alexa-tracking

KLHK Bersama Muhammadiyah dan Aisyiyah Canangkan Program Siti

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad0a5b0dcd7708e5c8b4579/klhk-bersama-muhammadiyah-dan-aisyiyah-canangkan-program-siti
KLHK Bersama Muhammadiyah dan Aisyiyah Canangkan Program Siti
KLHK Bersama Muhammadiyah dan Aisyiyah Canangkan Program Siti

JPP, JAKARTA - Guna membuka ruang dan membangun peran Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam pengelolaan hutan dan lingkungan hidup sebagai gerakan masyarakat, KLHK menjalin kerja sama yang dituangkan dalam MoU Implementasi Perhutanan Sosial (PS) dan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK), serta Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tersebut ditandatangani Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir di Jakarta, Jumat (13/4/2018). 

Dalam MoU tersebut para pihak sepaham untuk melaksanakan identifikasi lokasi calon PS dan permasalahannya, serta mempercepat terbitnya hak/izin PS pada calon lokasi sasaran, pemberdayaan dan peningkatan kapasitas kelompok tani calon penerima/pengelola PS dan pendampingnya. 

Selain itu, juga sepaham dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan KHDTK di lingkungan kampus. Lalu, menerapkan konsep green school, green campus, green mosque, dan green hospital melalui perilaku ramah lingkungan/edukasi, hemat air, hemat energi, penghijauan dan manajemen pengelolaan sampah (seperti: sodaqoh sampah/bank sampah).

Selanjutnya, melakukan peningkatan kapasitas generasi/kader lingkungan pada sekolah/perguruan tinggi, remaja masjid serta para Da’i melalui pendidikan dan pelatihan, dll.

Siti Nurbaya memandang, kerja sama ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan masyarakat tingkat grassroot dan tingkat lapang, yang hanya bisa diaktualisasikan dalam bahasa rakyat secara langsung. Di mana Muhammadiyah dan Aisyiyah memiliki jaringan hingga ke tingkat tapak.

“Kalau kerja sama dengan ormas mereka sehari-hari dengan masyarakat, sehingga bagi pemerintah menjadi lebih memudahkan dalam pelaksanaan program,” kata Siti Nurbaya.

Dikatakan Siti Nurbaya, sumber daya alam yang ada harus mampu menjawab dan mengatasi kemiskinan, 70% masyarakat menggantungkan hidupnya pada SDA hutan di 35.000 desa seluruh Indonesia. “Untuk itu, kita berikan akses lahan, kesempatan berusaha dan keterampilan,” jelas Siti Nurbaya.

Menurut Haedar Nashir, pelibatan ormas besar seperti Muhammadiyah dan Aisyiyah akan dapat mempercepat aktualisasi program pemerintah. KLHK punya legalitas kebijakan lahan dan akses, sedangkan Muhammadiyah punya umat dan masyarakat dan organisasi yang mengakar.

"Beberapa program yang akan kita kapitalisasi dan masifkan, yaitu hutan pendidikan, usaha-usaha hutan produktif, pemberdayaan hutan untuk masyarakat setempat, program Siti (Sadarkan Perempuan dengan Inovasi Lahan, yang Tepat Guna untuk Meningkatkan Income), serta program untuk pemberdayaan lingkungan," katanya.

Lalu, Haedar menambahkan, jika lima program itu dimasifkan, akan menjadi kekuatan masyarakat dalam merawat lingkungan dan hutan. “Lima program ini jika kita masifkan, Insyaallah akan menjadi kekuatan masyarakat yang bisa merawat lingkungan dan hutan tetapi juga bisa memanfaatkan secara produktif dan bertanggung jawab,” tutup Haedar. (lhk)


Sumber : https://jpp.go.id/teknologi/lingkung...n-program-siti

---

Kumpulan Berita Terkait TEKNOLOGI :

- KLHK Bersama Muhammadiyah dan Aisyiyah Canangkan Program Siti 20 Maestro Budaya Kembali Mengajar di Sekolah-Sekolah

- KLHK Bersama Muhammadiyah dan Aisyiyah Canangkan Program Siti Kemenag Urun Rembuk Materi Soal Seleksi Peserta PBSB

- KLHK Bersama Muhammadiyah dan Aisyiyah Canangkan Program Siti Gandeng Kejagung, Menteri Rini: Proyek Infrastruktur Kelistrikan Bisa Lebih Cepat

×