alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Ditinjau Presiden, Ini Progres Padat Karya Tunai PUPR di Papua Barat
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad159a396bde6d10e8b456a/ditinjau-presiden-ini-progres-padat-karya-tunai-pupr-di-papua-barat

Ditinjau Presiden, Ini Progres Padat Karya Tunai PUPR di Papua Barat

Ditinjau Presiden, Ini Progres Padat Karya Tunai PUPR di Papua Barat

JPP, SORONG - Program Padat Karya Tunai (PKT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dilakukan dari Sabang sampai Merauke, meliputi perbaikan dan pembuatan saluran irigasi kecil, pemeliharaan jalan, pembangunan rumah khusus dan rumah swadaya, serta pembangunan jalan produksi, jalan lingkungan, dan drainase.

Melalui program PKT tersebut, diharapkan dapat menambah penghasilan masyarakat dan meningkatkan perputaran uang di daerah.

Salah satunya adalah PKT jalan lingkungan yang merupakan bagian dari program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kampung Kokoda, Kelurahan Klasabi, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, yang ditinjau Presiden Joko Widodo, Jumat (13/4/18).

Turut mendamping Presiden dalam peninjauan kali ini antara lain Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.

"Saya bersama Bapak Menteri PUPR baru melihat Padat Karya Tunai yang dilakukan di Provinsi Papua Barat. Kemudian saya juga pesan ke Bapak Gubernur kalau bisa yang dari APBD Provinsi, APBD Kabupaten/Kota, itu juga bisa dilakukan untuk program padat karya untuk membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya," tutur Presiden. 

Adapun PKT Kotaku yang ditinjau berupa pembangunan jalan akses sepanjang 75 meter dan pembangunan saluran drainase sepanjang 150 meter yang dilakukan sendiri oleh warga Kampung Kokoda, sebagai Suku asli di Kota Sorong .

“Jumlah masyarakat setempat yang menjadi pekerja 28-30 orang. Upah tukang sebesar Rp150 ribu/hari dan pembantu tukang sebesar Rp100 ribu/hari selama 50 hari, dengan anggaran Rp133 juta,” jelas Menteri Basuki. 

Ia menambahkan, PKT Kotaku di Papua Barat dilaksanakan di Kabupaten Sorong sebanyak tujuh lokasi dan Manokwari sebanyak tiga lokasi dengan anggaran Rp5 miliar, di mana masing-masing lokasi dikerjakan selama 90 hari. 

Selain itu, juga terdapat PKT irigasi kecil di tiga kabupaten, yakni Manokwari, Manokwari Selatan, dan Sorong, yang berada di 50 lokasi dengan anggaran Rp25 Milyar dan dikerjakan selama 50 hari. 

Kemudian PKT rumah khusus yang dikerjakan di Kabupaten Sorong, Teluk Bintuni, Manokwari, Fak-fak, dan Kaimana, dengan total 250 rumah. Biaya pembangunannya sebesar Rp56,9 miliar di mana dana padat karya di dalamnya sebesar Rp5,2 miliar.

"Jumlah tenaga kerja yang terlibat mencapai 750 orang," imbuh Menteri Basuki.

Terakhir, pemeliharaan jalan nasional berupa pembersihan drainase dan pembersihan bahu jalan juga dilakukan secara padat karya. PKT pemeliharaan jalan nasional tersebut dilakukan di ruas jalan Kabupaten Monokwari, Sorong, Maybrat, Bintuni, dan Fakfak, yang memiliki panjang 575 km. (pupr)


Sumber : https://jpp.go.id/nasional/infrastru...di-papua-barat

---

Kumpulan Berita Terkait NASIONAL :

- Ditinjau Presiden, Ini Progres Padat Karya Tunai PUPR di Papua Barat Bertemu Dubes Rusia, Wiranto Bahas Pelaksanaan KTT Keamanan Global

- Ditinjau Presiden, Ini Progres Padat Karya Tunai PUPR di Papua Barat Sejak 2015, Sedikitnya 15 Ribu Desa Terentaskan dari Ketertinggalan

- Ditinjau Presiden, Ini Progres Padat Karya Tunai PUPR di Papua Barat Kemenag Urun Rembuk Materi Soal Seleksi Peserta PBSB

Urutan Terlama
Mana yg kemaren bilang pencitraan? Lempar aja mukanya sama monitor !!
emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Quote:


Sayang monitornya gan emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

memang bukan pencitraan, ane kerja di program ini soalnye emoticon-Hansip


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di