alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Pilkada /
Dukungan Penuh Pontren Suryalaya Untuk Anton Charliyan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5aec042112e257f2128b4569/dukungan-penuh-pontren-suryalaya-untuk-anton-charliyan

Dukungan Penuh Pontren Suryalaya Untuk Anton Charliyan

Dukungan Penuh Pontren Suryalaya Untuk Anton Charliyan
Ketua Yayasan Serbabakti khuysus perwakilan Pondok Pesantren Suryalaya, RH. Bobon Setiaji Bustom mengatakan, H. Anton Charliyan adalah saudaranya. Bukan hanya saudara sekaum, tapi masih saudara sedarah dengannya.

"Irjen Pol. DR. H. Anton Charliyan adalah saudara kami, bukan hanya saudara seikhwan, tapi saudara sedarah."
H. Baban Ahmad Jihad S.B. Ar (Sekretaris pondok pesantren Suryalaya) mengatakan Kang Anton masih mempinyai darah keturunan Suryalaya.
"Irjen Pol. DR. H. Anton Charliyan masih mempunyai darah keturunan keluarga besar Ponpes Suryalaya, kedekatannya sudah sejak lama."

“Saya selalu bersilaturahmi dengan keluarga besar pesantren Suryalaya. Nenek moyang saya lahir di sini semua, setiap ada waktu saya selalu berziarah ke makam Abah Sepuh & Abah Anom."


Pondok Pesantren Suryalaya dirintis oleh Syaikh Abdullah bin Nur Muhammad atau yang dikenal dengan panggilan Abah Sepuh, pada masa perintisannya banyak mengalami hambatan dan rintangan, baik dari pemerintah kolonial Belanda maupun dari masyarakat sekitar. Juga lingkungan alam (geografis) yang cukup menyulitkan.


Dengan izin Allah SWT dan juga atas restu dari guru beliau, Syaikh Tholhah bin Talabudin Kalisapu Cirebon semua itu dapat dilalui dengan selamat.


Hingga pada tanggal 7 Rajab 1323 H atau 5 September 1905, Syaikh Abdullah bin Nur Muhammad dapat mendirikan sebuah pesantren walaupun dengan modal awal sebuah mesjid yang terletak di kampung Godebag, Desa Tanjung Kerta. Pondok Pesantren Suryalaya itu sendiri diambil dari istilah sunda yaitu Surya = Matahari, Laya = Tempat terbit, jadi Suryalaya secara harfiah mengandung arti tempat matahari terbit.


Pada awalnya Syeikh Abdullah bin Nur Muhammad sempat bimbang, akan tetapi guru beliau Syaikh Tholhah bin Talabudin memberikan motivasi dan dorongan juga bimbingan khusus kepadanya, bahkan beliau pernah tinggal beberapa hari sebagai wujud restu dan dukungannya.

Pada tahun 1908 atau tiga tahun setelah berdirinya Pondok Pesantren Suryalaya, Abah Sepuh mendapatkan khirqoh (legitimasi penguatan sebagai guru mursyid) dari Syaikh Tholhah bin Talabudin
Seiring perjalanan waktu, Pondok Pesantren Suryalaya semakin berkembang dan mendapat pengakuan serta simpati dari masyarakat, sarana pendidikan pun semakin bertambah, begitu pula jumlah pengikut/murid yang biasa disebut ikwan.
Syaikh Abdullah bin Nur Muhammad berpulang ke Rahmattullah pada tahun 1956 di usia yang ke 120 tahun. Kepemimpinan dan kemursyidannya dilimpahkan kepada putranya yang kelima, yaitu KH. Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin yang akbrab dipanggil dengan sebutan Abah Anom.


Pada masa awal kepemimpinan Abah Anom juga banyak mengalami kendala yang cukup mengganggu, di antaranya pemberontakan DI/TII. Pada masa itu Pondok Pesantren Suryalaya sering mendapat gangguan dan serangan, terhitung lebih dari 48 kali serangan yang dilakukan DI/TII.


Juga pada masa pemberontakan PKI tahun 1965, Abah Anom banyak membantu pemerintah untuk menyadarkan kembali eks anggota PKI, untuk kembali kembali ke jalan yang benar menurut agama Islam dan Negara.


Pada tanggal 11 maret 1961 atas prakarsa H. Sewaka (Alm) mantan Gubernur Jawa Barat (1947 – 1952) dan mantan Mentri Pertahanan RI Iwa Kusuma Sumantri (Alm) (1952 – 1953). Dibentuklah Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya.
Yayasan ini dibentuk dengan tujuan untuk membantu tugas Abah Anom dalam penyebaran Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah dan dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa.


Setelah itu Pondok Pesantren Suryalaya semakin dikenal ke seluruh pelosok Indonesia, bahkan sampai ke Negara Singapura, Malaysia, Brunai Darussalam, dan Thailand, menyusul Australia, negara-negara di Eropa dan Amerika. Dengan demikian ajaranThariqah Qadiriyah Naqsabandiyah pun semakin luas perkembangannya.


Pada masa kepemimpinan Abah Anom, Pondok Pesantren Suryalaya berperan aktif dalam kegiatan Keagamaan, Sosial, Pendidikan, Pertanian, Kesehatan, Lingkungan Hidup, dan Kenegaraan.


Hal ini terbukti dari penghargaan yang diperoleh baik dari presiden, pemerintah pusat dan pemerintah daerah, bahkan dari dunia internasional atas prestasi dan jasa-jasanya.


Dengan demikian eksistensi atau keberadaan Pondok Pesantren Suryalaya semakin kuat dan semakin dibutuhkan oleh segenap umat manusia.



Spoiler for "Sumber :":


Thread Sudah Digembok
Urutan Terlama
FPI ga suka sama pak Anton, padahal saudara seiman
rada kumahaaaa kitu,lamun lingkungan pesantren mepet2 ka politik teh
Diubah oleh unyiliwiliwil77
Dukungan Penuh Pontren Suryalaya Untuk Anton Charliyan
maaf komen oot..

ane pernah singgah selama seminggu kekampung ini,
suasana religi nya kental banget dan masyarakatnya sangat sangat sangaattt ramah
tiap sehabis maghrib selalu ramai oleh bacaan quran di setiap rumah..
iya asli dari tiap rumah kedengeran suara lantunan orang baca quran

cuaca adem bin sejuk, masih alami khas kampung pedalaman
pengalaman yang sangat berkesan..

udah gitu aja
emoticon-Hansip

itu foto anton pake peci diselendangin sejadah gak cocok banget sama mukanya yang bengis n warna2nya jauh dari wudhu wkwkwkwk
×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di