alexa-tracking

Neraca perdagangan baru surplus di bulan ketiga

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad44185c0d7700f5d8b457a/neraca-perdagangan-baru-surplus-di-bulan-ketiga
Neraca perdagangan baru surplus di bulan ketiga
Neraca perdagangan baru surplus di bulan ketiga
Kapal kargo melintas di depan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (22/3/2018). Neraca perdagangan Indonesia tahun ini baru surplus pada Maret 2018.
Sepanjang tahun ini, ekspor Indonesia baru mulai cerah saat Maret. Menurut paparan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun ini, neraca perdagangan baru surplus di bulan ketiga 2018. Nilai surplusnya mencapai US $1,09 miliar.

Sejak tiga bulan lalu, neraca perdagangan selalu defisit. Desember 2017, Januari, dan Februari 2018 impor Indonesia selalu lebih banyak dari pada ekspornya.

"Nilai ekspor Maret menggembirakan, dengan total mencapai US $15,58 miliar AS atau naik 10,24 persen dibanding Februari," kata Kepala BPS Suhariyanto di kantornya, Senin (16/4/2018) seperti dikutip dari [URL="https://ekonomi.kompas.com/read/2018/04/16/120547026/3-bulan-berturut-turut-defisit-neraca-perdagangan-ri-akhirnya-surplus. "]Kompas.com[/URL].

Neraca perdagangan adalah perbandingan antara ekspor dan impor pada periode tertentu. Neraca ini disebut surplus jika ekspor lebih besar dari pada impor. Jika impor lebih besar, maka neraca disebut defisit.

Ekspor Maret secara keseluruhan tumbuh 10,24 persen dibandingkan Februari.

Kenaikan nilai ekspor pada Maret disumbang banyak oleh ekspor nonmigas sebesar US $14,24 miliar. Pada Februari ekspor hanya mencapai US $12,74 miliar, atau naik 11,77 persen.

Suhariyanto menjelaskan, ekspor nonmigas masih mendominasi. Porsinya mencapai 91 persen. Sementara sisanya adalah ekspor migas.

"Yang signifikan naik antara lain ekspor besi baja, tembaga, pakaian jadi, konveksi tekstil, pulp," katanya di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018) seperti dikutip dari financedetik.

Ekspor pertanian juga naik 20,01 persen. Tapi porsinya masih sangat kecil, hanya 1,81 persen, jadi tidak memberi pengaruh yang signifikan ke total ekspor.

"Karena ekspor kita masih berasal dari industri olahan. Ekspor pertanian yang cukup besar sarang burung, kopi, jagung, tanaman obat, optik, sehingga meningkat 20,01%," ucapnya.

Sedangkan nilai ekspor migas Maret tercatat turun 3,81 persen. Jika Februari lalu ekspor migas mencapai US $1,39 miliar, Maret lalu jadi US $1,34 miliar.

Nilai impor juga naik. Bulan Maret, impor secara keseluruhan tembus US $14,49 miliar atau naik 2,13 persen dibanding Februari.

Impor nonmigas pada bulan ketiga mencapai US $12,23 miliar atau naik 2,30 persen Sedangkan impor migas naik 1,24 persen dibanding bulan sebelumnya, mencapai US $2,26 miliar.

Impor terbesar datang dari Tiongkok. Sebanyak 27,3 persen barang impor masuk ke Indonesia berasal dari negeri Tirai Bambu.

Lalu disusul Jepang dengan (11,64 persen), Uni Eropa (9,41 persen), dan Thailand (6,89 persen). "Impor Tiongkok itu banyak laptop dan notebook. Itu salah satu yang utama. Sementara dari Thailand adalah raw sugar (gula)," kata dia.

Secara total, neraca perdagangan tahunan Indonesia baru menggeliat tiga tahun lalu. Setelah defisit sepanjang 3 tahun, baru pada 2015 neraca perdagangan Indonesia bisa surplus.

Mitra dagang terbesar Indonesia adalah Tiongkok dan Amerika Serikat. Walau Indonesia banyak mengimpor barang dari Tiongkok, tapi juga banyak menjual barang ke negeri Panda itu.

Ekspor nonmigas Maret 2017 terbesar adalah ke Tiongkok sebesar US $1,78 miliar (Rp23,14 triliun), disusul Amerika Serikat US $1,51 miliar (Rp19,63 triliun) dan Jepang US $1,26 miliar (Rp16,38 triliun). Ketiga negara itu menyumbang mencapai 34,72 persen.

Tapi Tiongkok juga banyak menjalin perdagangan dengan Amerika Serikat. Sehingga kinerja ekspor Indonesia, tergantung pada hubungan dagang dua negara itu.

Sedangkan hubungan dagang langsung yang dijalin dengan Amerika Serikat selama ini neracanya paling positif.

Tapi, dengan adanya perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok, kemungkinan akan berpengaruh pada keseimbangan neraca perdagangan Indonesia.
Neraca perdagangan baru surplus di bulan ketiga


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...i-bulan-ketiga

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Neraca perdagangan baru surplus di bulan ketiga Tak ada kerusakan akibat gempa 6,4 SR di Maluku Utara

- Neraca perdagangan baru surplus di bulan ketiga Penyuluh agama di tengah panasnya tahun politik

- Neraca perdagangan baru surplus di bulan ketiga Saling silang lulusan sekolah dengan dunia kerja