alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Pemerintah Kampanyekan Digital Paradise untuk Percepat Kelahiran Unicorn
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5aed469296bde6a4738b4575/pemerintah-kampanyekan-digital-paradise-untuk-percepat-kelahiran-unicorn

Pemerintah Kampanyekan Digital Paradise untuk Percepat Kelahiran Unicorn

Pemerintah Kampanyekan Digital Paradise untuk Percepat Kelahiran Unicorn

JPP, JAKARTA - Sejumlah perusahaan rintisan (start-up) digital Indonesia akan diperkenalkan dalam The 1st NextICorn International Summit pada 9-10 Mei 2018 mendatang di Nusa Dua, Bali.

Forum tersebut dirancang untuk mengenalkan potensi start-up digital kepada investor global, keterbukaan pemerintah dan kematangan masyarakat dalam kampanye Indonesia sebagai “Digital Paradise”.

“Kita perkenalkan Indonesia itu sebagai digital paradise, tempatnya bukan cuma bagus tapi government-nya juga sangat welcoming untuk digital initiative ini. Kita masyarakatnya juga sudah matang secara global, mahir pakai fintech, aplikasi, sehingga dapat menciptakan unicorn yang statusnya didapat hanya dengan mengaddress customer di Indonesia,” ujar Chief Coordinator of NextICorn Promotion Roadshow Calendar Donald Wihardja dalam Konferensi Pers di Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta, Jumat (4/5/2018).

The 1st NextICorn International Summit yang akan diselenggarakan di Bali Nusa Dua Convention Centre ini juga menjadi salah satu solusi Pemerintah Republik Indonesia atas beberapa permasalahan yang dialami start-up digital.

"Terutama mereka yang berada di Zona Missing Middle atau Series B. Di mana para start-up umumnya mendapat pendanaan di awal, biasa disebut Series Pre-A atau Series A, namun kesulitan dalam mendapatkan pendanaan berikutnya. Melalui NextICorn, kami membantu menjembatani mereka yang sudah sampai di titik ini, yang memang susah mendapat pendanaan,” papar Donald.

Hingga menjelang perhelatan The 1st NextICorn International Summit, sebanyak 70 start-up telah dikurasi berdasarkan kesiapan dalam aspek pendanaan. Proses kurasi dilaksanakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Global Consulting Ernst & Young.

Tujuan kurasi untuk membantu start-up menyusun resume singkat dalam satu halaman mengenai gambaran serta model bisnis.

"Kita telah susun compendium atau booklet yang berisi informasi tentang start-up tersebut sesuai dengan standar kebutuhan investor. Informasi yang disusun dalam compedium tersebut di antaranya model bisnis, kategori, proses, perkembangan terakhir start up tersebut, keadaan keuangan, serta potensi ke depannya," jelas Deputy to the Chairman for NextICorn Strategy Formulation Coordination Lis Sutjiati.

Menurut Lis Sutjiati, dengan kriteria yang telah ditentukan akan dapat diketahu kelas atau tahapan pendanaan masing-masing start-up. Untuk masuk program ini bukan hanya karena bagus. Start-up ini akan diminta mengisi berbagai kriteria yang dibutuhkan untuk melakukan assessment oleh EY.

“Kita bikinin compedium, semacam bookletnya. Nanti akan ketahuan kelasnya. Jadi nanti mereka tidak semuanya berada di tahapan yang sama. Ada yang siap untuk menerima 1 juta, 1 sampai 5 juta, di atas 5 juta,” ujar Lis Sutjiati.

Melalui informasi dalam compendium, diharapkan investor akan lebih mudah dalam mendapatkan informasi mengenai kondisi start-up, sehingga proses pendanaan atau inevstasi dapat berlangsung lebih cepat. "Follow-up nya lebih cepat dan akan meningkatkan peluang investasi yang pada gilirannya akan mempercepat kelahiran unicorn baru di Indonesia," jelas Lis Sutjiati.

Beberapa bidang start-up yang akan terlibat dalam 1st NextICorn International Summit antara lain fintech landing; fintech payment; bidang e-commerce; enabler; serta bidang pendidikan.

"Kegiatan ini merupakan langkah awal, selanjutnya akan berlangsung kegiatan sejenis untuk mendorong pendanaan start-up digital lain mampu bertumbuh jadi unicorn," ulas Lis Sutjiati.

Program NextICorn melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bank Indonesia, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (AMVESINDO). (kom/nbh)


Sumber : https://jpp.go.id/24-nasional/320627...ahiran-unicorn

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Pemerintah Kampanyekan Digital Paradise untuk Percepat Kelahiran Unicorn Menkes Puji Kebijakan Pemprov Banten Menanggung JKN 2 Juta Warganya

- Pemerintah Kampanyekan Digital Paradise untuk Percepat Kelahiran Unicorn Pemerintah Memperluas Wilayah Bebas Malaria

- Pemerintah Kampanyekan Digital Paradise untuk Percepat Kelahiran Unicorn Era Disrupsi Digital, Unhas Harus Siap Menjadi Universitas Kelas Dunia

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di