alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Lawan Hoaks, Dirjen IKP Kemkominfo Ajak Masyarakat Terapkan READI
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5aede5f212e257875b8b456c/lawan-hoaks-dirjen-ikp-kemkominfo-ajak-masyarakat-terapkan-readi

Lawan Hoaks, Dirjen IKP Kemkominfo Ajak Masyarakat Terapkan READI

Lawan Hoaks, Dirjen IKP Kemkominfo Ajak Masyarakat Terapkan READI

JPP, JAKARTA - Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen IKP Kemkominfo) Rosarita Niken Widiastuti mengajak semua elemen masyarakat, terutama media dan komunitas anti hoaks untuk menerapkan nilai-nilai READI dalam penyebaran informasi.

"Dalam ASEAN SOMRI tahun lalu disepakati lima nilai dalam penyebaran informasi. READI, responsibility (tanggung jawab), empathy (empati), authenticity (otentik), discernment (kearifan) dan integrity (integritas). Saya mengajak agar kritis terhadap informasi sebelum mengambil tindakan atau penyebaran informasi," ujar Niken dalam pembukaan Workshop Trusted Media Summit 2018, di Jakarta, Sabtu (5/5/2018).

Dirjen IKP menjelaskan banyak masyarakat Indonesia yang mudah menyebarkan informasi tanpa melakukan verifikasi. Hal itu disebabkan adanya pola komunikasi 10 to 90.

"Banyak masyarakat yang kemudian tidak tahu informasi tanpa verifikasi langsung disebar, itu karena adanya Pola Komunikasi 10 to 90, di mana hanya 10 persen yang memproduksi informasi, sementara 90 persen yang lainnya tanpa dibayar langsung menyebarkan. Lihat judul langsung kirim," ungkap Niken.

Dirjen IKP menyebut hal itu disebabkan karena literasi masyarakat yang masih kurang. Dan ia menegaskan tidak bisa dibiasakan karena akan dapat memengaruhi kehidupan sosial dan bahkan persatuan bangsa Indonesia.

"Kalau yang 10 persen itu berita bohong, manipulasi data, intoleransi, bullying, terorisme dan radikalisme, apa yang akan terjadi dengan 90 persen masyarakat yang belum terliterasi sepenuhnya. Jadi hoaks atau berita palsu saat ini bisa menjadi senjata orang tertentu," papar Niken.

Upaya memerangi hoaks, menurut Dirjen IKP, bukan tanggung jawab pemerintah saja. Oleh karena itu, Niken sangat mengapresiasi upaya media dan komunitas bersama melawan penyebaran hoaks di Indonesia.

"Apresiasi sangat tinggi sangat luar biasa atas usaha dari teman-teman untuk melawan hoaks. Dari platform Google juga membangun inisiatif, kemudian AJI Indonesia, Internews dan Asosiasi Media Siber Indonesia serta Mafindo," tutur Niken yang dalam kesempatan itu mewakili Menkominfo Rudiantara.

Bahkan, Dirjen IKP mengajak seluruh perwakilan organisasi, asosiasi dan komunitas untuk berkolaborasi bersama dan bergabung dengan portal stophoax.id. Semua itu untuk melawan penyebaran hoaks serta menyehatkan dunia maya supaya paralel dengan dunia nyata.

"Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfo, bersama komunitas siberkreasi yang terdiri dari 78 komunitas serta kementerian dan lembaga telah meluncurkan aplikasi stophoax.id. Kami sangat terbuka jika cekfakta yang akan diliuncurkan. Kami juga akan siap mendukung upaya media literasi ke seluruh Indonesia, melakukan literasi secara bersama," ulas Niken. (kom/nbh)


Sumber : https://jpp.go.id/24-nasional/320635...terapkan-readi

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Lawan Hoaks, Dirjen IKP Kemkominfo Ajak Masyarakat Terapkan READI Tingkatkan Kualitas Kemasan, Produk IKM Bidik Pasar Ekspor

- Lawan Hoaks, Dirjen IKP Kemkominfo Ajak Masyarakat Terapkan READI Perluas Ekspor ke Eropa, Kemenperin Bawa 22 IKM Promosi di Swiss

- Lawan Hoaks, Dirjen IKP Kemkominfo Ajak Masyarakat Terapkan READI Menaker Dorong Inovasi Ketenagakerjaan Yang Sesuai Dengan Potensi Daerah

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di