitorus beberapa tahun belakangan ini dikait-kaitkan dengan persoalan hutan register 40 yang telah disita negara tapi masih dikuasai keluarga mendiang ayahnya, DL Sitorus.

Di debat itu, Pasangan Cagubsu nomor urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (ERAMAS) tampak tenang menyampaikan ulasannya. Sebagai putra daerah, ERAMAS secara lugas menyampaikan pentingnya tata kelola pemerintahan yang melibatkan partisipasi masyarakat.

Edy juga menyinggung soal tata kelola pemerintahan yang bermartabat. Edy menegaskan sistem demokrasi di Indonesia sudah baik.

"Namun tadi pasangan sebelah menyebut Sumut itu lazim dengan pungli dan korupsi. Saya tersinggung sebagai anak Sumut. Saya tegaskan rakyat sumut masih lebih banyak yang baik. Kalau yang pungli itu karena tidak beriman. Maka saya ajak kepada kita semua untuk tidak menggadaikan iman kita," tegas Edy.

Untuk itu, diperlukan transparansi, partisipasi masyarakat dan akuntabilitas dalam mengelola pemerintahan. Sebagai provinsi terbesar ketiga di Indonesia yang kaya budaya, partisipasi masyarakat Sumut menjadi contoh tauladan bagi rasa aman nasional.

Maka hal itu harus diikuti tata kelola di berbagai bidang. Yakni tata ketanagakerjaan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan nelayan serta pertanian.*

sumur:
https://m.gosumut.com/berita/baca/2018/05/05/edy-rahmayadi-singgung-hutan-sihar-sitorus-tenggak-air-minum/?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter


disinggung soal hutan lgsg bergetar emoticon-Ngakak


cttn: gw golput, dua2 g jelas emoticon-Traveller
Diubah oleh hantupuskom
Quote:


budaya lokal siapa?

Disana ada Batak, melayu, Jawa, Aceh, Dll

Bilang aja salah satu
Sumut gak butuh gubernur, lihat aja nanti lebih dari 50% golput.

Disini Ustad-pun akan jadi preman, contohnya aa gatot.

GATOT, gagal ****tot al







×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di