alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kekuatan TNI di Natuna Terus Diperkuat, Hadapi Agresivitas Tiongkok di LCS
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5aed666a14088d73718b4567/kekuatan-tni-di-natuna-terus-diperkuat-hadapi-agresivitas-tiongkok-di-lcs

Kekuatan TNI di Natuna Terus Diperkuat, Hadapi Agresivitas Tiongkok di LCS

TRIBUN-BALI.COM - Laut China Selatan (LCS) adalah laut tepi yang merupakan bagian dari Samudera Pasifik.

LCS membentang dari selat Karimata dan selat Malaka hingga ke selat Taiwan.

LCS cakupannya sangat besar dengan luas 3.500.000 square kilometers.

LCS memiliki potensi startegis dari segi ekonomi karena sepertiga kapal di dunia melintasinya.

Termasuk di dalam LCS terdapat hasil laut yang mampu mencukupi kebutuhan pangan jutaan masyarakat di Asia Tenggara.

Dan yang paling menggiurkan adalah adanya cadangan minyak dan gas alam lepas pantai dalam jumlah sangat besar disana.

Dengan adanya kekayaan alam seperti itu maka tak heran banyak negara yang tergiur untuk segera mengeksplorasi LCS.

Salah satunya adalah negeri Tirai Bambu, Tiongkok.

Setelah Perang Dunia II berakhir setelah Jepang kalah, Pemerintah Tiongkok merasa berhak atas kepemilikan pulau Spratley dan Paracel.

Tapi kedua gugus kepulauan itu juga diklaim oleh Filipina, Vietnam, Brunei dan Malaysia.

Hal tersebut kemudian menjadi sengketa laut selama bertahun-tahun hingga saat ini masih belum menemui titik temu kesepakatan antara negara-negara yang bertikai.

Keadaan semakin diperparah dengan reklamasi yang dilakukan oleh Tiongkok di sekitaran LCS.

Kabar terakhir Tiongkok sudah memasang sistem rudal anti kapal perang di kepulauan Spratley.

Pemerintah Tiongkok kemudian mengeluarkan garis batas laut yang dinamai 'Ten Dash Line' untuk mengklaim wilayah kepemilikannya di LCS yang menyerobot teritori laut milik Vietnam, Filipina dan Malaysia.

Walaupun Indonesia tidak dirugikan atas klaim Tiongkok menggunakan Ten Dash Line karena tidak ada wilayah lautnya yang dicaplok, namun pemerintah Indonesia tetap waspada.

Hal ini lantaran tinggal sedikit lagi Ten Dash Line yang berbentuk seperti lidah itu 'menjilat' pulau terdepan bagian utara Indonesia, Natuna.

Mau tak mau Natuna kini dijadikan pangkalan militer oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Anggaran pertahanan Indonesia yang semakin meningkat setiap periodenya berimbas pada penguatan batas negara terluar termasuk di Natuna.

Setelah pembangunan infrastruktur macam pelebaran dermaga, pembangunan landasan pacu, hanggar dan barak prajurit selesai maka isian 'alat penggebuk' pun mulai disuntikkan ke Natuna.

Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang ditempatkan di Natuna pun tak main-main.

Di sana disiagakan tiga kapal perang ukuran besar sekelas Fregat dan Korvet untuk melakukan patroli di Laut China Selatan.

Ini berarti bakal ada Fregat Ahmad Yani Class dan Diponegoro Class milik TNI AL yang akan siaga disana.

Sedianya juga akan ditempatkan kapal selam di Natuna untuk menanggulangi aspek peperangan bawah laut.

Belum selesai sampai disitu, rencananya di Natuna juga akan ditempatkan satu skadron pesawat tempur untuk melakukan operasi patroli udara.

Pesawat tempurnya pun merupakan kelas wahid macam F-16 C/D Block 52ID dan Sukhoi Su-27/30 milik TNI AU.

Merasa masih kurang? tenang ada lagi penambahan pasukan elite tiga matra milik TNI macam Marinir, Paskhas serta Kostrad.

Di Natuna juga disiagakan berbagai macam radar penjejak agar dapat mengetahui jika ada unsur asing yang menyelonong masuk ke teritori Indonesia tanpa izin.

Maka jadilah Natuna benteng terdepan Indonesia di Utara berkemampuan tiga matra baik darat. laut dan udara.

Perkuatan Natuna dimaksudkan sebagai unsur penangkal dengan jargon 'gebuk duluan sebelum masuk' dalam artian cegah dulu jauh diluar sebelum masuk ke teritori Indonesia.

Perkuatan di Natuna masih terus berlanjut dan disana nantinya akan ditempatkan peralatan tempur kelas satu nan canggih milik TNI untuk menghadapi agresifitas Tiongkok di LCS. (Seto Aji/Grid)

http://bali.tribunnews.com/2018/05/0...latan?page=all

Semakin terlihat jelas bahwa China adalah ancaman terbesar di kawasan.
Diubah oleh LordFaries
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Si titid mini mending terapi ke mak Erot aja dulu

emoticon-Leh Uga
Tembak mati koruptor sita semua hartanya buat beli peralatan militer indonesia
Lhoo dulu katanya si petruk , kita ga ikut2emoticon-Big Grin
Kekuatan TNI di Natuna Terus Diperkuat, Hadapi Agresivitas Tiongkok di LCS


Kirim kalajengking aja biar mata sipit pada kabur
Walaupun Indonesia tidak dirugikan atas klaim Tiongkok menggunakan Ten Dash Line karena tidak ada wilayah lautnya yang dicaplok, namun pemerintah Indonesia tetap waspada.

Gw gak tau ya kalau Ten Dash line tapi kalau Nine Dash line, sedikit memotong ZEE Indonesia.
Memang ZEE bukan wilayah teritorial sih, tapi tetap aja masih merugikan emoticon-Big Grin

Dan yg d takutkan itu, JIKA sang Naga memenangi sengketa thdp negara lain di LCS, bukan gak mungkin meluaskan klaim sampai ke pulau di Natuna emoticon-Embarrassment emoticon-Malu
Berkaca dari kasus suriah, walaupun berhasil menjatuhkan 47 Tomahawk (klaim rusky), Tetap adaa yg berhasil lolos. Berarti harus diperbanyak sebanyaknya pertahanan udara. Mengingat untuk menguasai natuna pasti yang dilumpuhkan pertahanan udara dahulu.. Sebelum PLA mendarat.

Jangan lupa kerahkan kearifan lokal. Semacam santet ilmu hitam, ilmu pancasona, ilmu rawa rontek, lembu sekilan, ilmu tipudaya koruptor dll, kita kuasai sosmed dan sebar hoax 2030 tiongkok bubar
Diubah oleh luv.you
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 12
Quote:


Nasionalisme nastaik semini tit1d nya gan, jadi gak usah kaget. Sebagian malah jd antek mengleng

Padahal koar2nya "kita Indonesia", "kita Pancasila", "kita Bhineka", nastaik pro mengleng emang duri dalam daging
Diubah oleh i.d.klonengan2
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 12
Quote:


Quote:


ngapain nasionalist sama arab wannabe, kalian sendiri tidak nasionalist pengen rubah indon jadi khilafuk ISISemoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Tai emoticon-Tai
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 12
Quote:


Arab wanabe?
China, ISIS, sama2 Bab1 nya.
Yg mau menurunken pancasila gebuk semua, entah ras onta ataupun ras Bab1.

Lu china wanabe, antek aseng.
Diubah oleh i.d.klonengan2


para babi pun terdiam emoticon-Ngakak

bingung mo pro ke mana emoticon-Wakaka


panggil kumendan kita, bijik, bibib rijik emoticon-Marah


7 juta alumni 212 biar ke laut natuna, kita korbankan mereka disana (lumayan ngurang2in orang tolol)
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Quote:

Jgn dilupa ilmu langkah sribuu bilamana ketahuan tjabul...


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di