alexa-tracking

Ditolak Warga, Wali Kota Batal Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Islam

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad19440dbd770e11b8b4570/ditolak-warga-wali-kota-batal-peletakan-batu-pertama-pembangunan-sekolah-islam
Wali Kota Batal Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Islam
Ditolak Warga, Wali Kota Batal Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Islam


Warga Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, menolak pembangunan sekolah TK da ne SD Islam Cahaya Sunnah. Sehingga Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko batal melakukan peletakan Batu pertama pembangunan sekolah tersebut, Jumat (13/4/2018).
Warga menolak pembangunan sekolah di atas lahan 2700 meter persegi itu tak hanya lewat aksi unjuk rasa. Mereka juga memasang spanduk cukup besar. Isinya menolak pembangunan tersebut.
Bahkan warga juga menutup akses jalan menuju lokasi pembangunan milik Yayasan Islam Cahaya Sunnah itu. Makanya aksi tersebut dikawal aparat kepolisian dibawah komando Kasat Reskrim Polresta Batu, AKP Agung Widodo, SH,
Menurut Fais selaku tokoh pemuka agama setempat, pembangunan itu belum mengantongi IMB. Selain itu warga khawatir yayasan tersebut mengajarkan aliran berbeda.
Makanya kata dia warga sudah menolak sejak 11 Maret 2017 silam. “Itu karena yayasan nya dikhawatirkan identik dengan gerakan – gerakan anti terhadap kemapanan kultural masyaralat,” jelas dia.
Karena itu kata dia warga menolak pembangunan yang hendak dilakukan Yayasan Cahaya islami itu demi NKRI. “Itu saja,” papar dia.
Sementara itu, Sekertaris YCI,Ahmad Fitroni, mengaku heran dengan alasan warga. Sebab, alasannya dinilai tak jelas.
Padahal, dia mengaku sudah mengundang para donatur, Muspida dan Wali Kota Dewanti untuk peletakan batu pertamanya. “Tapi dibatalkan,” katanya.
Karena itu Ahmad Fitroni berharap Pemkot Batu bisa memediasi dengan warga. Sehingga semuanya tetap berjalan dengan tertib dsn kondusif.
“Mudah–mudahan Pemerintah bisa memposisikan di tengah tengah serta bisa memediasi untuk dialog. Sebab pembangunan itu untuk membangun dunia pendidikan. Yayasan kami tidak ada ajaran yang menyimpang,” tegasnya sembari menambahkan bila ada yang menyimpang tidak mungkin setiap hari Senin diperbolehkan mengaji di Masjid Kolonel Sugiono di Kantor Among Tani, Pemkot Batu.
×