alexa-tracking

Kronologi Kerusuhan di Laga Arema FC Vs Persib: Penonton Merangsek Seusai Kartu Merah

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad3c1189e74049c438b4571/kronologi-kerusuhan-di-laga-arema-fc-vs-persib-penonton-merangsek-seusai-kartu-merah
Kronologi Kerusuhan di Laga Arema FC Vs Persib: Penonton Merangsek Seusai Kartu Merah
image-url-apps
Kronologi Kerusuhan di Laga Arema FC Vs Persib: Penonton Merangsek Seusai Kartu Merah

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Laga panas antara Arema FC kontra Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan berakhir tanpa pemenang, Minggu (15/4/2018). Bahkan pada akhir laga sempat terjadi kericuhan dikarenakan penonton tak puas dengan keputusan wasit.

Adapun kerusuhan terjadi lantaran penonton tak puas dengan kinerja wasit. Sepanjang pertandingan wasit dinilai lebih banyak menguntungkan tim tamu.

Awalnya pertandingan berjalan dengan baik sesuai rencana. Kedua tim bisa memainkan pertandingan yang cukup menghibur. Utamanya di babak pertama dimana kedua tim bermain sama kuat 1-1.

Memasuki babak kedua situasi masih berjalan kondusif. Situasi mulai panas saat Persib Bandung mencetak gol kedua melalui Ezechiel N'Douassel menit 77'.

Saat itu wasit Handri Kristanto mengesahkan gol tersebut meskipun sebelumnya Ahmet Atayew terlihat dilanggar oleh sang striker.

Keputusan tersebut memicu reaksi dari Aremania. Benerapa kali ucapan bernada cemoohan terhadap wasit terus dilakukan.

Namun kondisi masih tetap kondusif dan pertandingan kembali berjalan normal. Hingga akhirnya Arema FC mampu menyamakan kedudukan melalui Balsa Bozovic menit 87' dan menjadikan skor imbang 2-2.

Setelah itu, sebuah keputusan kontroversial dikeluarkan oleh wasit dengan memberikan Dedik Setiawan kartu merah langsung menit 88'. Dedik dinilai melakukan pelanggaran keras terhadap Ardi Idrus.

Sontak keputusan tersebut membuat Aremania mulai tak kondusif. Hingga akhirnya pada menit 90+2 penonton yang mayoritas Aremania mencoba merangsek ke dalam lapangan untuk meluapkan kekecewaan.

Akibat insiden tersebut, puluhan penonton yang mayoritas perempuan harus mendapatkan perawatan.

Kebanyakan dari mereka mengalami sesak nafas lantaran berdesak-desakkan dengan penonton lainya.

Usai insiden tersebut, manajemen Arema FC melalui media officer, Sudarmaji langsung meminta maaf.

Ia menyebut bahwa apa yang terjadi tersebut diluar kendali panpel. Ia juga akan melaporkan kejadian tersebut kepada LIB.

"Kami akan kirimkan laporan kepada operator terkait bagaimana sebenarnya kronologi kejadian tersebut," bebernya.

Ia memastikan bahwa manajemen dan panpel akan bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Ia menyebut bahwa kejadian ini harus jadi pembelajaran bagi semua pihak agar kedepan tidak terjadi lagi.

"Kami siap bertanggung jawab. Ini harus menjadi momentum agar kedepan tak terjadi lagi," pungkasnya. Alfi Syahri Ramadan/Surya Malang


Sumber : http://www.tribunnews.com/superskor/...ai-kartu-merah

---

Baca Juga :

- Pernyataan Kapolres Malang Terkait Kerusuhan di Laga Arema FC Vs Persib Bandung

- Keputusan Kontroversial Wasit Disinyalir Jadi Pemicu Suporter Arema FC Masuk Lapangan

- Kata Manajemen Arema FC Soal Kerusuhan yang Terjadi di Laga Kontra Persib Bandung