alexa-tracking

Masyarakat tak ingin calon tunggal di Pilpres 2019

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad2fe14e05227e66c8b456e/masyarakat-tak-ingin-calon-tunggal-di-pilpres-2019
Masyarakat tak ingin calon tunggal di Pilpres 2019
Masyarakat tak ingin calon tunggal di Pilpres 2019
Sejumlah relawan Golkar Jokowi (GoJo) mengikuti kegiatan pengukuhan untuk mendukung Presiden Joko Widodo, di kawasan Pintu Air Kanal Banjir Timur, Duren Sawit, Jakarta, Minggu (1/4).
Sebagian besar masyarakat cenderung tak menginginkan adanya calon tunggal dalam Pemilihan Presiden 2019. Kalaupun hanya ada satu calon, banyak masyarakat yang memilih kotak kosong.

Berdasarkan hasil survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), mayoritas masyarakat, 62,9 persen, tidak setuju jika pada pemilu presiden nanti hanya ada calon tunggal. Kotak kosong, bahkan menjadi pilihan 52 persen responden, ketimbang calon tunggal yang mungkin adalah petahana Joko Widodo (47 persen).

"Kotak kosong akan menjadi lawan terkuat Jokowi pada Pemilu 2019. Ini merupakan imbas ketidaksetujuan publik terhadap fenomena kotak kosong," ujar Founder Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/4/2018).

Masyarakat menilai fenomena partai yang tidak mencalonkan presiden, tapi malah ramai-ramai mengusulkan nama wakil presiden, terjadi karena tidak berani berkompetisi dengan Jokowi (22,0 persen), gagal melakukan kaderisasi (18,7 persen) dan karena kurang berpengalaman (16,7 persen).

Pilpres 2019 diduga akan mengulang Pilpres 2014 yang mengerucut ke pertarungan kubu Joko Widodo versus Prabowo Subianto.

Joko Widodo telah yang mendeklarasikan sebagai calon presiden pada Pilpres 2019. Jokowi didukung oleh delapan partai: Nasdem, Partai Solidaritas Indonesia, Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Hanura, Perindo, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Pesaing terdekatnya, Prabowo pun telah mendeklarasikan pencalonannya melalui Partai Gerindra. Meskipun Gerindra telah mendeklarasikan pencalonannya, tetapi Prabowo disebut masih berpeluang menjadi calon wakil presiden Jokowi.

Survei KedaiKOPI dilakukan terhadap 1.135 responden di 34 provinsi dengan margin of errror +/- 2,97% pada interval kepercayaan 95,0%. Responden adalah masyarakat umum berusia di atas 17 tahun atau sudah menikah yang dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling dan diwawancarai dengan tatap muka.

Hasil survei KedaiKOPI menyebutkan elektabilitas Jokowi masih yang tertinggi (48,3 persen), diikuti Prabowo Subianto (21,5 persen), Gatot Nurmantyo (2,1 persen) lalu TGB Zainul Majdi, Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono yang sama-sama mendapatkan 1,1 persen suara.

Pada pertanyaan terbuka Jokowi juga berada pada posisi teratas top of mind masyarakat sebagai calon presiden (35,1 persen), sedang Prabowo berada posisi berikutnya dengan 12 persen. Lalu diikuti sejumlah nama lainnya, Gatot Nurmantyo (1,1 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (0,7 persen), TGB Zainul Majdi (0,5 persen) dan SBY (0,5 persen).

Elektabilitas Jokowi itu bisa jadi merupakan buah dari kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan. Sampai saat ini, 66,5 persen publik mengaku puas pada pemerintahan Joko Widodo terutama pada bidang kesehatan, infrastruktur, pendidikan dan hubungan luar negeri.

Lewat survei ini masyarakat setuju jika presiden setidaknya memiliki 5 karakter ini; kompeten, jujur dan dapat dipercaya, perhatian terhadap rakyat, santun dan religius.

Pada survei lain, Jokowi pun masih unggul ketimbang pesaing lainnya. Surveri Polcomm Institute menyebut elektabilitas Jokowi sebesar 49,08 persen sementara Prabowo sebesar 29,67 persen. Survei Populi Center pun menyatakan Jokowi punya elektabilitas 64,3 persen, jauh di atas Prabowo sebesar 25,3 persen.
Masyarakat tak ingin calon tunggal di Pilpres 2019


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...i-pilpres-2019

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Masyarakat tak ingin calon tunggal di Pilpres 2019 Peringkat utang naik, Indonesia makin dipercaya dunia

- Masyarakat tak ingin calon tunggal di Pilpres 2019 Perusahaan BUMN menjadi tersangka korupsi

- Masyarakat tak ingin calon tunggal di Pilpres 2019 Impian kemakmuran di balik Padi dan Kapas