alexa-tracking

Politisi Golkar Ini Minta Mendagri Hadir di RDP dengan KPU-Bawaslu

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad472489e74043a558b4574/politisi-golkar-ini-minta-mendagri-hadir-di-rdp-dengan-kpu-bawaslu
Politisi Golkar Ini Minta Mendagri Hadir di RDP dengan KPU-Bawaslu
Politisi Golkar Ini Minta Mendagri Hadir di RDP dengan KPU-Bawaslu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo, meminta Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo hadir di rapat dengar pendapat (RDP).

Menurut dia, kehadiran Tjahjo Kumolo diperlukan untuk mengetahui kebijakan-kebijakan yang diputuskan dalam RDP antara Komisi II DPR RI, KPU RI, Bawaslu RI, dan Kementerian Dalam Negeri.

Selama ini, dia menilai, Tjahjo Kumolo tidak menunjukkan itikad baik dengan tidak menghadiri RDP yang telah digelar beberapa kali di kompleks parlemen tersebut.

Baca: Masih Aktif di Usia 107 Tahun, Dokter asal Jepang Ini Bagikan 14 Rahasia Panjang Umurnya

"Ini merupakan pemilu pertama kali yang dilakukan legislatif dan presiden secara serentak. Saya melihat akhir-akhir ini kan Kemendagri tak serius hadir. Dihadirkan wakilnya saja, misal staf ahli. Mendagri terutama harus menghargai proses ini," tutur Firman Soebagyo, ditemui di kompleks parlemen, Senin (16/4/2018).

Dia menilai, kehadiran mendagri sangat menentukan. Apalagi, kata dia, ini merupakan penyelenggaraan pemilu pertama di mana pemilu legislatif dan presiden dilakukan secara bersamaan.

Selain itu, menurut dia, mendagri perlu menghormati pihak KPU RI dan Bawaslu RI yang selalu hadir di RDP tersebut.

"Jadi (pemerintah,-red) tidak bisa diwakilkan begitu saja. Ini bukan saya tidak percaya staf ahli. Tetapi ini pemilu serentak pertama kali, maka jangan sampai ada putusan-putusan di sini yang tidak diketahui, tidak diketahui menteri dan presiden. Saya khawatir ya, apa yang dilakukan KPU di sini, nanti menteri dan presiden tidak tahu," ujarnya.

Dia menambahkan, apa yang diputuskan di RDP itu akan berpengaruh terhadap tahapan berikutnya, yang seharusnya dapat segera diselesaikan, lalu bisa dilanjutkan ke tahapan selanjutnya.

"Kalau hari ini tak selesai ya terhambat. Tau sendiri kan. Belum lagi sosialisasi ke masyarakat belum lagi sosialisasi kepada KPU di tingkat daerah," tambahnya.

Rencananya, pada Senin ini, Komisi II DPR RI akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan KPU RI, Bawaslu RI, dan Kementerian Dalam Negeri. Salah satu pembahasan mengenai PKPU yang mengatur larangan bagi mantan terpidana kasus korupsi menjadi calon anggota legislatif.


Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...an-kpu-bawaslu

---

Baca Juga :

- Politisi Golkar Ini Enggan Komentari Pernyataan Amien Rais soal Partai Setan

- Golkar Samarinda Konsolidasi Pemenangan Pilkada Kaltim, Hetifah Ingatkan Kader Perempuan

- Ahmad Doli Nilai Pernyataan Amien Rais soal 'Partai Tuhan' dan 'Partai Setan' Sangat Berlebihan