alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Medcom.id /
44 Ribu Pemilih di Sulsel Terancam Kehilangan Hak Suara
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad47ab2d9d7709a178b4575/44-ribu-pemilih-di-sulsel-terancam-kehilangan-hak-suara

44 Ribu Pemilih di Sulsel Terancam Kehilangan Hak Suara

44 Ribu Pemilih di Sulsel Terancam Kehilangan Hak Suara

Makassar: Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Selatan mencatat sebanyak 44.302 orang warga Sulwesi Selatan terancam tak bisa menyoblos di Pemilihan Gubernur 2018. Mereka merupakan warga dalam Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yang belum merekam KTP-el.


Komisioner KPU Sulsel, Mardiana Rusli mengatakan, orang-orang ini terancam tidak terakomodasi dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan 21 April mendatang. Padahal DPT adalah syarat untuk mendapatkan undangan memilih, pada pemungutan suara 27 Juni.


'Masyarakat yang belum memiliki KTP-el memiliki waktu beberapa hari lagi untuk merekam data. Kami terus berkoordinasi dengan Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) untuk memaksimalkan perekaman ini,' kata Mardiana di Makassar, Senin 16 April 2018.


Menurut Mardiana, warga yang belum masuk dalam DPT masih punya kesempatan memilih di Pilgub. Mereka akan disertakan dalam Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTT) yang terus diperbarui hingga hari pemungutan suara. Hanya saja, dikhawatirkan mereka tidak terakomodir surat suara yang jumlahnya terbatas.


'Sesuai Peraturan KPU, surat suara cadangan disediakan 2,5 persen dari total pemilih di setiap TPS,' ujar Ana.


Jumlah warga yang terancam tak memilih di Sulsel sebenarnya sudah jauh berkurang dibandingkan penetapan DPS pada 17 Maret lalu. Saat itu jumlah pemilih potensial non KTP el sebanyak 394.108 jiwa.


KPU, kata Ana, mengupayakan agar tak ada pemilih di Sulsel yang kehilangan hak pilihnnya. Sehingga dia berharap dalam waktu satu pekan ini KPU kabupaten/kota bekerjasama dengan Disdukcapil.


'Hanya kendalanya adalah ada pemilih yang masuk data base, tetapi belum ada NIK (Nomor Induk Kependudukan), KTP dan belum merekam. Itu yang dipikirkan bagaimana strategi sementara tersisa beberapa hari lagi penetapan DPT,' dia menyebutkan.

Sumber : http://news.metrotvnews.com/daerah/O...ngan-hak-suara

---

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di