alexa-tracking

Elektabilitas Prabowo Dinilai Sudah Klimaks Saat Pilpres Lalu

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad39dea2e04c895758b456f/elektabilitas-prabowo-dinilai-sudah-klimaks-saat-pilpres-lalu
Elektabilitas Prabowo Dinilai Sudah Klimaks Saat Pilpres Lalu
Elektabilitas Prabowo Dinilai Sudah Klimaks Saat Pilpres Lalu

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pendukung, relawan dan partai-partai pendukung Joko Widodo seolah bersorak gembira ketika mendengar hasil rapat kordinasi nasional (Rakornas) Partai Gerindra yang memutuskan untuk mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Namun hal ini tampak janggal, Gerindra yang memutuskan namun koalisi Joko Widodo juga ikut merayakan.

"Mereka yang senang dengan hasil itu (rakornas Gerindra) ternyata dari geng Jokowi, bukan koalisinya Prabowo," ucap Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, pada Sabtu (14/4/2018).

Pangi menilai skenario memuluskan Jokowi supaya menang mudah jika mengajak Prabowo berlaga kembali, nampaknya akan berhasil.

Saat ini Jokowi bertindak sebagai incumbent, rasanya sulit untuk Prabowo mengalahkan lawan yang sama saat ia dikalahkan pada pemilu 2014.

“Jadi agenda setting geng Jokowi ini kelihatan sekali. Dulu Jokowi bukan incumbent saja dia (Prabowo) kalah, Sekarang yang dilawan adalah Jokowi sebagai incumbent,” tuturnya.

Baca: PKS Sodorkan Nama-nama untuk Cawapres Prabowo, Sandiaga: Kita akan Tampung

Pangi mengatakan, seharusnya Prabowo belajar dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang sadar dirinya selalu kalah, kemudian memilih untuk menahan diri dan merelakan kader potensial lainnya maju berkontestasi.

Menurutnya, masyarakat sudah jenuh head to head antara dua tokoh ini apalagi elektabilitas Prabowo yang dinilai sudah klimaks saat pilpres kemarin.

Prabowo diibaratkan sebagai film lama yang usang, dan tidak menarik lagi untuk ditonton.

“Masyarakat ingin pertarungan aktor baru, sehingga film menjadi menarik dan seru," tegas Pangi.

Pengusungan Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dengan Prabowo sebagai king maker-nya, lebih dilihat sebagai 'lawan serius' yang bakal dihadapi oleh koalisi Jokowi. Hal ini tidak terlepas dari elektabilitas Gatot yang kian menanjak.

Sebelumnya, dalam kemenangan Anies-Sandi untuk DKI 1, Prabowo membuktikan dirinya sebagai peracik handal. Padahal Anies-Sandi kalah pamor dari dua pasangan lain terutama dari petahana Ahok-Jarot.

"Ketika skenario Anies ditarik jadi capres atau cawapres, keuntungan diperoleh Prabowo dan Gerindra. Wakil Gubernur DKI sekaligus kader Gerindra Sandiaga Uno, otomatis naik jadi Gubernur," ucap Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu.

Prabowo dinilai lebih piawai sebagai aktor dibelakang panggung, memilih calon pemimpin potensial dan meramu strategi pemenangan, ketimbang dirinya maju sebagai kontestan di pilpres.

“Kini saatnya Prabowo harus realistis, dia lebih bisa menyiapkan dan memberikan kejutan untuk meruntuhkan skenario ‘geng’ Jokowi,” kata Pangi.


Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...t-pilpres-lalu

---

Baca Juga :

- Presiden PKS: Kami Siap Berkoalisi dengan Pak Prabowo, Asalkan Cawapres dari Kami

- Suara PDI Perjuangan soal Prabowo Cawapres Jokowi

- Jokowi Hingga Ketua MUI Kompak Sarungan di Munas Alim Ulama PPP

×