alexa-tracking

2018 Badminton Nasional Hari Keempat Fajar Cenung MENGHARUMKAN HARI-HARIKU

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5aeca13e1854f71a6f8b456e/2018-badminton-nasional-hari-keempat-fajar-cenung-mengharumkan-hari-hariku
2018 Badminton Nasional Hari Keempat Fajar Cenung MENGHARUMKAN HARI-HARIKU
HARI KEEMPAT? GOKILLLLLLLLLLLLLLLLL, 
GAK MAU PULANG, GAK PENGEN PULANG, MATCH SERU BANGEETTTTT......

Lanjut threat yang kemarin ya (baca membina kamu), kamu yang selalu mencerahkan harikuuuu...

Keberhasilanku untuk kebahagiaanmu, eeehh salah salah.. maksutnya ini nih
Keberhasilan berbagai olahraga di Indonesia tidak lepas dari peran-peran klub baik yang pro maupun yang amatir, hal tersebut juga berlaku pada Bulu Tangkis di Indonesia. Peran klub dalam pembinaan bulu tangkis di Indonesia merupakan topik yang akan kita bahas dalam tulisan kali ini.

Peran klub tidak bisa dipandang sebelah mata dalam keberhasilan bulu tangkis di Indonesia, kenapa?

PB Djarum yang rutin melakukan pencarian bibit-bitbit muda yang umumnya berusia dibawah 13 tahun, Beasiswa Bulu Tangkis Djarum misalnya. Peran Bakti Olahraga Djarum memang tidak bisa dipandang remeh, hal tersebut dikarenakan atlet-atlet muda ini kemudian diberikan beasiswa yang nantinya diharapkan mampu memunculkan atlet bulu tangkis kelas dunia seperti Liem Swie King, Christian Hadinata, Ivan Lie, Ade Candra, Johan Wahyudi dan banyak lagi (lihat kompas olahraga).
Strategi dengan mencari bibit-bibit muda juga dilakukan oleh PB Suryanaga Surabaya yang sudah berdiri sejak 1908, jebolan klub ini juga tidak kalah hebat seperti Alan Budi Kusuma, Rudi Hartono dan Sony Dwi Kuncoro. Ada juga PB Tangkas Jakarta, yang juga berhasil mengharumkan nama Indonesia lewat atletnya yaitu Icuk Sugiarto, Verawaty Fadjrin, Rexy Mainaky. 
Untuk kalian yang setia melihat Badminton Liga Mahasiswa pasti tidak asing dengan nama pemain Universitas Trisakti seperti Ilham Sri Yulianto merupakan atlet jebolan Tangkas Itiland Jakarta (PB Tangkas Jakarta Bekerjasama dengan Itiland), kemudian ada Ario Bimo Gagat Raino yang merupakan jebolan dari PB Djarum, dan masih banyak lagi.... (Bisa lihat di PBSI).

Ketiga klub itu menurut saya sudah mewakili bagaimana peran klub bulu tangkis di Indonesia dalam mengharumkan nama Indonesia. Keseluruhan artikel yang saya baca mengenai klub bulu tangkis, umumnya mereka menggunakan sistem pembinaan mulai dari usia muda. Komitmen yang diilhami oleh klub-klub tersebut bahwa dengan membina sedari muda, memungkinkan untuk membentuk karakter dan mengasah kemampuan yang dimiliki secara optimal.

Nah, di Indonesia, menurut artikel Kompasiana pembinaan bulu tangkis dilakukan dengan sistem berjenjang. Maksudnya adalah bawah sejak usia muda, atlet diberikan pembinaan oleh PB diseluruh indonesia, nah apabila terpilih untuk masuk Pelatnas, para atlet kemudian digali dan "dimatangkan" potensinya. Kemudian dilakukan pengarahan, pemain tunggal, ganda, atau ganda campuran... Hasilnya? teman-teman bisa tau sendiri bagaimana para atlet bulu tangkis di Indonesia mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.(Baca mengenai Talent Pool dalam organisasi atau perusahaan, cara efektif dan efisien)

Perjuangan dalam mengharumkan nama Indonesia memang tidak dilakukan oleh satu pihak saja (pemerintah), tetapi juga banyak pihak yang terkait dalam keberhasilan suatu hal. Namun yang pasti, perjuangan untuk mengharumkan nama Indonesia tidak akan mati. Semangaattttt. Api perjuanganku untuk membahagiakanmu juga tidak akan pernah padam, hehehe

See you and keep chin up

Refrensi
Roland Wan (2017), Belajar dari bulu tangkis tentang pembinaan berjenjang
Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (belajar banyak disini)
Nugyasa Laksamana (2017) PB Tangkas Jalin Kerjasama dengan Itiland hingga 2019
Kompas (2017) Persaingan di Audisi Beasiswa Bulu Tangkis Diperkirakan Ketat

#bulutangkis #indonesia #pembinaan #membina #kamu #aja