alexa-tracking

Seniman Jatim Mengarak Foto Khofifah-Emil

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad415309a0951482b8b456b/seniman-jatim-mengarak-foto-khofifah-emil
Seniman Jatim Mengarak Foto Khofifah-Emil
Alunan musik khas karawitan menggema yang diikuti oleh gerak tari para penari Jatilan dan Reog Ponorogo yang mana menenteng poster berisikan identitas peserta Pilgub Jatim 2018. Foto paslon nomor urut satu, yaitu Khofifah Indar Parawansa – Emil Dardak pun diarak oleh seniman Jawa Timur tersebut.
 
Ya, pasangan Khofifah-Emil mengikuti sosialisasi gelar seni budaya Pilkada Jatim 2018 di Pasar Parkiran Kota Batu, pada Sabtu (14/04/2018) malam. Kemudian, para pelaku seni dari Komunitas Barong Kota Batu mengaku senang bisa berpartisipasi dalam ajang sosialisasi kali ini. Para seniman turut mengampanyekan agar masyarakat tidak golput.
 
“Jangan sampai golput, wong Jatim bukan zamannya golput. Pilih sesuai hati nurani masing-masing,” imbau Sunarto selaku perwakilan seniman Komunitas Barong Kota Batu.
 
Di tempat yang sama, Komisioner KPU Kota Batu Saifuddin Zuhri juga menegaskan hajatan besar lima tahunan di Jatim itu kurang dua bulan lagi. Maka pihaknya memberikan imbauan ke masyarakat Kota Batu menggunakan hak pilih, persisnya 27 Juni mendatang.
 
“Bapak-ibu ingat ya setelah hari raya (Idul Fitri) 10 hari nyoblos. Datangi TPS terdekat anda,” lanjutnya.
 
Benahi Kekurangan Gubernur Sebelumnya
 
Sehari setelahnya, tepatnya pada Minggu (15/04/2018) di acara Wagir bersama ratusan warga, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengungkapkan, bahwa masyarakat tidak melihat program yang disampaikan pasangan calon ke depan. Karena visi dan misi masih janji, namun rekam jejak adalah bukti nyata dari sebuah pengabdian.
 
"Mereka (pemilih) melihat rekam jejak program. Jadi mereka melihat kemarin ngapain dan telah berbuat apa untuk masyarakat Jawa Timur. Berdasarkan data dan fakta tentunya, jangan hanya katanya-katanya," kata Emil melempar senyum.
 
Lulusan Ritsumeikan Asia Pacific University Jepang yang juga dipercaya Gubernur Jawa Timur Soekarwo melanjutkan program Jatimnomic ini menuturkan, bahwa saat menyusun program kerja yang dikampanyekannya kepada masyarakat, dirinya bertumpu pada berbagai program Pemerintah Provinsi Jatim yang dikepalai Gubernur Soekarwo (Pakde Karwo).
 
"Pakde Karwo menurut kami legacy dan kepemimpinannya selama dua periode memimpin Jawa Timur amat luar biasa. Tingkat keberhasilan, efek positif pada masyarakat serta yang terpenting keinginan melakukan evaluasi pada berbagai program dan kebijakan. Mana yang kurang dan belum maksimal. Ini yang selanjutnya kami jadikan program. Kita akan sangat detail menganalisa agar program tepat sasaran," tutur ahli pengembangan kawasan tersebut.
 
Penggagas pelabuhan perintis selatan Jawa ini juga mencontohkan adanya  program Jalin Matra maupun Program Keluarga Harapan (PKH) yang dinilainya berhasil meski masih ada lansia dan disabilitas yang belum tercover sepenuhnya. Meski demikian, lubang-lubang ini akan dipertebal dan disempurnakan di masa depan oleh pasangan Khofifah-Emil.
 
Lebih lanjut Emil menambahkan, ada beberapa persoalan serius yang harus dibenahi ke depan,  tapi luput dari perhatian paslon lain. Contohnya, program pelayanan terpadu satu atap bagi persoalan pekerja migran. Program tersebut sebenarnya telah berjalan di Surabaya dan Tulungagung, namun tidak dijadikan program lanjutan oleh rivalnya.
 
"Tak hanya itu, bahkan ketika ditanya soal kemiskinan paslon lain justru menjawab  hanya kapasitasnya hanya wakil,  itu wewenang gubernur. Ini kan akhirnya prestasi lebih banyak di gubernurnya, dan secara otomatis masyarakat sudah diberikan konfirmasi sendiri oleh paslon lain bahwa  tidak bisa mengklaim semua prestasi dari Jawa timur ini adalah prestasi bersama," katanya lagi.
 
Suami Arumi Bachsin ini kembali menjelaskan bahwa masih ada ruang serius dan harus dibenahi ke depannya, seperti kemiskinan pedesaan, partisipasi sekolah yang relatif rendah terutama untuk perempuan, dan infrastruktur dasar, dapat teratasi.
 
"Di sini diperlukan percepatan-percepatan yang harus dilakukan dan harus menjadi solusi yang benar-benar membangun pemberdayaan masyarakat," ungkap Emil.
 Seniman Jatim Mengarak Foto Khofifah-Emil
mantabs. Emil Dardak pemimpin milenial